Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Timnas Indonesia Rilis: 41 Nama Dipanggil Herdman untuk FIFA Series 2026

by teguh
Maret 9, 2026
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Sorotan kembali mengarah ke Timnas Indonesia. Menjelang FIFA Series akhir Maret, pelatih John Herdman membuka lembar baru: 41 pemain dipanggil, peluang terbuka, persaingan memanas.

Skuad sementara itu menjadi sinyal jelas. Garuda tidak sekadar ingin tampil, tetapi ingin menunjukkan kekuatan baru di depan publik sendiri.

PSSI memastikan turnamen FIFA Series 2026 akan berlangsung pada 27–30 Maret di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Indonesia dijadwalkan menghadapi Saint Kitts and Nevis national football team pada laga pembuka, 27 Maret.

Tiga hari kemudian, Garuda akan bertemu pemenang atau tim yang kalah dari duel Bulgaria national football team melawan Solomon Islands national football team.

Baggott Kembali, Wajah Lama dan Baru Bersatu

Pengumuman skuad langsung memantik perhatian publik. Salah satu sorotan utama datang dari kembalinya bek tangguh Elkan Baggott.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Pemain yang saat ini membela Ipswich Town itu akhirnya kembali masuk radar Tim Garuda.

Ketua Badan Tim Nasional, Sumardji, sebelumnya memang memberi sinyal bahwa Baggott akan kembali memperkuat tim nasional.

Selain Baggott, nama Ezra Walian juga muncul dalam daftar. Penyerang yang tampil konsisten bersama Persik Kediri itu kembali mendapat kesempatan setelah performanya mencuri perhatian di Liga 1 musim ini.

Namun Herdman tidak hanya mengandalkan pengalaman.

Beberapa pemain muda juga mendapat panggilan penting. Duo Persija Jakarta, yakni Dony Tri Pamungkas dan Fajar Fathur Rahman, masuk daftar 41 pemain.

Kesempatan juga datang untuk nama-nama muda lain seperti Cahya Supriadi, Victor Dethan, Arkhan Fikri, hingga pemain diaspora Tim Geypens.

Campuran pemain muda dan berpengalaman itu memberi warna baru bagi skuad Garuda.

Pilar Lama Tetap Jadi Tulang Punggung

Meski memberi ruang untuk talenta baru, Herdman tetap mempertahankan fondasi tim.

Nama-nama langganan timnas tetap hadir. Kiper seperti Emil Audero dan Maarten Paes memperkuat sektor penjaga gawang.

Di lini belakang, Garuda masih mengandalkan bek-bek tangguh seperti Jay Idzes, Kevin Diks, dan Rizky Ridho.

Sementara lini tengah tetap diisi pemain yang sudah akrab dengan ritme tim nasional. Sebut saja Marc Klok, Ricky Kambuaya, hingga Witan Sulaeman.

Di lini depan, publik juga menantikan aksi striker seperti Ramadhan Sananta dan Ragnar Oratmangoen.

Dengan komposisi tersebut, Herdman tampaknya ingin menciptakan keseimbangan pengalaman, energi muda, dan semangat baru.

Ujian Awal Menuju Era Baru

FIFA Series mungkin bukan turnamen terbesar di kalender internasional. Namun bagi Timnas Indonesia, ajang ini punya arti penting.

Ini menjadi panggung pertama bagi Herdman untuk meramu kekuatan tim dan menguji chemistry pemain.

Lebih dari itu, turnamen ini juga menjadi kesempatan bagi para pemain untuk membuktikan diri.

Bagi pemain muda, ini adalah pintu menuju panggung besar. Bagi pemain lama, ini kesempatan menegaskan bahwa mereka masih pantas mengenakan lambang Garuda di dada.

Dan bagi publik sepak bola Indonesia, satu harapan selalu sama. Melihat Garuda terbang lebih tinggi.

Berikut Daftar Nama 41 Pemain Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026 :

Kiper :

Emil Audero, Maarten Paes, Nadeo Argawinata, Cahya Supriadi, Ernando Ari

Bek :

Jay Idzes, Kevin Diks, Dean James, Elkan Baggott, Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dony Tri Pamungkas, Rizky Ridho, Sandy Walsh, Fajar Fathurahman, Muhammad Ferarri, Yance Sayuri

Gelandang :

Calvin Verdonk, Joey Pelupessy, Eliano Reijnders, Ivar Jenner, Jordi Amat, Marc Klok, Ricky Kambuaya, Witan Sulaeman, Egy Maulana Vikri, Tim Geypens, Arkhan Fikri, Ezra Walian, Victor Dethan

Depan :

Miliano Jonathans, Ole Romeny, Ragnar Oratmangoen, Beckham Putra, Mauro Zijlstra, Ramadhan Sananta, Yakob Sayuri, Adrian Wibowo, Hokky Caraka, Jens Raven, Stefano Lilipaly. @teguh

Tags: BulgariaEra BaruFIFA Series 2026GarudaJakartaNasionalPSSISaint Kitts and NevisSeniorSosial & PublikTimnas

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

Patung Pancoran: Monumen Pengorbanan atau Tamparan untuk Pemimpin?

Patung Pancoran: Monumen Pengorbanan atau Tamparan untuk Pemimpin?

by teguh
Juni 2, 2026

Di tengah badai ekonomi, ketegangan politik, dan masa depan Indonesia yang penuh ketidakpastian pada pertengahan 1960-an, Presiden Soekarno mengambil langkah...

Next Post
Iran Tunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Baru

Iran Tunjuk Mojtaba Khamenei sebagai Pemimpin Tertinggi Baru

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id