Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Remaja 13 Tahun Tewas usai Kecelakaan di Semarang, Diduga Hendak “Perang Sarung”

by dimas
Februari 26, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Seorang remaja berinisial KW (13), warga Desa Tajuk, Kecamatan Getasan, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan tunggal di Desa Jetak, Kabupaten Semarang. Peristiwa tragis itu terjadi pada Minggu (22/2/2026) malam dan langsung menyita perhatian warga sekitar.

Kapolres Semarang Ratna Quratul Ainy mengungkapkan, warga yang melihat kejadian tersebut segera menghubungi polisi. Petugas Polsek Getasan langsung mendatangi lokasi dan mengevakuasi korban ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

“Tim medis sempat memberikan penanganan, tetapi korban akhirnya meninggal dunia akibat gagal napas,” ujar Ratna dalam keterangan tertulis, Rabu (25/2/2026) malam.

Ajakan “Perang Sarung” Berujung Petaka

Unit Gakkum Satlantas Polres Semarang memeriksa dua rekan korban yang saat itu berboncengan bersama KW. Dari pemeriksaan awal, polisi mendapati bahwa KW mengendarai sepeda motor Honda BeAt bernomor polisi AB 2895 AG dengan membawa dua temannya.

Sebelum kecelakaan, KW mengajak kedua rekannya menghampiri kelompok remaja lain untuk melakukan “perang sarung”, tradisi yang kerap muncul saat Ramadan tetapi belakangan sering memicu bentrokan.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Ketika melihat jumlah kelompok lawan lebih banyak, KW dan dua temannya memilih berbalik arah. Namun mereka melaju di jalan yang gelap tanpa menyalakan lampu kendaraan. Saat jalan menikung ke kiri, motor justru terus melaju lurus hingga menabrak pohon di tepi jalan.

Benturan keras itu menyebabkan KW mengalami luka serius. Tim medis berusaha menyelamatkan nyawanya, tetapi korban tidak tertolong.

Barang Bukti dan Proses Penanganan

Polisi mengamankan sepeda motor korban dan satu sarung yang masih dalam kondisi lurus tanpa ikatan atau isi benda keras. Temuan itu memperkuat dugaan bahwa para remaja tersebut memang hendak menuju lokasi “perang sarung”.

Polres Semarang terus mendalami kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan kronologi kejadian secara utuh.

Siapa yang Paling Terdampak?

Tragedi ini paling berat dirasakan keluarga korban. Orangtua kehilangan anak di usia 13 tahun usia yang seharusnya diisi sekolah dan permainan, bukan risiko berkendara pada malam hari.

Fenomena “perang sarung” kembali menjadi sorotan. Banyak remaja menganggapnya tradisi Ramadan, tetapi praktik di lapangan sering berubah menjadi ajang tawuran terselubung. Ketika kelompok besar berkumpul di malam hari dan berkendara tanpa pengawasan, risiko kekerasan dan kecelakaan meningkat tajam.

Warga sekitar pun merasakan dampaknya. Mereka menghadapi keresahan setiap kali kelompok remaja berkumpul pada malam hari. Aparat kepolisian kini meningkatkan patroli untuk mencegah kejadian serupa.

Tragedi di Getasan menjadi pengingat pahit bahwa satu keputusan spontan dapat berujung fatal. Di tengah euforia masa remaja, satu tikungan yang terlewat cukup untuk mengubah segalanya. Bukan hanya niat tawuran yang berbahaya kelalaian kecil di jalan gelap pun bisa merenggut nyawa. @dimas

Tags: BerkendarajatengKecelakaanKeselamatanRamadhanRemajaRisikoSemarang

Kamu Melewatkan Ini

Rp 3 Triliun untuk Sampah: Solusi Energi Masa Depan atau Proyek Ambisius Baru?

Rp 3 Triliun untuk Sampah: Solusi Energi Masa Depan atau Proyek Ambisius Baru?

by teguh
Juni 2, 2026

Gunungan sampah yang terus membesar akhirnya mendorong pemerintah mengambil langkah besar. Pemerintah pusat kini menyiapkan proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi...

Revanno dan Ruang Toleransi: Saat Sekolah Agama Tak Lagi Eksklusif

Revanno dan Ruang Toleransi: Saat Sekolah Agama Tak Lagi Eksklusif

by teguh
Mei 18, 2026

Di sebuah sekolah berbasis Islam di Kota Pekalongan, seorang remaja keturunan Tionghoa beragama Katolik justru menemukan ruang yang membuatnya bertumbuh....

Nyaris Kehilangan Arah, Kini Peluang Revanno Magang ke Jepang

Nyaris Kehilangan Arah, Kini Peluang Revanno Magang ke Jepang

by teguh
Mei 16, 2026

Revanno Adrian Prasetyo pernah kehilangan arah. Saat SMP, semangat belajarnya meredup. Ia lebih sering diam, sulit percaya diri, dan memilih...

Next Post
IHSG Menguat di Tengah Redanya Isu AI dan Bayang-Bayang Tarif AS

IHSG Menguat di Tengah Redanya Isu AI dan Bayang-Bayang Tarif AS

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id