• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Kamis, Maret 26, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Nasional

Wapres Gibran Dorong Subsidi Sembako dan Digitalisasi Pasar Badung

Februari 13, 2026
in Nasional, News
A A
Wapres Gibran Dorong Subsidi Sembako dan Digitalisasi Pasar Badung

Wapres Gibran Rakabuming Raka didampingi Gubernur Bali Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara meninjau Pasar Badung, Denpasar, Jumat (13/2/2026). (Foto: Humas Pemkot Denpasar)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Wakil Presiden RI, Gibran Rakabuming Raka, turun langsung ke Pasar Badung, Kota Denpasar, Jumat. Di tengah hiruk-pikuk transaksi dan aroma rempah yang menguar dari lapak pedagang, ia menegaskan satu hal subsidi sembako untuk pedagang perlu diperluas demi menekan laju inflasi.

Didampingi Gubernur Bali Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara, Gibran menyapa pedagang satu per satu. Ia mendengar langsung keluhan soal harga cabai yang merangkak naik dan biaya distribusi yang kerap tak menentu. Pemerintah, katanya, tak boleh menunggu harga melonjak tinggi baru bertindak.

Subsidi untuk Redam Tekanan Harga

Gibran menegaskan pemerintah harus menjaga daya beli masyarakat melalui kebijakan yang responsif dan tepat sasaran. Ia meminta subsidi komoditas strategis tidak diberikan secara terbatas, melainkan merata kepada pedagang yang terdampak gejolak harga.

RelatedPosts

Sopir Diduga Mengantuk, Mikrobus Rombongan Wisata Kecelakaan di Banten

Penyiraman Aktivis KontraS, Empat Personel BAIS TNI Jalani Pemeriksaan

Langkah ini, menurutnya, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan ekonomi rakyat. Pemerintah pusat ingin memastikan pasar tradisional tetap menjadi ruang ekonomi yang sehat, stabil, dan berpihak pada pelaku usaha kecil.

Di lapangan, pedagang mengaku subsidi membantu menahan kenaikan harga di tingkat konsumen. Namun, mereka juga berharap skema distribusi lebih cepat dan tidak berbelit. Sebab ketika harga naik pagi ini, pembeli langsung menawar lebih keras siang harinya.

Digitalisasi Jadi Kunci Efisiensi

Selain subsidi, Gibran mendorong percepatan digitalisasi di Pasar Badung. Ia menilai sistem transaksi yang modern akan memperkuat transparansi harga dan memperlancar distribusi.

Digitalisasi, menurutnya, bukan sekadar tren. Sistem pencatatan stok dan transaksi yang rapi akan membantu pemerintah membaca pola kenaikan harga lebih dini. Dengan begitu, intervensi bisa dilakukan sebelum gejolak meluas.

Pemerintah pusat, lanjut Gibran, mengapresiasi langkah digitalisasi yang sudah berjalan. Namun ia meminta pemerintah daerah mempercepat integrasi data komoditas agar setiap lonjakan harga langsung terdeteksi.

Cabai Naik, Beras Masih Aman

Direktur Utama Perumda Pasar Sewakadarma Denpasar, Ida Bagus Kompyang Wiranata, memastikan pihaknya siap menindaklanjuti arahan Wapres. Saat ini, subsidi difokuskan pada komoditas cabai yang mengalami kenaikan akibat faktor cuaca.

Ia menjelaskan lonjakan harga cabai kerap terjadi secara musiman. Curah hujan tinggi mengganggu panen dan distribusi. Akibatnya, pasokan menurun sementara permintaan tetap tinggi.

Sebaliknya, harga beras dan gula masih relatif stabil sehingga belum memerlukan intervensi tambahan. Harga daging memang mulai naik, tetapi masih dalam batas aman. Secara umum, pasokan kebutuhan pokok di Pasar Badung masih terjaga, termasuk komoditas yang didatangkan dari luar Bali.

Siapa yang Paling Terdampak?

Lonjakan harga paling terasa bagi pedagang kecil dengan modal terbatas. Mereka sulit menyerap kenaikan harga dari distributor. Di sisi lain, konsumen rumah tangga berpenghasilan rendah juga paling terpukul karena belanja harian langsung menyedot pendapatan.

Karena itu, kebijakan subsidi bukan hanya soal menekan angka inflasi di atas kertas. Kebijakan ini menyangkut stabilitas dapur rumah tangga dan keberlangsungan usaha mikro di pasar tradisional.

Kunjungan kerja Gibran ke Bali menjadi sinyal bahwa pemerintah ingin bergerak cepat. Namun publik tentu menunggu konsistensi kebijakan, bukan sekadar kunjungan simbolik. Sebab di pasar, harga tak pernah menunggu rapat koordinasi ia naik dan turun mengikuti realitas. Dan ketika harga melonjak, yang pertama kali menjerit bukan grafik statistik, melainkan pedagang dan ibu rumah tangga di depan etalase. @dimas

Tags: badungbalidenpasardigitalisasiEkonomigibranInflasiPasarrakyatSembakoSubsidiTekanwapres
Next Post
RUU Perampasan Aset: Saat Negara Mengejar Uang, Bukan Sekadar Pelaku

RUU Perampasan Aset: Senjata Baru atau Sekadar Wacana?

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Pakoe Boewono XIV: Raja Gen Z yang Menyelamatkan Ingatan Kraton

    Bersua Sang Raja: No Jeans, No Kaos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengamen Jalanan: Korban Sistem atau Pilihan yang Dipelihara?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Di Balik Kelancaran Mudik Lebaran, Nyawa Petugas Jadi Taruhan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langkah di Bali Butuh Lebih dari Sekadar Mata

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Joget Rp6 Juta Sehari: Program Sosial atau Ladang Cuan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.