Senin, Oktober 19, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Sheila on 7 Rilis “Sederhana”: Saat Anak Muda Sulit Bedakan Butuh dan Ingin

by eko
Mei 8, 2026
in Culture, Musik
A A
Home Culture
Share on Facebook
Share on Twitter
Di tengah zaman ketika semua orang berlomba terlihat sukses, Sheila on 7 justru datang membawa pesan sebaliknya. Lewat lagu terbaru berjudul Sederhana, mereka menyinggung kebiasaan generasi sekarang yang makin sulit membedakan kebutuhan dan keinginan.

Tabooo.id: Musik – Sheila on 7 merilis lagu “Sederhana” pada Rabu, 6 Mei 2026. Namun, lagu ini bukan sekadar comeback nostalgia. Band asal Yogyakarta itu membawa keresahan sosial yang terasa dekat dengan kehidupan sehari-hari.

Gitaris Sheila on 7, Eross Candra, mengatakan lagu “Sederhana” lahir dari fenomena anak muda yang mulai sulit membedakan kebutuhan dan keinginan. Menurutnya, banyak orang hidup dalam bias gaya hidup modern yang membuat semua terasa wajib dimiliki.

“Banyak orang sekarang, anak muda sekarang itu dia bias antara apa yang diinginkan dan apa yang dibutuhkan,” kata Eross di kawasan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Rabu, 6 Mei 2026.

Bukan Cuma Masalah Anak Muda

Masalah itu ternyata tidak hanya menghantui generasi muda. Vokalis Duta Modjo menilai banyak orang dewasa juga masih kesulitan memahami mana kebutuhan dan mana sekadar keinginan.

“Kayaknya orang tua yang seumur saya ataupun di atas saya pun juga ada yang masih kesulitan menerjemahkan mana yang benar-benar keinginan, mana yang kebutuhan,” ujar Duta.

Ini Belum Selesai

Tesla Pamerkan Mobil Terbang, Benarkah Siap Meluncur pada 2028?

JOFAFEST 6 Usung “Transcend”, Ajak Sineas Muda Melampaui Batas

Karena itu, lagu “Sederhana” terasa relevan di tengah budaya konsumtif dan tekanan media sosial. Banyak orang ingin terlihat cukup, padahal mereka sebenarnya lelah mengejar standar hidup yang terus berubah.

Produksi Lokal, Rasa yang Berbeda

Sheila on 7 memilih pendekatan berbeda dalam proses produksi lagu ini. Jika sebelumnya mereka memakai jasa mixing dan mastering dari Jepang untuk lagu “Memori Baik”, kali ini mereka menggarap semuanya di Yogyakarta.

Duta mengatakan keputusan itu muncul agar “Sederhana” memiliki rasa yang berbeda dan tidak terdengar terlalu mirip dengan karya sebelumnya.

Mereka akhirnya mempercayakan proses mixing dan mastering kepada Vicki Unggul Bramantyo di Yogyakarta. Langkah itu sekaligus menunjukkan kedekatan Sheila on 7 dengan kota asal mereka sendiri.

Kado 30 Tahun yang Terasa Personal

Perilisan “Sederhana” terasa semakin emosional karena bertepatan dengan ulang tahun ke-30 Sheila on 7. Band yang lahir pada 6 Mei 1996 itu terus menunjukkan relevansinya di tengah perubahan zaman.

Mereka tidak hanya menghadirkan nostalgia, tetapi juga membaca keresahan sosial yang banyak orang rasakan hari ini.

Karena di era ketika semua orang sibuk mengejar lebih, hidup sederhana justru terasa semakin mahal.@eko

Tags: lagu barumusik indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Guruh Soekarnoputra: Anak Bung Karno yang Memilih Panggung Seni

Guruh Soekarnoputra: Anak Bung Karno yang Memilih Panggung Seni

by teguh
September 26, 2026

Guruh Soekarnoputra wafat pada Sabtu, 26/09/2026, pukul 04.16 WIB. Putra bungsu Soekarno itu meninggal pada usia 73 tahun di MRCCC...

Guruh Soekarnoputra Wafat, Panggung Seni Berduka

Guruh Soekarnoputra Wafat, Panggung Seni Berduka

by teguh
September 26, 2026

Indonesia kembali kehilangan salah satu tokoh yang hidup di dua panggung sekaligus seni dan politik. Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada...

Kantata Takwa, Bento, Bongkar: Ketika Kritik Lama Bertemu Elite Masa Kini

Kantata Takwa, Bento, Bongkar: Ketika Kritik Lama Bertemu Elite Masa Kini

by teguh
Juni 21, 2026

Malam itu, Stadion Utama Gelora Bung Karno tidak hanya menjadi lokasi konser Kantata Takwa. Lebih dari seratus ribu orang memenuhi...

Next Post
Bus Tua, Jalan Rusak, dan Ledakan Maut: Ini Benar Sekadar Kecelakaan?

Bus Tua, Lubang Jalan, dan Ledakan Maut: Kebetulan atau Kelalaian?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id