Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

191 Juta Mobilitas Nataru, Polri Maksimalkan Pengamanan

by dimas
Desember 13, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Indonesia bersiap menghadapi salah satu gelombang mobilitas terbesar sepanjang sejarah libur akhir tahun. Korlantas Polri memperkirakan 191 juta perjalanan terjadi sepanjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sehingga seluruh satuan pengamanan bekerja lebih cepat untuk mengantisipasi kemacetan dan potensi gangguan publik.

Irjen Agus Suryonugroho, Kepala Korlantas Polri, memaparkan rencana pengamanan itu dalam acara Media Gathering di Gedung NTMC Polri, Jakarta, Jumat (12/12/2025). Ia menegaskan bahwa kepadatan arus mudik bisa berubah menjadi krisis jika manajemen lapangan tidak bergerak secara presisi.

Tol dan Jalur Arteri: Titik Paling Kritis

Korlantas memfokuskan pengamanan pada tol dan jalur arteri karena dua rute ini selalu menjadi pusat ledakan mobilitas. Dengan 2,9 juta kendaraan yang bersiap masuk ke tol Trans Jawa, Korlantas menyiapkan contraflow dan sistem satu arah sebagai dua skenario utama.

Agus memberi ilustrasi lapangan secara lugas. Radar di KM 50A menunjukkan 5.500 kendaraan per jam selama satu jam penuh. Jika angka itu muncul, Korlantas langsung menjalankan contraflow satu lajur. Ketika arus melonjak ke 6.400 kendaraan per jam, contraflow dua lajur berlaku tanpa menunggu koordinasi panjang.

Command Center Korlantas mengawasi seluruh pergerakan itu. Drone pemantau dan ETLE Drone membantu memetakan kepadatan secara real time sehingga petugas bisa mengambil keputusan cepat di lapangan.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Pelabuhan: Merak-Bakauheni dan Gilimanuk-Ketapang Jadi Titik Panas

Di pelabuhan, tantangan meningkat setiap libur panjang. Rute Merak-Bakauheni dan Gilimanuk-Ketapang kembali berpotensi mengalami antrean panjang.

Korlantas memonitor antrean dengan sistem digital. Ketika antrean mendekati pintu tol, indikator berubah menjadi kuning atau merah. Saat tanda itu muncul, petugas langsung mengaktifkan delay system atau buffer zone untuk menahan kepadatan sebelum mengganggu jalur utama.

Kebijakan ini mencegah antrean mengular seperti tragedi tahunan yang selalu menghantui pelabuhan besar.

Tempat Ibadah: Natal Harus Aman Tanpa Celah

Menjelang Natal, ribuan gereja di berbagai kota akan menggelar ibadah secara intensif. Korlantas menempatkan pengamanan rumah ibadah sebagai prioritas utama agar perayaan berlangsung aman dan tertib.

Baharkam Polri memegang kendali pengamanan ini. Mereka menggerakkan personel ke gereja-gereja besar, pusat keramaian, dan area rawan. Sebelum Operasi Lilin dimulai, Polri sudah menggelar Operasi Zebra untuk menertibkan pelanggaran kendaraan berat, ODOL, dan balap liar yang berpotensi memicu kecelakaan pada masa liburan.

Destinasi Wisata: Arus Liburan Bergerak ke Tempat Hiburan

Setelah ibadah Natal, pergerakan publik akan bergeser ke destinasi wisata. Lonjakan wisatawan diprediksi memenuhi Ancol, PIK, Batu-Malang, Bali, Danau Toba, hingga deretan destinasi populer di kawasan timur Indonesia.

Korlantas memperkuat pengamanan di jalur menuju lokasi-lokasi itu. Petugas mengatur arus masuk, membatasi titik macet, dan berkoordinasi dengan Kemenhub, ASDP, dan pengelola wisata agar aliran kendaraan tetap terkontrol.

Operasi Lilin 2025 berlangsung pada 20 Desember 2025 sampai 2 Januari 2026 dan menjadi salah satu operasi pengamanan terbesar dalam satu dekade terakhir.

Siapa Diuntungkan? Siapa Dirugikan?

Yang diuntungkan:
Para pejabat yang ingin menunjukkan bahwa Nataru berjalan aman di bawah sistem yang mereka jalankan meski sebagian dari mereka tidak merasakan macet atau antrean panjang di lapangan.

Yang dirugikan:
Masyarakat yang harus menghadapi kemacetan, antrean pelabuhan, dan biaya perjalanan yang meningkat. Mereka juga menanggung risiko keselamatan yang muncul karena infrastruktur transportasi belum terhubung secara merata.

Publik kembali menjadi pihak yang memikul beban paling besar dari lonjakan mobilitas ini.

Infrastruktur Siap, atau Kita Sekadar Menambal Kekacauan?

Selama manajemen lalu lintas masih mengandalkan skenario darurat setiap kali libur panjang datang, satu pertanyaan tetap menggantung:

apakah kita benar-benar siap menghadapi 191 juta perjalanan, atau kita hanya berharap situasi tidak memburuk?

Sebab ketika sistem harus berpacu dengan kepadatan publik, kemenangan tidak selalu datang dari rencana besar tapi dari eksekusi yang mampu bergerak lebih cepat dari kekacauan itu sendiri. @dimas

Tags: Nataru 2025

Kamu Melewatkan Ini

Jelang Nataru, Harga Kacang Melonjak dan Minyakita Langka di Pasuruan

Jelang Nataru, Harga Kacang Melonjak dan Minyakita Langka di Pasuruan

by dimas
Desember 24, 2025

Tabooo.id: Regional - Menjelang lonjakan konsumsi Natal dan Tahun Baru (Nataru), Satgas Pangan Kota Pasuruan bergerak cepat turun ke lapangan....

Tekan Macet Nataru, Kang Dedi Usul Angkot Bandung Diliburkan

Tekan Macet Nataru, Kang Dedi Usul Angkot Bandung Diliburkan

by dimas
Desember 22, 2025

Tabooo.id: Regional - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan penghentian sementara operasional angkutan kota (angkot) di Bandung selama libur Natal...

ASN Diizinkan Kerja Fleksibel Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

ASN Diizinkan Kerja Fleksibel Jelang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026

by dimas
Desember 18, 2025

Tabooo.id: Nasional - Libur akhir tahun hampir selalu membawa pola yang sama. Jalanan menebal oleh kendaraan, bandara sesak oleh penumpang,...

Next Post
Prabowo-Putin di Kremlin: Babak Baru Diplomasi Indonesia

Prabowo-Putin di Kremlin: Babak Baru Diplomasi Indonesia

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id