Senin, Juni 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo Dapat Apresiasi Raja Yordania, Komitmen Indonesia untuk Gaza Dipuji

by dimas
Februari 26, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Presiden Prabowo Subianto disambut hangat oleh Raja Abdullah II ibn Al Hussein dalam pertemuan bilateral di Istana Basman, Amman, Rabu (25/2/2026). Pertemuan itu menegaskan posisi Indonesia dalam perjuangan perdamaian Palestina, khususnya dukungan terhadap solusi dua negara untuk Gaza.

Kehangatan di Istana Basman

Raja Abdullah II memuji komitmen Indonesia yang “sangat berani” melindungi rakyat Gaza. Ia menekankan bahwa peran Indonesia sangat penting dalam menjaga ketenangan di wilayah yang terus dilanda konflik.

“Saya tahu bahwa Anda berkomitmen untuk membawa perdamaian dan ketenangan, dan sekali lagi komitmen Anda yang sangat berani untuk melindungi rakyat Gaza sangatlah penting,” ujarnya.

Pernyataan ini bukan sekadar protokoler. Dalam konteks politik regional, pujian Raja Abdullah II menggarisbawahi pengakuan internasional terhadap diplomasi aktif Indonesia. Rakyat Yordania, menurut Raja, merasa hangat dan dihargai karena Indonesia ikut menanggung beban kemanusiaan di Gaza.

Indonesia dan Strategi Diplomasi

Presiden Prabowo menegaskan dukungan Indonesia terhadap Palestina merdeka. Ia menyampaikan keprihatinan atas situasi di Tepi Barat dan menekankan pentingnya dialog dan solusi damai. Sementara itu, Raja Abdullah II menyatakan kesiapan Yordania untuk mendukung inisiatif Indonesia.

Ini Belum Selesai

Gus Ipul: Sekolah Rakyat Bukan Ruang Titipan

Suran Agung PSHWTM ke-123, Persaudaraan Jadi Kekuatan

“Indonesia memiliki posisi strategis, baik secara politik maupun ekonomi, saya menantikan diskusi tentang bagaimana kita dapat membantu saudara dan saudari kita dalam usaha ini.” kata Raja Abdullah II.

Pernyataan ini sekaligus menegaskan bahwa diplomasi Indonesia bukan hanya soal retorika, tapi juga pragmatisme geopolitik yang menyentuh rakyat.

Hubungan Bilateral yang Teruji Waktu

Indonesia dan Yordania telah menjalin hubungan diplomatik erat selama beberapa dekade, mencakup bidang strategis mulai dari pertahanan hingga investasi. Kedekatan historis ini memperkuat rasa persaudaraan antarbangsa.

“Selalu menyenangkan bertemu Anda, khususnya di rumah kedua Anda di Yordania. Orang-orang kami tahu bahwa kita memiliki hubungan persaudaraan yang istimewa selama bertahun-tahun,” tambahnya.

Bagi masyarakat Indonesia, terutama komunitas Palestina di tanah air, pertemuan ini memberikan pesan kuat: diplomasi aktif negara dapat mendorong perhatian global terhadap isu kemanusiaan. Sementara bagi Yordania, kolaborasi dengan Indonesia memperkuat posisi strategisnya dalam menjaga stabilitas regional.

Apa yang Terlihat dan yang Tersirat

Di balik pujian resmi, ada pesan terselubung bagi dunia internasional Indonesia menegaskan peran politiknya di Timur Tengah dengan pendekatan yang berani, bukan hanya sebagai mediator pasif. Kekuatan diplomasi ini juga membawa dampak ekonomi, karena posisi strategis Indonesia dapat memengaruhi investasi, perdagangan, dan hubungan dagang dengan negara-negara di kawasan.

Bagi rakyat Gaza, dukungan ini berarti lebih dari sekadar janji. Ini adalah pengakuan atas penderitaan mereka dan penguatan posisi politik di kancah global. Namun, bagi sebagian pengamat, langkah ini juga menghadirkan risiko: tekanan diplomatik yang semakin besar terhadap Indonesia sebagai negara yang aktif bersuara.

Menutup Hari dengan Refleksi

Pertemuan di Amman menegaskan satu hal: diplomasi Indonesia berjalan di jalur yang tidak nyaman tapi penting. Pujian Raja Abdullah II bisa jadi lampu hijau bagi langkah-langkah lebih tegas di masa depan. Atau, jika salah langkah, bisa menjadi ujian berat bagi konsistensi politik luar negeri.

Di dunia diplomasi, kadang keberanian dilihat sebagai reputasi, kadang sebagai risiko. Tapi bagi Indonesia, hari ini, keberanian itu terlihat jelas dan hangat disambut di Istana Basman. @dimas

Tags: diplomasiGazaHubunganInternasionalInvestasiKemanusiaanKerja SamaKomitmenNasionalNegaraPalestinaPerdamaianPolitik Indonesiapresiden prabowoStabilitasStrategis

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

by teguh
Juni 25, 2026

Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang diduga membiayai sejumlah aksi demonstrasi. Ia menyampaikan klaim itu saat menghadiri Puncak Pekan...

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

Memuliakan Kekuasaan atau Memuliakan Manusia?

by dimas
Juni 21, 2026

Memuliakan kekuasaan atau memuliakan manusia? Ketika rakyat merasa terabaikan, kontrak sosial mulai retak, kepercayaan publik memudar, dan demokrasi kehilangan fondasi...

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

DPR dan Pemerintah Terlalu Dekat? Mahasiswa Soroti Fungsi Pengawasan yang Hilang

by teguh
Juni 20, 2026

Ribuan mahasiswa mendatangi Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, Jumat (19/06/2026). Mereka membawa satu kegelisahan yang kini makin keras terdengar karena...

Next Post
Pariwisata Rp317 Triliun Dipertaruhkan: OTA Tak Berizin Siap Disikat

Pariwisata Rp317 Triliun Dipertaruhkan: OTA Tak Berizin Siap Disikat

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id