Minggu, Agustus 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Tragis, Anak 7 Tahun Hanyut di Irigasi Waduk Gajah Mungkur Sukoharjo

by dimas
Maret 5, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun hanyut di aliran irigasi Waduk Gajah Mungkur di Dukuh Serut, Desa Kenokorejo, Kecamatan Polokarto, Kabupaten Sukoharjo, Kamis (5/3/2026) siang. Tim pencari akhirnya menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia sekitar 500 meter dari lokasi awal kejadian.

Korban berinisial SYA (7), seorang pelajar yang tinggal di Dukuh Serut RT 01 RW 02, Desa Kenokorejo, Polokarto.

Kapolsek Polokarto AKP Aris Joko Narimo menyampaikan warga pertama kali mengetahui peristiwa itu sekitar pukul 12.35 WIB. Tak lama kemudian, warga melaporkan kejadian tersebut kepada polisi sekitar pukul 13.00 WIB.

Mendapat laporan itu, Aris langsung memimpin anggota Polsek Polokarto menuju lokasi kejadian untuk melakukan pengecekan sekaligus membantu proses pencarian korban.

“Kami menerima informasi ada anak tenggelam di aliran irigasi. Setelah itu anggota langsung menuju lokasi untuk memastikan kejadian dan melakukan pencarian,” ujar Aris.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Terpeleset Saat Bermain di Pinggir Sungai

Berdasarkan keterangan saksi, korban sebelumnya bermain di sekitar pinggiran sungai. Saat itu, korban bersama temannya mencoba mencari ikan di tepi aliran irigasi.

Namun, korban tiba-tiba terpeleset saat berada di pinggiran sungai. Tubuhnya kemudian jatuh ke aliran air yang mengalir cukup deras.

Salah satu saksi, Iqwan Affan Ma’ruf (9), melihat langsung kejadian tersebut. Ia mengatakan korban sempat berada di tepi sungai sebelum akhirnya tergelincir.

“Korban bermain di pinggir sungai lalu terpeleset dan jatuh ke aliran air,” ujarnya.

Pencarian Libatkan Tim SAR dan Relawan

Setelah menerima laporan, polisi bersama warga langsung menyisir aliran irigasi untuk mencari korban. Selain itu, tim SAR dari Polres juga turun ke lokasi dan berkoordinasi dengan berbagai pihak.

BPBD, Basarnas, TNI, serta PMI ikut membantu proses pencarian di sepanjang aliran sungai.

Upaya pencarian itu akhirnya membuahkan hasil. Tim menemukan tubuh korban tersangkut di sebuah gorong-gorong yang berjarak sekitar 500 meter dari titik awal korban jatuh sekitar pukul 16.00 WIB.

Petugas kemudian mengevakuasi korban dan membawa jenazah ke rumah duka untuk menjalani proses visum sebelum dimakamkan oleh pihak keluarga.

Polisi Minta Orang Tua Awasi Anak

Kapolsek Polokarto AKP Aris Joko Narimo mengingatkan para orang tua agar lebih waspada ketika anak bermain di sekitar sungai atau saluran irigasi.

Menurutnya, arus air di aliran irigasi Waduk Gajah Mungkur saat ini cukup deras. Kondisi itu terjadi karena curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Sukoharjo dalam beberapa hari terakhir.

“Kami mengimbau orang tua agar selalu mengawasi anak-anaknya, terutama saat bermain di dekat sungai. Arus air sekarang cukup deras karena curah hujan masih tinggi,” pungkasnya.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih berhati-hati. Ketika musim hujan datang, debit air meningkat dan arus sungai menjadi jauh lebih berbahaya, terutama bagi anak-anak yang bermain tanpa pengawasan. @dimas

Tags: AnakBeritaHujanIrigasiJawa TengahKejadianKeselamatanMusimsukoharjo

Kamu Melewatkan Ini

Ayam Tembus Rp42.000, Warga Sukoharjo Minta Harga Distabilkan

Ayam Tembus Rp42.000, Warga Sukoharjo Minta Harga Distabilkan

by dimas
Agustus 20, 2026

Harga daging ayam di Pasar Ir. Soekarno Sukoharjo tembus Rp42.000 per kg. Warga meminta pemerintah segera menstabilkan harga sembako. Tabooo.id:...

UNS dan Warga Kebakan Bangun Insinerator Minim Asap

UNS dan Warga Kebakan Bangun Insinerator Minim Asap

by eko
Agustus 18, 2026

Di Dukuh Kebakan, sampah pernah hilang dari pandangan dengan cara sederhana: dibakar. Namun, asap, bau, dan jelaga justru datang kembali...

Dari Tumpukan Sampah ke Asap yang Tak Punya Batas

Dari Tumpukan Sampah ke Asap yang Tak Punya Batas

by eko
Agustus 18, 2026

Dulu, warga membakar sampah agar halaman kembali bersih. Namun, asap tidak pernah benar-benar tahu batas halaman. Ia naik ke udara,...

Next Post
Indonesia Upayakan Pembebasan Dua Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Indonesia Upayakan Pembebasan Dua Kapal Pertamina di Selat Hormuz

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id