Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Samsara, Dari Festival Dunia ke Kursi Bioskop Sebelah Kamu

by teguh
Mei 8, 2026
in Culture, Film
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Penantian yang Bikin Nasional Baper

Tabooo.id: Film – Pernah nggak, kamu jatuh cinta sama sesuat tapi dia asyik jalan-jalan ke luar negeri dulu sebelum balik ke kamu? Nah, kira-kira begitu hubungan publik Indonesia dengan Samsara.
Film Garin Nugroho ini keliling dunia dulu, baru akhirnya turun di bioskop tanah air. Motto hidupnya jelas “Kalau bisa muter global, kenapa langsung lokal?”

Setelah satu setengah tahun cuma bisa memantau via unggahan festival, Samsara akhirnya mendarat juga di layar lebar Indonesia. Cinema 21 mengumumkan kabar bahagia itu pada 17 November filmnya tayang mulai 20 November 2025.
Akhirnya, ya Tuhan. Penantian panjang ini rasanya kayak nunggu mantan move on biar bisa temenan.

Jejak Keliling Dunia: Paspor Film yang Mungkin Sudah Penuh

Film ini memulai petualangannya pada 10 Mei 2024 lewat world premiere di Esplanade Theatres on the Bay, Singapura.
Setelah itu, dia terus berpindah panggung, Le Guess Who? 2025 di Utrecht, London East Asia Film Festival, Jecheon International Music & Film Festival di Korea Selatan, ASEAN Film Festival di Hong Kong, sampai festival-festival di Australia.

Sebelum tayang bebas, Samsara sempat muncul terbatas di Jakarta, tampil di Mega Festival Indonesia Bertutur di Bali, dan menjadi film pembuka Festival Film Asia Jogja-NETPAC ke-19. Versi Cine-Concert-nya bahkan menghantui TIM selama tiga malam pada Desember 2024.
Prestasinya juga manis empat Piala Citra FFI 2024 sudah berhasil dia bawa pulang.

Cerita Cinta, Kutukan, dan Harga Ambisi yang Keterlaluan

Samsara mengajak penonton ke Bali era 1930-an. Kita mengikuti seorang pria miskin yang cintanya kandas karena keluarga kaya menolak lamarannya.
Kecewa, dia nekat membuat perjanjian gaib dengan Raja Monyet demi kekayaan. Namun, ritual gelap itu justru mengutuk istri dan anaknya. Ambisi instan akhirnya memakan keluarga sendiri.

Ini Belum Selesai

Amir Syarifuddin: Tokoh Komunis yang Membawa Injil saat Eksekusi

GTA 6 Habiskan Rp 26 Triliun, Ini Game atau Negara Kecil?

Garin memadukan seni pertunjukan tradisional Bali gamelan, tari, wayang, topeng dengan musik elektronik dan elemen kontemporer. Film ini bukan hanya tontonan dia terasa seperti ritual visual yang menyalakan nadi.

Analisis Tabooo: Karma, Ambisi, dan Validasi Sosial

Di balik dramanya, Samsara mendorong kita bercermin. Manusia sering mengejar validasi sosial tanpa memikirkan harga yang harus dibayar. Era 1930-an atau era filter Instagram, pola pikirnya sama saja, ingin terlihat “lebih” meski harus menggadaikan masa depan.

Itulah ironi yang dibawa Samsara. Kejadian gaib dan kutukan hanyalah metafora dari ambisi yang menjerat manusia modern.

Siap Menonton Ritual Visual Ini?

Akhirnya, Samsara siap ditonton publik Indonesia mulai 20 November.
Kalau kamu sering bilang “Film lokal harusnya lebih berani,” ya… Samsara sudah melakukannya sampai ke mancanegara.

Sekarang giliran kamu membuktikan apakah kita benar-benar siap menyambut karya yang tidak bermain aman.
Jadi, kamu mau ikut nonton ritual visual ini? Atau masih nyaman dengan ritual healing tiap akhir pekan?. @teguh

.

Tags: ASEANFestival Film

Kamu Melewatkan Ini

Official Selection Lift-Off 2026: Unseen, Unannounced Bawa Cerita Pinggiran ke Panggung Dunia

Official Selection Lift-Off 2026: Unseen, Unannounced Bawa Cerita Pinggiran ke Panggung Dunia

by eko
Mei 8, 2026

Kalau kamu nonton film buat cari drama besar, mungkin Unseen, Unannounced bukan pilihan pertama. Film ini tidak menghadirkan ledakan emosi...

Jakarta Informal Meeting: Ketika Perdamaian Tidak Lahir dari Meja Resmi

Jakarta Informal Meeting: Ketika Perdamaian Tidak Lahir dari Meja Resmi

by Tabooo
April 25, 2026

Jakarta Informal Meeting bukan sekadar forum diplomatik. Ia adalah momen ketika dunia mulai menyadari bahwa tidak semua konflik bisa diselesaikan...

Garuda Terbang ke Final: Menang Tipis, Mental Tebal!

Garuda Terbang ke Final: Menang Tipis, Mental Tebal!

by teguh
April 11, 2026

Tabooo.id: Sports - Di tengah tekanan dan tensi tinggi, Timnas Futsal Indonesia menunjukkan satu hal mereka bukan cuma datang untuk...

Next Post
Hoaks Lagi Hoaks Lagi: “Ammar Zoni Dikabarkan Meninggal Dunia?”

Hoaks Lagi Hoaks Lagi: “Ammar Zoni Dikabarkan Meninggal Dunia?”

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id