Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pawai Pembangunan Solo Digelar, Lingkungan Jadi Pesan Utama

by eko
Agustus 21, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter
45 peserta meriahkan Pawai Pembangunan Solo 2026 dari Perempatan Gendengan menuju depan Bank Indonesia Solo dengan tema Sayangi Semesta, Hidup Bahagia.

Tabooo.id: Surakarta – Sebanyak 45 peserta memeriahkan Pawai Pembangunan 2026 di Kota Solo, Jumat sore, 21 Agustus 2026. Mereka menampilkan kendaraan hias, pentas kesenian, serta kostum yang unik di sepanjang rute pawai.

Pawai bergerak dari kawasan Dinas Sosial Surakarta atau Perempatan Gendengan menuju depan Bank Indonesia Solo.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, memberangkatkan seluruh peserta secara resmi pada pukul 15.15 WIB.

Tahun ini, Pemerintah Kota Solo mengusung tema “Sayangi Semesta, Hidup Bahagia.” Para peserta membawa semangat tersebut melalui kendaraan hias, seni pertunjukan, dan berbagai atraksi kreatif.

Kendaraan Hias dan Seni Warnai Jalanan Solo

Setiap peserta membawa konsep dan penampilan berbeda. Kendaraan hias melintas di jalanan, sementara para pelaku seni menampilkan berbagai pertunjukan untuk menghibur masyarakat.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Kostum tematik juga menambah warna dalam gelaran tersebut. Warga tampak menyaksikan dan menikmati setiap penampilan di sepanjang rute.

Pawai ini tidak hanya menghadirkan hiburan.

Panitia dan peserta juga memanfaatkan acara ini untuk menyampaikan pesan tentang pentingnya menjaga lingkungan. Tema “Sayangi Semesta, Hidup Bahagia” mengajak masyarakat untuk membangun kepedulian terhadap alam dan ruang hidup bersama.

Ini bukan sekadar pawai. Kemeriahan di jalanan juga membawa pesan tentang tanggung jawab manusia terhadap lingkungannya.

Respati Apresiasi Antusiasme Warga

Wali Kota Surakarta Respati Ardi mengapresiasi antusiasme masyarakat yang hadir dan mendukung Pawai Pembangunan 2026.

Ia mengaku senang bisa merasakan semangat warga dalam acara tersebut.

“Saya senang sekali bisa membersamai bersama semuanya. Antusiasme warga masyarakat, saya terima kasih,” terangnya.

Respati kemudian mengajak masyarakat untuk terus menjaga lingkungan. Menurut dia, manusia perlu menyayangi semesta agar kehidupan dapat berjalan dengan lebih baik.

“Mari kita menyayangi semesta, lingkungan dan pasti semesta akan berbuat pada kita dan hidup akan bahagia,” ujarnya.

Merdeka dari Sampah

Respati juga memanfaatkan momentum peringatan kemerdekaan untuk mengajak warga mengubah kebiasaan terhadap sampah.

Ia meminta masyarakat menjadikan semangat kemerdekaan sebagai dorongan untuk menjaga kebersihan lingkungan.

“Saya berpesan di kemerdekaan ini untuk merdeka dari sampah,” tutupnya.

Pawai Pembangunan Solo 2026 menghadirkan lebih dari sekadar barisan kendaraan dan pertunjukan seni. Acara ini mempertemukan hiburan, kreativitas, budaya, dan pesan lingkungan dalam satu ruang bersama.

Kemerdekaan tidak hanya berbicara tentang bebas. Kemerdekaan juga mengajak masyarakat bertanggung jawab atas ruang hidup yang mereka tempati. Solo merayakan itu melalui langkah, warna, dan pesan sayangi semesta, lalu hidup bahagia. @eko

Tags: Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota SurakartaPariwisataPawai Pembangunanrespati ardiSolo

Kamu Melewatkan Ini

Pameran Keris Keluar dari Museum, Solo Mengajak Wisatawan Menyentuh Ingatan

Pameran Keris Keluar dari Museum, Solo Mengajak Wisatawan Menyentuh Ingatan

by teguh
Oktober 14, 2026

Pemkot Solo mengadakan pameran Keris dengan membawa koleksi Museum Radya Pustaka dan Museum Keris ke sembilan hotel di Solo Raya....

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

by teguh
Oktober 13, 2026

Museum tak harus menunggu pengunjung datang. Kali ini, koleksi sejarah dan budaya Solo yang biasanya tersimpan di gedung museum justru...

Pemkot Solo Resmikan Parkir Gratis Masjid Zayed, UMKM Jangan Terpingirkan

Pemkot Solo Resmikan Parkir Gratis Masjid Zayed, UMKM Jangan Terpingirkan

by eko
Oktober 10, 2026

Pemkot Solo membuka parkir gratis di Masjid Sheikh Zayed untuk memudahkan pengunjung dan mendorong penjualan UMKM di sekitar masjid. Tabooo.id:...

Next Post
Pimpin Pawai, Respati Berubah Jadi Demang

Pimpin Pawai, Respati Berubah Jadi Demang

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id