Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Zona Merah Kok Jadi Tempat Wisata? Semeru Belum Sembuh, Warga Sudah Selfie

by jeje
Januari 5, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: News – Gunung Semeru masih batuk, tapi rupanya warga sudah ramai datang buat nonton. Alih-alih menjauh dari bahaya, sebagian justru memperlakukan lokasi erupsi sebagai tempat wisata dadakan. Melihat fenomena ini, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akhirnya turun tangan dan meminta Pemkab Lumajang memasang banner larangan wisata di seluruh kawasan terdampak.

Ketika Bencana Jadi Tontonan

Deputi Bidang Sistem dan Strategi BNPB, Raditya Jati, menegaskan secara langsung: warga harus dilarang menjadikan lokasi erupsi sebagai objek jalan-jalan.

“Saya meminta pemerintah daerah memasang banner larangan wisata di wilayah terdampak, agar masyarakat tetap aman dan fokus pada pemulihan,” ujarnya dalam rapat evaluasi di Candipuro, Minggu.

Fenomena “wisata bencana” ini membuat zona merah yang seharusnya steril justru berubah jadi kerumunan penasaran. Padahal, kawasan itu bukan arena hiburan—itu area rawan yang bisa memakan korban kapan saja.

BNPB: Informasi Harus Rapi, Bukan Ramai

Raditya juga menekankan pentingnya media center yang kuat, agar publik tidak hanya cepat menerima informasi, tetapi juga benar. Karena di tengah bencana, info simpang siur bisa sama berbahayanya dengan awan panas.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

Informasi valid dianggap penting supaya:

  • keputusan evakuasi lebih terukur,
  • bantuan tersalurkan tepat sasaran,
  • tidak ada yang nekat masuk zona bahaya cuma karena “katanya aman”.

Dengan komunikasi yang rapi, pemulihan bisa berjalan tanpa drama tambahan.

Lumajang Sudah Siapkan Struktur Komando

Sekda Kabupaten Lumajang, Agus Triyono, menyebut Pemkab sudah menerbitkan SK Tanggap Darurat dan SK Komando Tanggap Darurat. Tujuannya: jalur komando lebih jelas, keputusan lebih cepat, dan semua berbasis data, bukan sekadar asumsi lapangan.

“Setiap kebijakan diarahkan melalui satgas agar cepat, tepat, dan berbasis data akurat,” katanya.

PVMBG: Awan Panas 4 KM, Lahar 20 KM — Ini Bukan Tempat Healing

PVMBG memaparkan kondisi Semeru terbaru:

  • Potensi awan panas hingga 4 km dari puncak.
  • Potensi aliran lahar mencapai 20 km di sepanjang hulu sungai.

Data itu menjadi rujukan penetapan:

  • zona aman,
  • jalur evakuasi,
  • hingga lokasi hunian sementara.

Artinya jelas: tidak ada alasan untuk jalan-jalan ke zona merah.

Keselamatan Dulu, Selfie Nanti

Rapat evaluasi ditutup dengan penegasan: operasi darurat akan fokus pada keselamatan warga, kenyamanan pengungsi, dan koordinasi yang efektif. Informasi harus sampai ke publik tanpa bias, tanpa drama, dan tanpa “wisatawan bencana” yang memperberat keadaan.

Semeru sedang pulih. Warga setempat sedang berjuang. Jangan jadikan bencana orang lain sebagai latar konten pribadi. @jeje

Tags: erupsiGunung SemeruLumajang

Kamu Melewatkan Ini

Marapi Erupsi Lagi di Sumbar: Letusan 1,6 Km Picu Peringatan Waspada

Marapi Erupsi Lagi di Sumbar: Letusan 1,6 Km Picu Peringatan Waspada

by teguh
April 16, 2026

Tabooo.id: Nasional - Pagi di Sumatera Barat belum lama dimulai. Tetapi pada Kamis, 16/04/2026, langit di sekitar Gunung Marapi kembali...

Dukono Kembali Erupsi: Waspada atau Kita Mulai Kebal dengan Bahaya?

Dukono Kembali Erupsi: Waspada atau Kita Mulai Kebal dengan Bahaya?

by dimas
April 10, 2026

Tabooo.id: Regional - Pagi di Halmahera Utara tak lagi sekadar rutinitas biasa. Saat sebagian warga memulai aktivitas, Gunung Dukono justru...

Semeru Kembali “Bicara”, Warga Diminta Lebih Siaga

Semeru Kembali “Bicara”, Warga Diminta Lebih Siaga

by dimas
April 5, 2026

Tabooo.id: Regional - Gunung Semeru kembali menunjukkan aktivitasnya. Gunung tertinggi di Pulau Jawa itu meluncurkan awan panas, Minggu (5/4/2026) pagi,...

Next Post
Mitos Weton Wage: Pendosa tapi Kok Dapat Makrifat?

Mitos Weton Wage: Pendosa tapi Kok Dapat Makrifat?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id