Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Tanpa Akses Jalan, Ibu Hamil di Manggarai Ditandu 5 Km ke Puskesmas

by dimas
Desember 26, 2025
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Regional – Seorang ibu hamil di Kampung Wae Tulu, Kelurahan Tange, Kecamatan Lembor, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, harus menantang maut demi mendapatkan layanan kesehatan. Pada Kamis (25/12/2025), warga menandu ibu tersebut menggunakan bambu sejauh lima kilometer menuju akses jalan raya sebelum membawanya ke puskesmas.

Perjalanan itu jauh dari kata aman. Warga harus menyeberangi Sungai Wae Mese dengan arus deras dan bentangan sekitar 120 meter. Dalam kondisi darurat, gotong royong menjadi satu-satunya pilihan untuk menyelamatkan nyawa.

Pendarahan di Kebun, Warga Bergerak Menyelamatkan

Ahmad Wahyudin, warga setempat yang mengunggah peristiwa itu di Facebook, mengungkapkan bahwa ibu hamil tersebut mengalami pendarahan saat bekerja di kebun. Begitu mengetahui kondisi darurat itu, warga segera bergerak bersama.

“Kami gotong dari kebun ke kampung, lalu lanjut ke kampung tetangga yang punya akses jalan raya,” ujar Ahmad saat dikonfirmasi Kamis sore.

Menurutnya, warga harus menggotong korban tanpa henti sejauh lima kilometer. Tantangan terberat muncul saat mereka menyeberangi sungai dengan arus deras.

Ini Belum Selesai

Relawan Gugur Antar Bantuan Gempa NTT, Siapa Melindungi Mereka?

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

“Kami benar-benar bertaruh nyawa. Arusnya kuat, tapi kami tidak punya pilihan lain,” tambahnya.

Ambulans Menunggu di Batas Akses

Setelah melewati sungai dan jalan tanah, warga akhirnya mencapai Kampung Pandang, kampung tetangga yang sudah memiliki akses jalan. Di lokasi itu, ambulans sudah bersiaga dan langsung membawa ibu hamil tersebut ke puskesmas untuk mendapat penanganan medis.

Meski berhasil menyelamatkan korban, peristiwa ini kembali membuka kenyataan pahit tentang kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

Dusun Terisolasi di Tengah Status Kelurahan

Ahmad menegaskan, peristiwa menandu orang sakit bukan kejadian langka di Kampung Wae Tulu. Warga sudah terbiasa menggotong orang sakit menggunakan bambu karena dusun mereka tidak memiliki jalan dan jembatan.

“Ke sini tidak ada akses. Tidak ada jalan, tidak ada jembatan. Kami benar-benar terisolasi,” tegasnya.

Ia bahkan menilai dusunnya tidak layak masuk dalam wilayah kelurahan. Menurutnya, status kelurahan seharusnya menjamin akses dasar seperti jalan dan jembatan, sesuatu yang hingga kini belum mereka rasakan.

Siapa Paling Terdampak?

Kelompok paling terdampak adalah perempuan hamil, anak-anak, lansia, dan warga miskin yang bergantung penuh pada fasilitas kesehatan publik. Saat musim hujan tiba, akses keluar masuk dusun terputus total. Warga memilih menahan diri di rumah karena menyeberangi sungai berarti mempertaruhkan nyawa.

“Kalau hujan, kami tidak ke pasar, tidak ke kota. Air kali besar dan deras,” ujar Ahmad.

Harapan Mekar Jadi Desa Sendiri

Kekecewaan terhadap pemerintah pun menguat. Ahmad dan warga berharap pemekaran wilayah menjadi desa sendiri agar mereka bisa mengelola dana desa untuk membangun akses jalan dan jembatan.

“Kalau kami jadi desa, mungkin ada harapan bangun jalan. Sekarang ini kami seperti tidak terlihat,” pungkasnya.

Refleksi: Negara Hadir Sejauh Mana?

Perjuangan warga Wae Tulu menandu ibu hamil sejauh lima kilometer menunjukkan jurang nyata antara narasi pembangunan dan realitas lapangan. Di saat kota bicara soal hilirisasi dan proyek besar, sebagian warga masih harus menggendong nyawa melawan arus sungai. Pertanyaannya sederhana, tapi menohok sampai kapan keselamatan warga desa bergantung pada bambu dan gotong royong? @dimas

Tags: AksesDaruratInfrastrukturKeadilanKesehatanNTTPembangunanSosial

Kamu Melewatkan Ini

Gibran ke NTT, Trauma Korban Jadi Ujian Pascabencana

Gibran ke NTT, Trauma Korban Jadi Ujian Pascabencana

by dimas
Agustus 20, 2026

Gibran bertolak ke NTT untuk meninjau penanganan pascabencana dan memastikan pemulihan warga, termasuk trauma healing dengan melibatkan mahasiswa UI. Tabooo.id:...

HUT RI Digelar di Manggarai, Tapi Kecamatan Fokus Tangani Gempa

HUT RI Digelar di Manggarai, Tapi Kecamatan Fokus Tangani Gempa

by teguh
Agustus 17, 2026

HUT RI digelar di Manggarai, Merah Putih tetap berkibar di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Senin, 17/08/2026. Pemkab Manggarai menggelar...

200 BTS Terdampak Gempa Flores: Seberapa Siap Kita Tanpa Sinyal?

200 BTS Terdampak Gempa Flores: Seberapa Siap Kita Tanpa Sinyal?

by teguh
Agustus 16, 2026

Bayangkan kamu baru saja merasakan gempa besar. Refleks pertama mungkin langsung meraih smartphone. Tujuannya sederhana menghubungi keluarga dan memastikan mereka...

Next Post
Konsep Otomatis

Motor Listrik Honda Terbaru: Sporty Tanpa Bikin Pegal

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id