Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Teror Bom 10 Sekolah Depok Tersangka: Cinta Ditolak, Kota Ikut Panik

by teguh
Desember 27, 2025
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Ancaman Bom Menyasar 10 Sekolah Sekaligus

Tabooo.id: Nasional – Kota Depok mendadak tegang setelah ancaman bom menghantam 10 sekolah sekaligus. Aksi itu bukan datang dari jaringan teror atau kelompok ekstrem, melainkan dari seorang mahasiswa berusia 23 tahun berinisial HRR.

Polisi menetapkan HRR sebagai tersangka dalam kasus dugaan teror bom yang terjadi pada Selasa (23/12/2025). Kasat Reskrim Polres Metro Depok, Kompol Made Gede Oka Utama, menegaskan bahwa tindakan tersangka memicu kepanikan luas di lingkungan pendidikan.

“Ancaman ini menimbulkan rasa takut dan keresahan di sekolah-sekolah yang menerima email teror,” kata Made, dikutip Jumat (26/12/2025).

Motif Sakit Hati yang Berubah Jadi Teror

Penyelidikan polisi mengungkap motif yang mengejutkan sekaligus ironis. HRR melancarkan teror karena kecewa setelah lamaran keluarganya ditolak oleh mantan kekasihnya, perempuan berinisial K.

Sebelum menyasar sekolah, HRR lebih dulu meneror K secara langsung. Ia bahkan mendatangi kampus korban. Saat emosinya memuncak, HRR memilih langkah ekstrem mengirim ancaman bom ke sekolah-sekolah dengan mengatasnamakan K.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

“Hubungan mereka terjalin pada 2022. Keluarga tersangka sempat melamar, namun pihak perempuan menolak,” ujar Made.

Alih-alih menyelesaikan konflik pribadi, HRR justru menyeret institusi pendidikan ke dalam drama emosionalnya.

Email Teror Sebar Narasi Palsu

HRR menyebarkan ancaman melalui email yang ia kirim langsung ke alamat surel masing-masing sekolah. Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, menyebut pelaku sengaja membangun narasi palsu untuk memancing simpati sekaligus kekacauan.

Dalam email itu, pelaku mengaku sebagai “Kamila Hamdi” dan menuding polisi bersikap tidak adil terhadap laporan pemerkosaan fiktif. Ia juga menyelipkan kemarahan terhadap sistem pendidikan di Depok.

Narasi tersebut terbukti bohong. Polisi memastikan HRR merekayasa seluruh cerita demi menekan psikologis korban dan aparat.

Polisi Bergerak, Bom Tak Ditemukan

Begitu ancaman masuk, aparat langsung bergerak cepat. Tim Jibom dan Gegana menyisir seluruh sekolah yang masuk daftar teror.

Hasilnya jelas tidak satu pun bom ditemukan. Seluruh ancaman bersifat palsu, namun dampaknya nyata.

Proses belajar terganggu. Orang tua panik. Siswa dan guru menghadapi ketakutan yang seharusnya tak pernah mereka rasakan.

Daftar Sekolah yang Jadi Sasaran

Ancaman bom menyasar sepuluh sekolah, yakni:

  • SMA Arrahman
  • SMA Al Mawaddah
  • SMAN 4 Depok
  • SMA PGRI 1
  • SMA Bintara Depok
  • Budi Bakti
  • SMA Cakra Buana
  • SMA 7 Sawangan
  • SMA Nururrahman
  • SMAN 6 Depok

Sepuluh institusi pendidikan itu menerima email ancaman dalam waktu berdekatan.

Jerat Hukum Menanti Pelaku

Atas perbuatannya, HRR menghadapi jerat hukum serius. Polisi menjeratnya dengan Pasal 45B jo Pasal 29 UU ITE dengan ancaman maksimal 4 tahun penjara dan/atau denda Rp750 juta.

Selain itu, polisi juga menerapkan Pasal 335 KUHP dan Pasal 336 ayat 2 KUHP, yang membuka peluang hukuman hingga 5 tahun penjara.

Ketika Masalah Pribadi Jadi Masalah Publik

Kasus ini menegaskan satu hal: emosi yang tak terkelola bisa berubah menjadi ancaman bagi banyak orang. HRR mungkin ingin melampiaskan sakit hati, tapi yang ia tinggalkan justru trauma dan ketakutan massal.

Sekolah rugi, siswa terguncang, aparat menghabiskan sumber daya, sementara pelaku harus menanggung konsekuensi hukum.

Ironisnya, semua berawal dari urusan cinta yang gagal. Saat masalah pribadi dibawa ke ruang publik dengan cara destruktif, bukan empati yang datang melainkan borgol dan pasal pidana. @teguh

Tags: CintaDepokEmailKUHPMahasiswaNarasipalsuPanikSekolah

Kamu Melewatkan Ini

Kampus dan Budaya Bungkam: Kenapa Korban Kekerasan Seksual Takut Bicara?

Kampus dan Budaya Bungkam: Kenapa Korban Kekerasan Seksual Takut Bicara?

by dimas
Mei 11, 2026

Budaya victim blaming dan relasi kuasa membuat banyak korban kekerasan seksual di kampus memilih diam. Di balik ruang akademik yang...

Dosen UIN Walisongo Diduga Lecehkan Mahasiswa, Korban Pilih Diam Karena Takut

Dosen UIN Walisongo Diduga Lecehkan Mahasiswa, Korban Pilih Diam Karena Takut

by dimas
Mei 11, 2026

Dosen UIN Walisongo diduga melakukan kekerasan seksual terhadap mahasiswa. Korban disebut takut melapor karena trauma. Di tengah ruang akademik yang...

Nobar Film Pesta Babi Dibubarkan, Ada Apa dengan Unram?

Nobar Film Pesta Babi Dibubarkan, Ada Apa dengan Unram?

by Tabooo
Mei 8, 2026

Film Pesta Babi memicu ketegangan di lingkungan Universitas Mataram pada Kamis malam, 7 Mei 2026. Mahasiswa menggelar acara nonton bareng....

Next Post
Jalur Sutra: Jalan Dagang yang Mengubah Dunia

Jalur Sutra: Jalan Dagang yang Mengubah Dunia

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id