Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

RUU Siber Sudah Di Meja Presiden, Negara Mengunci Ruang Digital

by teguh
Januari 21, 2026
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah mempercepat langkah di tengah meningkatnya ancaman siber. Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Nugroho Sulistyo Budi memastikan Rancangan Undang-undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) kini berada di tangan Menteri Sekretaris Negara. Dari titik ini, Presiden Prabowo Subianto memegang keputusan akhir.

Nugroho menyampaikan perkembangan tersebut saat Rapat Kerja bersama Komisi I DPR, Selasa (20/01/2026). Ia menegaskan pemerintah segera meminta persetujuan presiden sebelum mengirim surat presiden (surpres) ke DPR. Dengan langkah itu, pembahasan RUU KKS akan resmi dimulai.

Dorongan ini muncul karena ancaman siber terus meningkat. Serangan digital kini tidak hanya menyasar data pribadi, tetapi juga mengincar infrastruktur strategis negara, layanan publik, dan sistem ekonomi digital.

Anggaran Disiapkan, Regulasi Dipercepat

Selain mendorong legislasi, pemerintah juga menggelontorkan anggaran besar. Dalam Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2026, BSSN mengelola anggaran Rp410,73 miliar. Pemerintah mengarahkan sebagian dana tersebut untuk mengawal pembahasan RUU KKS secara intensif.

Nugroho menjelaskan bahwa BSSN telah menyiapkan fondasi regulasi sejak 2025. Lembaganya menyerahkan draf RUU KKS beserta kajian ke Kementerian Hukum dan HAM. Selanjutnya, pemerintah membahas draf tersebut melalui Panitia Antar Kementerian sebanyak delapan kali.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Setelah itu, pemerintah membuka ruang harmonisasi, konsultasi publik, dan uji publik. Hingga Desember 2025, seluruh pemangku kepentingan utama memberikan persetujuan. Menteri Hukum dan HAM, Menteri Komunikasi dan Digital, Kapolri, Jaksa Agung, hingga Kepala BSSN ikut membubuhkan paraf.

Negara Diuntungkan, Publik Tetap Mengawasi

Bagi negara, RUU KKS menawarkan alat hukum yang lebih tegas. Aturan ini akan memperjelas kewenangan lembaga, mempercepat respons insiden siber, dan memperkuat perlindungan infrastruktur digital nasional.

Sektor industri digital juga berpotensi meraih manfaat. Kepastian hukum dapat meningkatkan kepercayaan investor sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi digital nasional.

Namun, masyarakat sipil tetap menyimpan kekhawatiran. Regulasi keamanan siber yang terlalu luas berisiko membuka ruang pengawasan berlebihan. Karena itu, pemerintah menekankan pentingnya sinkronisasi RUU KKS dengan UU ITE, UU Perlindungan Data Pribadi, serta regulasi digital lainnya.

Asisten Deputi Kemenko Polkam, Marsma TNI Budi Eko, menegaskan keamanan siber sebagai fondasi kedaulatan digital. Ia mendorong pemerintah bergerak cepat, terkoordinasi, dan berpihak pada kepentingan nasional.

Kini, keputusan berada di tangan Presiden. Pilihannya jelas menjadikan RUU KKS sebagai perisai bersama di ruang digital, atau membuka babak baru perdebatan tentang batas antara keamanan negara dan kebebasan warga. @teguh

Tags: KapolriMenkomdigipresidenRuang DigitalRUUSiberSosial & PublikStrategis

Kamu Melewatkan Ini

Sertifikasi Naik, Tekanan Ikut Naik: Kisah Sunyi di Balik Profesi Guru

Sertifikasi Naik, Tekanan Ikut Naik: Kisah Sunyi di Balik Profesi Guru

by teguh
Mei 2, 2026

Pagi itu, di sebuah ruang kelas sederhana pada masa awal kemerdekaan, seorang guru berdiri tanpa seragam resmi, tanpa tunjangan, bahkan...

Sertifikasi Guru Naik, Pendidikan Ikut Naik? Ini  Program Atau Ini Arah Sistem?

Sertifikasi Guru Naik, Pendidikan Ikut Naik? Ini Program Atau Ini Arah Sistem?

by teguh
Mei 3, 2026

Setiap 2 Mei, Hari Pendidikan Nasional diperingati dengan optimisme. Pemerintah menyampaikan capaian, sekolah menggelar seremoni, dan publik diajak percaya bahwa...

Penjajah Selalu Menang Saat Elite Lokal Siap Dijual

Penjajah Selalu Menang Saat Elite Lokal Siap Dijual

by teguh
April 27, 2026

Aceh pernah membuat Belanda frustrasi. Meriam gagal, peluru mentok, kapal perang kelelahan. Namun kemudian penjajah memilih cara yang lebih licik...

Next Post
DEEP: Maidi dan Bayangan Kekuasaan, Dari Janji Publik ke OTT KPK

DEEP: Maidi dan Bayangan Kekuasaan, Dari Janji Publik ke OTT KPK

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id