Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

RUU Siber Sudah Di Meja Presiden, Negara Mengunci Ruang Digital

by teguh
Januari 21, 2026
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah mempercepat langkah di tengah meningkatnya ancaman siber. Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi memastikan Rancangan Undang-undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) kini berada di tangan Menteri Sekretaris Negara. Dari titik ini, Presiden Prabowo Subianto memegang keputusan akhir.

Nugroho menyampaikan perkembangan tersebut saat Rapat Kerja bersama Komisi I DPR, Selasa (20/01/2026). Ia menegaskan pemerintah segera meminta persetujuan presiden sebelum mengirim surat presiden (surpres) ke DPR. Dengan langkah itu, pembahasan RUU KKS akan resmi dimulai.

Dorongan ini muncul karena ancaman siber terus meningkat. Serangan digital kini tidak hanya menyasar data pribadi, tetapi juga mengincar infrastruktur strategis negara, layanan publik, dan sistem ekonomi digital.

Anggaran Disiapkan, Regulasi Dipercepat

Selain mendorong legislasi, pemerintah juga menggelontorkan anggaran besar. Dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026, BSSN mengelola anggaran Rp410,73 miliar. Pemerintah mengarahkan sebagian dana tersebut untuk mengawal pembahasan RUU KKS secara intensif.

Nugroho menjelaskan bahwa BSSN telah menyiapkan fondasi regulasi sejak 2025. Lembaganya menyerahkan draf RUU KKS beserta kajian ke Kementerian Hukum dan HAM. Selanjutnya, pemerintah membahas draf tersebut melalui Panitia Antar Kementerian sebanyak delapan kali.

Ini Belum Selesai

Kapolda Sulsel Usul Arena Tawuran 10 Lawan 10, Polisi Bidik Produsen Busur

BBM Belum Normal, ASN Jember WFH: Siapa Menjamin Layanan Publik Tetap Jalan?

Setelah itu, pemerintah membuka ruang harmonisasi, konsultasi publik, dan uji publik. Hingga Desember 2025, seluruh pemangku kepentingan utama memberikan persetujuan. Menteri Hukum dan HAM, Menteri Komunikasi dan Digital, Kapolri, Jaksa Agung, hingga Kepala BSSN ikut membubuhkan paraf.

Negara Diuntungkan, Publik Tetap Mengawasi

Bagi negara, RUU KKS menawarkan alat hukum yang lebih tegas. Aturan ini akan memperjelas kewenangan lembaga, mempercepat respons insiden siber, dan memperkuat perlindungan infrastruktur digital nasional.

Sektor industri digital juga berpotensi meraih manfaat. Kepastian hukum dapat meningkatkan kepercayaan investor sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional.

Namun, masyarakat sipil tetap menyimpan kekhawatiran. Regulasi keamanan siber yang terlalu luas berisiko membuka ruang pengawasan berlebihan. Karena itu, pemerintah menekankan pentingnya sinkronisasi RUU KKS dengan UU ITE, UU Perlindungan Data Pribadi, serta regulasi digital lainnya.

Asisten Deputi Kemenko Polkam, Marsma TNI Budi Eko, menegaskan keamanan siber sebagai fondasi kedaulatan digital. Ia mendorong pemerintah bergerak cepat, terkoordinasi, dan berpihak pada kepentingan nasional.

Kini, keputusan berada di tangan Presiden. Pilihannya jelas menjadikan RUU KKS sebagai perisai bersama di ruang digital, atau membuka babak baru perdebatan tentang batas antara keamanan negara dan kebebasan warga. @teguh

Tags: KapolriMenkomdigipresidenRuang DigitalRUUSiberSosial & PublikStrategis

Kamu Melewatkan Ini

Fatwa Haram Vape di Depan Mata, Terus Nasib UMKM yang Tak Terlibat Narkotika?

Fatwa Haram Vape di Depan Mata, Terus Nasib UMKM yang Tak Terlibat Narkotika?

by teguh
Oktober 18, 2026

Aroma buah tidak menjamin cairan vape aman. Di balik kemasan yang tampak biasa, aparat menghadapi tantangan untuk membedakan produk legal...

Baru Sehari Dilantik, Suyudi Langsung Rombak 88 Perwira

Baru Sehari Dilantik, Suyudi Langsung Rombak 88 Perwira

by dimas
Oktober 4, 2026

Baru sehari dilantik sebagai Kapolri, Jenderal Suyudi Ario Seto langsung merombak 88 perwira dalam langkah cepat menata kembali tubuh Polri....

Prabowo Kirim Surpres Ganti Kapolri, Era Listyo Sigit Berakhir

Prabowo Kirim Surpres Ganti Kapolri, Era Listyo Sigit Berakhir

by dimas
Oktober 1, 2026

Prabowo mengirim Surpres ke DPR untuk mengganti Kapolri Listyo Sigit dengan Suyudi Ario Seto. Komisi III DPR segera menggelar uji...

Next Post
DEEP: Maidi dan Bayangan Kekuasaan, Dari Janji Publik ke OTT KPK

DEEP: Maidi dan Bayangan Kekuasaan, Dari Janji Publik ke OTT KPK

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id