Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Viral WNI Jadi Tentara AS, Menkumham Angkat Bicara: Verifikasi Dulu, Paspor Bisa Dicabut

by sigit
Januari 22, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Jagat media sosial langsung panas. Sebuah video menunjukkan perempuan muda berhijab mengenakan seragam militer Amerika Serikat sambil berpamitan dengan keluarganya. Publik bereaksi cepat karena perempuan itu bukan warga biasa. Ia diketahui sebagai Warga Negara Indonesia (WNI).

Namanya Kezia Syifa, 20 tahun, asal Tangerang, Banten. Saat ini, Kezia tercatat bergabung dengan Army National Guard Amerika Serikat. Video perpisahan itu menyebar luas dan memicu rasa penasaran sekaligus perdebatan.

Pemerintah Bereaksi: Menkumham Minta Verifikasi

Viralnya video tersebut langsung memantik respons pemerintah. Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menegaskan satu hal penting pemerintah harus memverifikasi keterlibatan Kezia lebih dulu.

Menurut Supratman, hukum Indonesia bersifat tegas. WNI tidak boleh bergabung dengan tentara asing tanpa izin Presiden. Aturan ini berlaku mutlak, tanpa pengecualian emosional.

“Kalau bergabung tanpa izin Presiden, status kewarganegaraan WNI yang bersangkutan otomatis hilang,” ujar Supratman, Kamis (22/1/2026).

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Konsekuensi Hukum: Status WNI Bisa Gugur

Jika pemerintah membuktikan Kezia aktif sebagai tentara asing tanpa izin, risikonya tidak main-main. Negara bisa mencabut status kewarganegaraan Kezia. Kementerian Imigrasi juga berwenang menarik paspor dan dokumen perjalanannya.

Pemerintah memilih bersikap hati-hati, tetapi tidak longgar. Negara ingin memastikan fakta, namun tetap menjaga garis hukum agar tidak kabur.

Latar Belakang Kezia: Diaspora dan Jalur Legal AS

Kezia bukan muncul dari ruang hampa. Ia berasal dari keluarga diaspora Indonesia yang pindah ke Amerika Serikat sejak pertengahan 2023. Keluarganya tinggal di Maryland dengan status green card, yang membuka akses pendidikan dan karier secara legal.

Sebelum masuk Garda Nasional, Kezia menempuh pendidikan di AS. Lingkungan dan sistem di sana mendorongnya memilih jalur militer sebagai sarana pembentukan disiplin, kemandirian, dan tanggung jawab.

Keluarga Bicara: Bukan Soal Perang, Tapi Masa Depan

Ibunda Kezia, Safitri, menegaskan keputusan itu lahir dari diskusi panjang keluarga. Mereka mempertimbangkan pendidikan, kesiapan mental, dan masa depan sang anak.

“Motivasinya pendidikan dan pembentukan karakter, bukan sekadar militer,” ujar Safitri.

Sebagai orang tua, keluarga mengaku bangga, meski rasa cemas tetap membayangi.

Siapa Untung, Siapa Buntung?

Dalam kasus ini, Amerika Serikat jelas diuntungkan. Negara itu mendapatkan anggota muda dari komunitas diaspora yang siap dididik dan mengabdi.

Kezia juga diuntungkan, dengan akses pendidikan, pelatihan, dan karier yang terbuka lebar. Namun di sisi lain, Indonesia berada di posisi rawan rugi bukan secara militer, melainkan secara hukum dan simbol kedaulatan. Satu keputusan personal bisa berujung hilangnya status WNI.

Catatan Akhir

Kasus Kezia menjadi cermin keras zaman global. Dunia memang makin terbuka, tetapi kewarganegaraan tetap punya pagar tinggi. Di tengah video haru dan tepuk tangan warganet, negara tetap berdiri dingin sambil bertanya pilihanmu pribadi, tapi konsekuensinya milik hukum. (red)

Tags: ASpresiden

Kamu Melewatkan Ini

Sertifikasi Naik, Tekanan Ikut Naik: Kisah Sunyi di Balik Profesi Guru

Sertifikasi Naik, Tekanan Ikut Naik: Kisah Sunyi di Balik Profesi Guru

by teguh
Mei 2, 2026

Pagi itu, di sebuah ruang kelas sederhana pada masa awal kemerdekaan, seorang guru berdiri tanpa seragam resmi, tanpa tunjangan, bahkan...

Sertifikasi Guru Naik, Pendidikan Ikut Naik? Ini  Program Atau Ini Arah Sistem?

Sertifikasi Guru Naik, Pendidikan Ikut Naik? Ini Program Atau Ini Arah Sistem?

by teguh
Mei 3, 2026

Setiap 2 Mei, Hari Pendidikan Nasional diperingati dengan optimisme. Pemerintah menyampaikan capaian, sekolah menggelar seremoni, dan publik diajak percaya bahwa...

Penjajah Selalu Menang Saat Elite Lokal Siap Dijual

Penjajah Selalu Menang Saat Elite Lokal Siap Dijual

by teguh
April 27, 2026

Aceh pernah membuat Belanda frustrasi. Meriam gagal, peluru mentok, kapal perang kelelahan. Namun kemudian penjajah memilih cara yang lebih licik...

Next Post
Pulung Gantung dan Sunyi yang Mengintai Gunungkidul

Pulung Gantung dan Sunyi yang Mengintai Gunungkidul

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id