Sabtu, Juni 6, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

UI Nonaktifkan 16 Mahasiswa, Ketika “Candaan” Berubah Jadi Kekerasan

by dimas
April 16, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Sebuah grup chat terlihat biasa. Namun dari ruang digital itu, dugaan pelecehan terhadap puluhan perempuan muncul dan mengguncang kampus.

Masalahnya bukan hanya isi chat. Ini tentang batas yang dilanggar.

UI Nonaktifkan 16 Mahasiswa FH

Universitas Indonesia menonaktifkan 16 mahasiswa Fakultas Hukum (FH) karena dugaan pelecehan terhadap 27 mahasiswi dan dosen melalui grup chat.

Kebijakan ini berlaku sejak 15 April hingga 30 Mei 2026. Selama periode itu, kampus melarang mereka mengikuti perkuliahan, bimbingan, dan seluruh aktivitas akademik.

Pihak kampus juga melarang mereka memasuki area kampus, kecuali untuk pemeriksaan dengan pengawasan langsung.

Ini Belum Selesai

Mentan Tantang Kampus Wujudkan Swasembada Pangan

Harley, Valas, dan Uang Rp145 Miliar: Jejak Korupsi Silmy Karim

Direktur Humas UI, Erwin Agustian Pangaribuan, menjelaskan tujuan kebijakan ini.

“Langkah ini kami ambil untuk memastikan proses pemeriksaan berjalan objektif dan lingkungan akademik tetap kondusif,” jelasnya.

Kampus Perketat Pengawasan

UI memperketat pengawasan untuk mencegah kontak antara terduga pelaku dengan korban maupun saksi.

Tim kampus mengawal seluruh proses agar berjalan tanpa tekanan atau intervensi.

UI juga menegaskan bahwa status penonaktifan ini bersifat sementara, bukan sanksi akhir. Kampus tetap menjunjung asas praduga tidak bersalah.

Fokus pada Perlindungan Korban

UI menerapkan pendekatan yang berpusat pada korban.

Tim kampus menyediakan pendampingan psikologis, bantuan hukum, serta dukungan akademik bagi korban.

Kampus menjaga kerahasiaan identitas semua pihak agar proses berjalan aman.

UI juga meminta publik menahan diri dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Koordinasi dengan Kementerian PPPA

UI langsung menjalin koordinasi dengan Kementerian PPPA untuk memperkuat penanganan kasus.

Rektor UI Heri Hermansyah bertemu Menteri Arifatul Choiri Fauzi di Gedung Pusat Administrasi UI.

Kementerian PPPA mengapresiasi langkah cepat kampus. Kedua pihak sepakat memperkuat sistem penanganan agar lebih transparan dan akuntabel.

“Kita perlu memperkuat posisi Satgas dan membangun koordinasi nasional,” kata Arifah.

Dorong Perubahan Sistem Kampus

Rektor UI menilai kampus perlu memperdalam kajian akar masalah.

“Kita harus melihat persoalan ini secara menyeluruh agar bisa mencegah kejadian serupa,” ujarnya.

UI juga akan memperkuat edukasi sejak awal melalui orientasi mahasiswa baru. Kampus akan memasukkan materi wajib tentang kekerasan seksual dan isu sosial lainnya.

Ini Lebih dari Sekadar Kasus

Kasus ini tidak berdiri sendiri.

Ini menunjukkan pola lama yang terus berulang.
Lingkungan akademik terlihat aman, tapi celah tetap ada.

Yang lebih mengkhawatirkan: banyak orang tahu, tapi memilih diam.

Dampak ke Publik

Ini dampaknya buat kamu:
Ruang aman bisa runtuh kapan saja, bahkan di tempat yang dianggap paling intelektual.

Jika kampus saja bisa kecolongan, ruang lain mungkin lebih rentan.

Analisis Tabooo

UI bergerak cepat. Itu fakta.

Namun kecepatan bukan jawaban utama. Akar masalahnya ada pada budaya dan sistem.

Selama orang masih menganggap pelecehan sebagai “candaan”, kasus seperti ini akan terus muncul.

Ini bukan soal satu grup chat. Ini soal cara kita memandang batas dan empati.

Closing

Hari ini kita bicara soal satu kasus.
Besok, bisa jadi muncul lagi dengan bentuk berbeda.

Pertanyaannya, kita mau berhenti di reaksi, atau mulai memperbaiki dari akar? @dimas

Tags: Kekerasan SeksualPendidikan Indonesiasatgas ppk

Kamu Melewatkan Ini

Pembodohan Struktural: Ketika Kemiskinan Menjadi Modal Politik

Pembodohan Struktural: Ketika Kemiskinan Menjadi Modal Politik

by dimas
Juni 5, 2026

Pembodohan struktural dan kemiskinan bukan sekadar masalah sosial. Keduanya dapat menjadi alat politik yang melemahkan daya kritis warga dan menguntungkan...

Inflasi Cumlaude: Kenapa Nalar Kritis Justru Langka?

Inflasi Cumlaude: Kenapa Nalar Kritis Justru Langka?

by Waras
Juni 3, 2026

Dunia kerja sedang menghadapi paradoks baru: lulusan cumlaude semakin banyak, tapi perusahaan justru makin sulit menemukan orang yang benar-benar siap...

Sekolah atau Pabrik Pekerja? Mengajari Taat, Melupakan Berpikir

Sekolah atau Pabrik Pekerja? Mengajari Taat, Melupakan Berpikir

by dimas
Juni 3, 2026

Sekolah atau pabrik pekerja? Mengupas bagaimana pendidikan modern lebih menekankan kepatuhan daripada kemampuan berpikir kritis di tengah perubahan dunia kerja....

Next Post
Banjir Merah di Solo Bukan Kebetulan, Ini Akumulasi Kelalaian

Banjir Merah di Solo Bukan Kebetulan, Ini Akumulasi Kelalaian

Madilog Series

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026
Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Timeline Sejarah: Semua Perubahan Besar Selalu Dimulai dari Benturan – Madilog Series #2.4

Mei 25, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id