Tabooo.id: Sports – Indonesia Arena bergemuruh sejak peluit pertama. Kamis malam berubah jadi panggung emosi ketika Timnas Futsal Indonesia menantang Kirgistan dalam laga penentuan Grup A AFC Futsal 2026. Tempo cepat, duel keras, dan tensi tinggi langsung menyambar.
Saat peluit akhir berbunyi, papan skor menutup cerita dengan tegas Indonesia menang 5-3 dan resmi melangkah ke perempat final.
Namun kemenangan ini tidak lahir dari jalur nyaman. Ia datang lewat tekanan, kesalahan, dan keberanian untuk bangkit di saat genting.
Awal Panas: Gol Tertinggal, Mental Diuji
Sejak menit awal, kedua tim bermain terbuka. Indonesia menekan lewat Reza Gunawan, Wendy Brian, dan Yogi Saputra. Kirgistan membalas dengan serangan langsung yang agresif.
Menit keenam menjadi pukulan awal. Makhmadaminov Shokhrukh memanfaatkan celah di pertahanan Indonesia dan membawa Kirgistan unggul 1-0.
Indonesia sempat goyah, tapi tidak runtuh.
Kapten Bicara: Iqbal Samakan Skor
Respons Indonesia datang cepat. Dari situasi tendangan ke dalam, Rizki Xavier mengirim assist akurat. Mochammad Iqbal menyambutnya dengan sundulan tajam. Skor imbang 1-1.
Gol itu bukan sekadar penyama. Ia menjadi penanda bahwa Indonesia siap melawan tekanan dengan kepala tegak.
VAR Mengubah Arah, Penalti Bawa Keunggulan
Tekanan Indonesia terus meningkat. VAR kemudian ikut bicara. Wasit menunjuk titik putih setelah melihat handball di kotak penalti Kirgistan.
Firman Ardiansyah maju sebagai algojo. Eksekusinya dingin, tanpa ragu. Indonesia berbalik unggul 2-1 dan menutup babak pertama dengan kepercayaan diri.
Babak Kedua: Saat Laga Nyaris Lepas Kendali
Kirgistan membuka babak kedua dengan agresivitas tinggi. Namun di tengah tekanan, Rio Pangestu justru mencuri gol. Indonesia unggul 3-1.
Keunggulan itu tidak bertahan lama. Kirgistan bangkit. Makhmadaminov kembali mencetak gol. Tak lama, Alimov Maksat menyamakan skor lewat penalti. Papan skor berubah 3-3.
Indonesia Arena sempat terdiam. Laga kembali ke titik nol.
Momen Penentuan: Indonesia Menolak Tumbang
Di saat laga menuntut keberanian, Indonesia menjawab. Ardiansyah Nur melepaskan tendangan keras di menit ke-29. Gol. Indonesia unggul 4-3.
Tekanan Kirgistan belum berhenti. Namun Indonesia justru menutup laga dengan lebih meyakinkan. Israr Megantara mencetak gol kelima di menit ke-34. Skor 5-3.
Kirgistan mencoba power play. Indonesia bertahan disiplin hingga peluit akhir.
Lebih dari Skor: Tiket Perempat Final dan Pernyataan Mental
Kemenangan ini memastikan Indonesia lolos ke perempat final AFC Futsal 2026. Namun maknanya lebih dalam dari sekadar tiket fase gugur.
Laga ini menunjukkan karakter Timnas Futsal Indonesia tidak panik saat tertinggal, tidak runtuh saat disamakan, dan berani menyerang saat tekanan memuncak.
Selanjutnya, Indonesia akan menghadapi Irak untuk menentukan juara Grup A. Tantangannya jelas lebih berat.
Namun satu pesan sudah disampaikan malam ini Timnas Futsal Indonesia bukan sekadar peserta. Mereka datang untuk bersaing. @teguh




