Sabtu, Juli 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Tuduhan Panas Ijazah Jokowi, JK Resmi Lapor Polisi

by Anisa
April 8, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI, Jusuf Kalla, akhirnya angkat langkah. Ia melaporkan peneliti forensik digital Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri, Rabu (8/4/2026).

Laporan itu tercatat dengan nomor STTL/135/V/2026/BARESKRIM. Langkah ini bukan sekadar formalitas ini respons atas tudingan serius yang menyeret namanya ke polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

“Seperti yang Anda ketahui, saya datang untuk membuat laporan polisi. Ternyata prosesnya juga cukup panjang,” kata JK usai pelaporan.

Masalahnya sederhana tapi sensitif: nama JK disebut sebagai pihak yang mendanai isu dugaan ijazah palsu Jokowi.


Tuduhan Rp5 Miliar Jadi Pemicu

JK melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah. Ia menegaskan tuduhan tersebut tidak benar dan merugikan reputasinya.

Ini Belum Selesai

Tragedi Sibolangit: Empat Nyawa Melayang di Jalur Medan-Berastagi

Vivo T5 Lite Resmi Meluncur, Bawa Baterai 6.500 mAh dan Fast Charging 44W

“Karena mengatakan saya mendanai kawan-kawan untuk mempermasalahkan ijazah Pak Jokowi. Dan itu jelas tidak saya lakukan,” tegasnya.

Kuasa hukum JK, Abdul Haji Talauho, menjelaskan duduk perkara. Menurutnya, Rismon menyebut JK sebagai sosok elite yang mendanai sejumlah pihak, termasuk mantan Menpora Roy Suryo, dengan nilai mencapai Rp5 miliar.

Pernyataan itu disebut muncul setelah Rismon mengajukan restorative justice dalam kasus lain yang dilaporkan Jokowi di Polda Metro Jaya.

“Beliau menyebutkan bahwa Pak JK memberikan uang sekitar Rp5 miliar dan mengaku menyaksikan. Itu yang jadi dasar laporan ini,” ujar Abdul.


Dari Narasi ke Proses Hukum

Kasus ini menunjukkan bagaimana sebuah pernyataan terutama di ruang publik digital bisa berujung ke meja hukum.

Di era viral, satu klaim bisa langsung menyebar luas. Tapi ketika menyentuh nama besar dan reputasi, konsekuensinya tidak lagi sekadar debat publik.

Langkah JK menempuh jalur hukum juga menjadi sinyal: tuduhan tanpa dasar bisa berbalik menjadi masalah serius.


Kenapa Ini Penting Buat Kamu?

Kasus ini bukan cuma soal elite. Ini tentang batas antara opini, dugaan, dan fakta.

Di tengah banjir informasi, publik sering terjebak antara percaya dan ragu. Tapi satu hal jelas: setiap klaim butuh bukti.

Lalu, di era di mana semua orang bisa bicara, siapa yang benar-benar bertanggung jawab atas kata-katanya? @esp


Tags: BareskrimTaboooid

Kamu Melewatkan Ini

Infinite Scroll dan Otak Anak: Kenapa Generasi Sekarang Sulit Lepas dari HP?

Infinite Scroll dan Otak Anak: Kenapa Generasi Sekarang Sulit Lepas dari HP?

by jeje
Mei 7, 2026

Lampu kamar masih menyala pukul dua pagi. Seorang anak terus menggulir layar tanpa henti. Satu video lewat, lalu muncul video...

Bukan Sekadar Main HP, Pengadilan AS Sebut Media Sosial Dirancang Bikin Candu

Bukan Sekadar Main HP, Pengadilan AS Sebut Media Sosial Dirancang Bikin Candu

by jeje
Mei 7, 2026

Perdebatan soal media sosial kini bergeser. Orang kini tidak lagi hanya memperdebatkan durasi menatap layar, tapi juga cara platform digital...

“Ritual” Apakah Pikiran Kita Asli? Atau Hanya Pola yang Diulang?

“Ritual” Apakah Pikiran Kita Asli? Atau Hanya Pola yang Diulang?

by jeje
Mei 7, 2026

Sebagian besar orang percaya satu hal sederhana: apa yang mereka pikirkan berasal dari pilihan pribadi. Keputusan terasa sadar. Pendapat terasa...

Next Post
Privasi Tidak Dicuri Kita yang Menyerahkannya Tanpa Dipaksa

Privasi Tidak Dicuri Kita yang Menyerahkannya Tanpa Dipaksa

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id