Sabtu, Juni 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rp 9,1 Triliun Lenyap: OJK Bongkar 5 Modus Scam Banyak Menipu Warga RI

by teguh
Januari 23, 2026
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Penipuan digital di Indonesia tidak lagi sekadar cerita horor di grup WhatsApp keluarga. Angkanya nyata, dampaknya besar, dan korbannya datang dari semua lapisan masyarakat. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kini membuka peta masalahnya secara terang-terangan.

Rp 9,1 Triliun Lenyap, Ratusan Ribu Warga Jadi Korban

Melalui Indonesia Anti Scam Center (IASC), OJK mencatat 432.637 laporan scam dari masyarakat sejak diluncurkan pada 22 November 2024 hingga 14 Januari 2026. Total kerugian warga Indonesia mencapai Rp 9,1 triliun. Angka ini bukan sekadar statistik. Ia merepresentasikan tabungan yang raib, gaji yang hilang, dan mimpi yang terpaksa ditunda.

Lonjakan laporan ini menunjukkan satu hal scam sudah menjadi kejahatan massal, bukan insiden sporadis.

Lima Modus Scam Paling Banyak Menjerat Warga

Berdasarkan data IASC, ada lima modus scam yang paling sering memakan korban di Indonesia.

Pertama, penipuan transaksi belanja dengan 73.743 laporan. Modus ini biasanya menyasar pembeli online yang tergiur harga miring. Barang tak pernah datang, uang lebih dulu melayang.

Ini Belum Selesai

Bank Dunia: Orang Kaya Nikmati Mayoritas Subsidi BBM

Menuju Indonesia Bangkrut: Bundaran HI Ditutup, Kritik Tetap Bergema

Kedua, impersonation atau fake call dengan 44.446 laporan. Pelaku menyamar sebagai bank, kurir, atau instansi resmi. Suara meyakinkan sering kali cukup untuk membuat korban lengah.

Ketiga, penipuan investasi yang mencatat 26.365 laporan. Janji cuan cepat masih jadi senjata ampuh, terutama di tengah tekanan ekonomi.

Keempat, penipuan kerja dengan 23.469 laporan. Lowongan palsu menyasar pencari kerja yang sedang butuh penghasilan.

Kelima, penipuan melalui media sosial sebanyak 19.983 laporan, memanfaatkan akun palsu, giveaway fiktif, hingga DM jebakan.

Kenapa Scam Sulit Dideteksi?

Kepala Eksekutif Pengawas Perilaku Pelaku Usaha Jasa Keuangan OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan bahwa scam berbeda dari kejahatan finansial konvensional. Pelaku tidak merampok secara paksa. Mereka membujuk korban untuk menyerahkan akses secara sukarela.

Korban memberikan password, OTP, hingga PIN tanpa sadar sedang membuka pintu ke rekening sendiri. Saat sadar, dana sudah berpindah tangan.

Ia juga menjelaskan bahwa setiap kasus scam hampir selalu melibatkan dua unsur utama nomor rekening sebagai tujuan dana dan nomor telepon sebagai alat komunikasi pelaku.

Siapa Dirugikan, Siapa Diuntungkan?

Yang paling dirugikan tentu masyarakat. Korban kehilangan uang, rasa aman, dan kepercayaan pada sistem digital. Kelompok rentan seperti lansia, pencari kerja, dan pelaku UMKM sering kali menjadi sasaran empuk.

Di sisi lain, pelaku kejahatan memanfaatkan celah koordinasi antar sektor. Selama sistem pengawasan belum terhubung rapat, scammer akan terus menemukan ruang bermain.

Kolaborasi Jadi Kunci, Bukan Sekadar Imbauan

OJK menilai penanganan scam tidak bisa berjalan sendiri. Regulator, industri jasa keuangan, aparat penegak hukum, hingga sektor telekomunikasi harus bergerak dalam kebijakan terpadu dan responsif.

Kolaborasi ini penting untuk mencegah sejak awal, mendeteksi lebih cepat, menindak lebih tegas, dan memulihkan hak korban tanpa berbelit.

Pada akhirnya, maraknya scam mengingatkan satu hal pahit di era digital, ancaman tidak selalu datang dari sistem yang diretas, tapi dari kepercayaan yang terlalu mudah diberikan. @teguh

Tags: BelanjaDigitalGajiIndustrikorbanKriminal & HukumLansiaOJKOnlineOTPRegulatorScamScammer

Kamu Melewatkan Ini

UU Polri Baru: Reformasi, Regenerasi, atau Konsolidasi Kekuasaan?

UU Polri Baru: Reformasi, Regenerasi, atau Konsolidasi Kekuasaan?

by Tabooo
Juni 10, 2026

UU Polri baru tidak hanya mengubah batas usia pensiun. Aturan ini juga membuka pertanyaan besar soal regenerasi, kewenangan digital, ruang...

Lelaki 71 Tahun Sampai Subuh: Negara Belum Selesai Mengurus Hari Tua

Lelaki 71 Tahun Sampai Subuh: Negara Belum Selesai Mengurus Hari Tua

by teguh
Juni 4, 2026

Malam merayap pelan di Kota Mojokerto. Lampu rumah mulai padam satu demi satu. Sebagian warga bersiap memeluk istirahat setelah seharian...

NIK Bocor, OTP Jebol: Salah Hacker atau Negara Terlambat?

NIK Bocor, OTP Jebol: Salah Hacker atau Negara Terlambat?

by teguh
Mei 17, 2026

Pernah tiba-tiba dapat OTP padahal kamu tidak login apa-apa? Atau mendadak muncul SMS pinjaman yang tidak pernah kamu ajukan? Kalau...

Next Post
Puluhan Bayi Kobra Bersarang di Perumahan Madiun

Puluhan Bayi Kobra Bersarang di Perumahan Madiun

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id