Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Tekan Macet Nataru, Kang Dedi Usul Angkot Bandung Diliburkan

by dimas
Desember 22, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengusulkan penghentian sementara operasional angkutan kota (angkot) di Bandung selama libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Ia menyampaikan usulan itu kepada Wali Kota Bandung Muhammad Farhan sebagai langkah antisipasi lonjakan kemacetan yang hampir selalu terjadi saat arus wisata akhir tahun memuncak.

Menurut Dedi, Bandung akan menghadapi tekanan lalu lintas besar karena gelombang wisatawan datang bersamaan. Ia menilai kemacetan bukan sekadar akibat banyaknya kendaraan, tetapi juga lemahnya pengawasan di lapangan.

“Kalau Bandung diserbu wisatawan saat Nataru, mobil pasti menumpuk dan antrean tidak terhindarkan. Namun, kuncinya ada pada kesiapan petugas. Parkir sembarangan dan mobil mogok sering menjadi pemicu utama,” ujar Dedi, dikutip dari Detik.com, Minggu (21/12/2025).

Skema Libur Angkot dan Kompensasi Sopir

Lebih lanjut, Dedi mendorong Pemkot Bandung meniru skema yang pernah ia terapkan di kawasan Puncak, Bogor. Saat itu, pemerintah daerah meliburkan angkutan umum sementara dan memberikan kompensasi kepada para sopir.

Ia menilai skema tersebut lebih efektif dibanding membiarkan angkot tetap beroperasi di tengah kepadatan ekstrem. Selain memperlancar lalu lintas, pendekatan itu juga menjaga keberlangsungan ekonomi pengemudi.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

“Nanti barangkali angkutan Kota Bandung bisa libur dulu. Mudah-mudahan anggaran Pak Wali cukup,” tambah Dedi.

Dengan demikian, Dedi menekankan bahwa kebijakan ini tidak bertujuan meminggirkan sopir angkot, melainkan mengatur ulang ruang jalan agar tetap fungsional selama puncak liburan.

Pemkot Bandung Fokus Penertiban Lapangan

Menanggapi usulan tersebut, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan pemerintah kota telah menyiapkan strategi operasional untuk menghadapi kemacetan Nataru. Ia menyebut Pemkot akan memusatkan perhatian pada dua operasi utama di lapangan.

Pertama, Dinas Perhubungan akan menertibkan parkir liar secara intensif. Farhan menilai kendaraan yang parkir sembarangan sering mempersempit jalan dan memperparah kemacetan.

“Kami akan melakukan penertiban parkir secara maksimal. Setiap pelanggaran akan langsung kami tindak,” tegas Farhan.

Kedua, Pemkot memperkuat kesiapan penanganan mobil mogok di jalan. Farhan mengatakan Dishub telah menyiapkan sejumlah unit derek modern yang siap bergerak cepat saat terjadi gangguan lalu lintas.

“Kami punya derek dengan sistem angkut cepat, mirip forklift. Begitu ada mobil mogok, petugas langsung membersihkan jalur,” tambahnya.

Ujian Tahunan Kota Wisata

Libur Natal dan Tahun Baru kembali menjadi ujian manajemen perkotaan bagi Bandung. Di satu sisi, kota ini bergantung pada sektor wisata. Di sisi lain, lonjakan kendaraan kerap mengorbankan kenyamanan warga dan wisatawan sendiri.

Usulan meliburkan angkot membuka ruang diskusi baru antara efisiensi lalu lintas dan perlindungan ekonomi sopir. Namun, satu hal pasti tanpa pengaturan tegas, Bandung berisiko kembali terjebak dalam kemacetan tahunan yang selalu datang, selalu dikeluhkan, dan sering kali terulang tanpa perubahan berarti. @dimas

Tags: bandungDedi MulyadiKemacetanliburmacetnataruNataru 2025

Kamu Melewatkan Ini

Lowongan Kerja Baru: Pemburu Begal, Gaji Sampai Rp50 Juta

Lowongan Kerja Baru: Pemburu Begal, Gaji Sampai Rp50 Juta

by teguh
Juli 30, 2026

Ketika Negara Menawarkan Bonus untuk Rasa Aman dan lowongan Kerja baru ini tidak datang dari perusahaan. Rasa takut terhadap begal...

Negara Kehabisan Rasa Aman? Ketika Warga Diajak Menangkap Begal

Negara Kehabisan Rasa Aman? Ketika Warga Diajak Menangkap Begal

by teguh
Juli 30, 2026

Rasa aman seharusnya menjadi layanan paling mendasar yang negara berikan kepada setiap warga. Namun ketika pemerintah menawarkan hadiah hingga puluhan...

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi, Solusi atau Masalah Baru?

Sayembara Tangkap Begal Dedi Mulyadi, Solusi atau Masalah Baru?

by dimas
Juli 24, 2026

Sayembara tangkap begal yang digagas Dedi Mulyadi memicu perdebatan. Di tengah maraknya kejahatan jalanan, muncul pertanyaan apakah langkah tersebut menjadi...

Next Post
Alasan BRIN Gaspol Bangun Bandar Antariksa di Papua

Alasan BRIN Gaspol Bangun Bandar Antariksa di Papua

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id