Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Tito Dorong Kepala Daerah Maksimalkan Program Tiga Juta Rumah

by dimas
Februari 26, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menegaskan bahwa pemerintah pusat mendukung penuh program Tiga Juta Rumah yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Dalam Rapat Koordinasi Percepatan Pembangunan Perumahan dan Kawasan Permukiman di Ruang Sidang Utama Kemendagri, Rabu (25/2/2026), Tito mendorong kepala daerah untuk aktif memanfaatkan peluang yang tersedia agar masyarakat berpenghasilan rendah dapat memiliki rumah sendiri.

Peluang Kepala Daerah

Menurut Tito, program ini tidak hanya bermanfaat bagi rakyat, tetapi juga memudahkan kepala daerah menjalankan tugas utama mereka, yaitu meningkatkan derajat dan kesejahteraan masyarakat.

“Program ini sebenarnya membantu teman-teman kepala daerah juga. Salah satu tugas mereka adalah mengangkat harkat martabat rakyat masing-masing,” ujarnya.

Selain itu, Tito menekankan pentingnya Mal Pelayanan Publik (MPP) sebagai alat percepatan layanan.

“Jika daerah memiliki MPP, pengurusan PBG dan BPHTB bisa selesai dalam hitungan menit. Bahkan ada yang hanya butuh beberapa menit,” tegasnya.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Sebaliknya, daerah yang belum memaksimalkan MPP akan menghadapi hambatan sehingga masyarakat harus melalui prosedur panjang.

Rumah Terjangkau, Dukungan Nyata untuk MBR

Program ini menyasar masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Pemerintah telah menetapkan pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) agar harga rumah lebih terjangkau. Tito menekankan bahwa kebijakan ini harus diatur melalui Peraturan Kepala Daerah (Perkada), dan pemerintah pusat telah mengecek kesiapan Perkada tersebut.

“Pengembang dapat menjual lebih murah dengan bebas PBG dan BPHTB, tetapi aturan itu harus ada di Perkada. Kami sudah pastikan semua Perkada siap,” tambahnya.

Kolaborasi Pusat dan Daerah

Rapat koordinasi itu menghadirkan jajaran penting, termasuk Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, serta gubernur dan wakil gubernur dari Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Papua, dan Aceh.

Dengan kolaborasi pusat-daerah yang kuat, Tito yakin program akan berjalan efektif. Ia mendorong daerah melakukan sosialisasi masif dan memaksimalkan keberadaan MPP agar masyarakat dapat segera memanfaatkan program.

“Ini peluang bagi kepala daerah untuk menyelesaikan persoalan perumahan, baik renovasi maupun pembangunan baru,” pungaksnya.

Dampak Bagi Masyarakat

Bagi masyarakat berpenghasilan rendah, program ini berarti akses cepat ke rumah yang terjangkau. Secara politik, program memperlihatkan keberpihakan pemerintah terhadap kesejahteraan rakyat, sekaligus memperkuat legitimasi kepala daerah yang mampu menuntaskan persoalan perumahan. Selain itu, pembangunan rumah juga mendorong sektor konstruksi dan menciptakan lapangan kerja lokal.

Namun, Tito mengingatkan bahwa daerah yang lambat menindaklanjuti kebijakan ini berpotensi membuat masyarakat kehilangan manfaat. Ia menegaskan bahwa efektivitas program tidak hanya soal anggaran, tetapi juga disiplin dan kecepatan birokrasi.

Menutup Hari dengan Catatan

Program Tiga Juta Rumah bisa menjadi simbol keberpihakan pemerintah, atau sekadar slogan jika pelaksanaannya lambat. Tito menekankan, kunci keberhasilan terletak pada kedisiplinan kepala daerah dan kesiapan mereka mengeksekusi kebijakan.

Di dunia nyata, rumah murah memang bisa dibangun. Namun tanpa birokrasi yang cepat dan efisien, rakyat tetap menunggu dan menunggu itu, ironisnya, selalu mahal. @dimas

Tags: Kepala DaerahKesejahteraanKolaborasimasyarakatpelayananProgramrakyatRumahSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Desa Punya Minyak, Mengapa Manfaatnya Belum Dirasakan Warga?

Desa Punya Minyak, Mengapa Manfaatnya Belum Dirasakan Warga?

by dimas
Agustus 21, 2026

Desa Punya Minyak, Mengapa Manfaatnya Belum Dirasakan Warga? Gandu meminta transparansi pengelolaan sumur minyak rakyat dan manfaat ekonomi yang lebih...

21 Tahun Damai Aceh, Mengapa Rakyat Masih Kecewa?

21 Tahun Damai Aceh, Mengapa Rakyat Masih Kecewa?

by dimas
Agustus 16, 2026

21 tahun damai Aceh belum sepenuhnya menghapus kemiskinan dan kekecewaan. Kericuhan Hari Damai kembali mengingatkan janji yang belum tuntas. Tabooo.id...

Kepala Daerah Minta Gaji Naik, Publik Masih Menagih Integritas

Kepala Daerah Minta Gaji Naik, Publik Masih Menagih Integritas

by dimas
Agustus 2, 2026

Usulan kenaikan gaji kepala daerah memicu perdebatan. Publik menilai akar korupsi bukan soal gaji, melainkan integritas, mahalnya politik, dan lemahnya...

Next Post
Prabowo Dapat Apresiasi Raja Yordania, Komitmen Indonesia untuk Gaza Dipuji

Prabowo Dapat Apresiasi Raja Yordania, Komitmen Indonesia untuk Gaza Dipuji

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id