Jumat, September 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ziarah Malam Hari Pahlawan, Prabowo Tegaskan Jangan Pernah Lupakan Jasa Pejuang

by dimas
November 10, 2025
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Tengah malam di Taman Makam Pahlawan Utama Nasional Kalibata, Jakarta, suasana khidmat menyelimuti peserta Upacara Ziarah Nasional dan Renungan Suci Hari Pahlawan, Sabtu (9/11/2025). Presiden Prabowo Subianto berdiri di altar Tugu Garuda Pancasila dan mengenang para pejuang yang gugur mempertahankan kemerdekaan pada Pertempuran Surabaya, 10 November 1945.

“Pada tahun 1945, 10 November, para pahlawan berani melawan kekuatan asing, terutama Inggris, pemenang Perang Dunia II. Mereka mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa dengan pengorbanan luar biasa,” ujar Presiden Prabowo kepada jajaran kabinet, pimpinan lembaga, serta petinggi TNI-Polri.

Presiden mengajak peserta mengenang jasa para pahlawan dan mendoakan arwah mereka.

“Jangan sekali-kali kita melupakan kepahlawanan mereka,” tegas Prabowo.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga hadir, menegaskan kesinambungan generasi pemimpin.

Ini Belum Selesai

Pemerintah Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi, Ada Apa?

Bakar Sampah Berujung Kebakaran Kabel PT Sangsaka di Bantul

Menghidupkan Sejarah Surabaya

Pertempuran Surabaya muncul akibat konflik antara pejuang Indonesia dan pasukan Sekutu dari Inggris. Pemuda Surabaya merobek bendera Belanda di Hotel Yamato, memicu kemarahan pasukan Sekutu. Tewasnya Brigjen Mallaby, pimpinan pasukan Inggris di Jawa Timur, menambah ketegangan.

Sekutu mengeluarkan ultimatum agar rakyat Surabaya menyerah. Namun rakyat justru melawan sengit selama tiga minggu. Bung Tomo membakar semangat pasukan dengan pidato legendarisnya: “Merdeka atau Mati!”

Upacara di TMP Kalibata mengusung tema “Pahlawanku Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan”, menekankan relevansi sejarah bagi generasi sekarang. Pemerintah dan TNI-Polri memanfaatkan momentum ini untuk menegaskan loyalitas mereka kepada rakyat dan bangsa.

Siapa Diuntungkan, Siapa Dirugikan?

Rakyat mendapat keuntungan simbolik dari penguatan narasi kepahlawanan yang menegaskan kedaulatan nasional. Generasi muda diingatkan akan nilai perjuangan dan pengorbanan. Di sisi lain, pihak yang tengah berseteru politik atau mempertanyakan kebijakan bisa merasa ditekan.

Industri media dan pariwisata patriotik museum, situs sejarah, dan peringatan Hari Pahlawan mendapat perhatian publik lebih besar. Mereka yang abai terhadap sejarah atau politik nasional mungkin merasa tersisih atau diingatkan akan tanggung jawab kolektif mereka.

Sejarah vs Kehidupan Modern

Melihat Prabowo dan jajaran pimpinan negara berdiri hening di TMP Kalibata, kita tersadar bahwa kemerdekaan tidak datang gratis. Namun, pertanyaannya: apakah momen ini hanya berlangsung beberapa jam, atau benar-benar memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat yang sibuk dengan smartphone, deadline, dan media sosial?

Peringatan ini mengingatkan kita bahwa pahlawan bukan hanya mereka yang bertempur 80 tahun lalu. Generasi sekarang juga harus berani memperjuangkan integritas, keadilan, dan keberanian. Kalau lupa, setidaknya ada foto resmi yang bisa di-tag di timeline.

Tags: Merah Putih

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Lepas 432 Atlet ke Asian Games: Latihan, Mental dan Beban Harapan

Prabowo Lepas 432 Atlet ke Asian Games: Latihan, Mental dan Beban Harapan

by dimas
September 9, 2026

Prabowo melepas 432 atlet Indonesia menuju Asian Games 2026. Latihan, mental, dan beban harapan menjadi tantangan sebelum Merah Putih bertanding....

Di Balik Merah Putih, Ada Pedagang yang Mengejar Hari Ini

Di Balik Merah Putih, Ada Pedagang yang Mengejar Hari Ini

by eko
Agustus 19, 2026

Pagi 17 Agustus, merah putih memenuhi kawasan Sriwedari. Peserta upacara datang dengan seragam rapi untuk mengikuti peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan...

Merdeka di Tengah Bencana: Saat Merah Putih Berkibar, Flores Berduka

Merdeka di Tengah Bencana: Saat Merah Putih Berkibar, Flores Berduka

by dimas
Agustus 17, 2026

Di tengah perayaan HUT ke-81 RI, warga Flores masih berduka akibat gempa besar. Kemerdekaan diuji lewat kehadiran negara bagi korban...

Next Post
Empat Takhta, Satu Arah: Warisan Mataram di Tengah Zaman yang Lupa Akar

Empat Takhta, Satu Arah: Warisan Mataram di Zaman Modern

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id