Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Waspada Hujan Ekstrem Jelang Mudik, Jawa Tengah Siapkan Langkah Mitigasi

by dimas
Februari 21, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Menjelang arus mudik dan balik Lebaran 2026, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem. Imbauan itu disampaikan saat Luthfi memimpin rapat koordinasi lintas sektor dengan Komisi V DPR RI dan Menteri Perhubungan di kompleks kantor Gubernur Jateng, pada Jumat (20/2/2026).

“Belakangan ini banyak bencana terjadi akibat hujan deras di berbagai daerah. Kita perlu sinergi lintas sektor agar arus mudik dan balik tetap aman,” ujar Luthfi.

Curah Hujan Tinggi, Waspada Daerah Pegunungan dan Pantura

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa curah hujan di Jawa Tengah masih tinggi sepanjang Februari hingga Maret 2026. Wilayah tengah dan pegunungan berpotensi mengalami hujan menengah hingga tinggi, sementara daerah Pantura juga rawan hujan lebat.

Faisal menekankan, “Kita harus bersiap menghadapi hujan deras saat mudik Lebaran nanti. Intensitas hujan tidak hanya mengganggu perjalanan, tapi juga meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi.” tegasnya.

BMKG sebelumnya telah melakukan modifikasi cuaca pada 15 Januari hingga 3 Februari 2026. Sebanyak 148 penerbangan dilakukan untuk mengurangi curah hujan hingga 42,95 persen. Meski tidak menghentikan hujan secara total, langkah ini diharapkan mampu menekan potensi bencana.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Prediksi Hujan dan Wilayah Paling Terdampak

Prakirawan BMKG Stasiun Ahmad Yani Semarang, Noor Jannah Indriyani, memperingatkan bahwa intensitas hujan di Jawa Tengah akan berfluktuasi sebelum meningkat signifikan antara 22-25 Februari. Setelah itu, hujan diprediksi menurun sementara pada 26 Februari, lalu meningkat kembali pada 27 Februari.

Wilayah yang paling rawan terdampak antara lain:

  1. Pantura: Tegal, Pemalang, Kabupaten/Kota Pekalongan, Batang, Kendal, termasuk wilayah selatan Tegal dan Pemalang.
  2. Pegunungan Tengah: Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara.
  3. Solo Raya: Boyolali, Klaten utara, Surakarta, Sukoharjo, Sragen, Karanganyar.
  4. Jawa Tengah bagian timur: Grobogan, Blora, Pati, Kudus, Rembang, dan sekitarnya.

Noor menekankan, warga tetap harus waspada dan mengikuti informasi cuaca terkini.

“Masyarakat yang tinggal di daerah rawan hujan lebat harus mempersiapkan jalur alternatif dan peralatan keselamatan,” pungkasnya.

Siapkan Strategi dan Kehati-hatian

Peringatan Gubernur Luthfi bukan sekadar formalitas. Data BMKG menunjukkan bahwa daerah-daerah rawan hujan tinggi kerap mengalami banjir dan longsor saat musim hujan. Dampaknya terasa langsung pada masyarakat: jalur transportasi terganggu, distribusi logistik terhambat, dan risiko kecelakaan meningkat.

Jika koordinasi lintas sektor tidak optimal, Lebaran bisa berubah menjadi ujian ketahanan masyarakat, bukan hanya perjalanan pulang kampung. Mudik yang semestinya membahagiakan bisa terganggu oleh hujan yang tak terduga. Seolah alam memberi pesan: terkadang mudik tidak hanya soal jarak, tapi juga soal kesiapan menghadapi setiap tetes hujan yang turun. @dimas

Tags: 2026AmanArus MudikbencanabmkgCuacaEkstremGubernurHujanjatengJawa TengahKoordinasilebaranMitigasiMudiksiagaSolo

Kamu Melewatkan Ini

Rajamala: Dari Canthik ke Ikon Solo

Rajamala: Dari Canthik ke Ikon Solo

by eko
Agustus 21, 2026

Rajamala menempuh perjalanan dari Canthik hingga menjadi ikon Solo. Namun, seberapa jauh masyarakat memahami cerita dan makna di balik wajah...

Pawai Pembangunan Solo Digelar, Lingkungan Jadi Pesan Utama

Pawai Pembangunan Solo Digelar, Lingkungan Jadi Pesan Utama

by eko
Agustus 21, 2026

45 peserta meriahkan Pawai Pembangunan Solo 2026 dari Perempatan Gendengan menuju depan Bank Indonesia Solo dengan tema Sayangi Semesta, Hidup...

Ketika Regenerasi Putus, Budaya Bisa Kehilangan Masa Depannya

Ketika Regenerasi Putus, Budaya Bisa Kehilangan Masa Depannya

by eko
Agustus 20, 2026

Wayang Potehi kembali hidup di Solo. Namun, pelestarian tidak cukup dengan membuka panggung. Budaya membutuhkan generasi yang mau belajar dan...

Next Post
Oknum Brimob Tual ditetapkan Jadi Tersangka Penganiayaan Pelajar

Oknum Brimob Tual ditetapkan Jadi Tersangka Penganiayaan Pelajar

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id