Senin, Agustus 24, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ratusan Siswa Tarakanita Ramaikan Karnaval Merdeka

by eko
Agustus 21, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter
Ratusan siswa SD dan SMP Tarakanita Solo Baru menggelar karnaval HUT RI ke-81 dengan pakaian adat dan semangat nasionalisme.

Tabooo.id: Sukoharjo – Matahari menyengat jalanan Solo Baru. Namun, ratusan siswa SD dan SMP Tarakanita tetap melangkah penuh semangat. Mereka mengenakan pakaian adat, membawa atribut merah putih, dan meneriakkan slogan kemerdekaan sepanjang perjalanan.

SD dan SMP Tarakanita menggelar karnaval untuk memperingati HUT ke-81 Republik Indonesia. Kegiatan ini membawa semangat kemerdekaan keluar dari sekolah dan langsung ke tengah masyarakat.

Para peserta memulai perjalanan dari sekolah di Jalan Nusa Indah 2, Gedangan, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo. Mereka kemudian mengelilingi kawasan Perumahan Anggrek Raya sebelum kembali ke sekolah sebagai titik finis.

Panas Jalanan, Semangat Tetap Menyala

Terik matahari tidak mengurangi antusiasme para siswa. Mereka tetap berjalan sambil menunjukkan kostum dan aksesori yang mereka siapkan.

Pakaian adat dari berbagai daerah memberi warna pada barisan karnaval. Atribut merah putih juga memenuhi sepanjang rute perjalanan.

Ini Belum Selesai

Bukan Cuma Soal Motor, Ketika Komunitas Jadi Tempat Mencari Arah

Desa Adat Sade Terbakar, Ratusan Rumah Sasak Ludes dalam Semalam

Para siswa tidak hanya berjalan. Mereka menyapa masyarakat dan meneriakkan slogan-slogan kemerdekaan kepada pengguna jalan yang melintas.

Suasana itu membuat peringatan kemerdekaan terasa lebih dekat. Anak-anak membawa semangat Indonesia langsung ke lingkungan sekitar mereka.

Nasionalisme Lewat Kreativitas

Kepala SD Tarakanita Solo Baru, A. Bronto Ary Seno, mengatakan sekolah menggelar kegiatan tersebut untuk memeriahkan HUT RI ke-81. Karnaval juga memberi ruang kepada siswa untuk menunjukkan kreativitas.

“Kegiatan ini digelar untuk memeriahkan HUT RI ke-81 dan juga mengajak anak-anak menampilkan kreativitas dalam bentuk karnaval,” tutur Ary.

Menurut Ary, sekolah ingin menumbuhkan rasa nasionalisme sejak dini. Karena itu, Tarakanita mengajak siswa mengenal semangat kebangsaan melalui kegiatan yang lebih kreatif.

Anak-anak tidak hanya belajar tentang kemerdekaan di dalam kelas. Mereka merasakan langsung suasananya melalui kostum, penampilan, dan kebersamaan.

Ary juga mengajak wali murid ikut berperan. Ia berharap kegiatan ini mendorong anak-anak dan orang tua untuk terus mengembangkan kreativitas.

“Tujuannya untuk menggerakkan anak-anak dan juga orang tua agar mereka kreatif dan mencintai tanah air dengan karnaval ini,” terangnya.

Pakaian Adat Jadi Daya Tarik

Keunikan karnaval terlihat dari pakaian adat dan aksesori yang dikenakan para siswa. Setiap kelompok berusaha tampil menarik dengan karakter dan kreativitas masing-masing.

Yayasan dan para guru turut menilai penampilan peserta. Mereka memilih performa terbaik berdasarkan kekompakan, kreativitas, kostum, dan aksesori.

SD dan SMP Tarakanita juga memasukkan unsur perlombaan dalam kegiatan tersebut. Para siswa pun berusaha memberikan penampilan terbaik di hadapan guru dan penonton.

Kompetisi memberi warna tambahan. Namun, kebersamaan tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan mereka.

Saat Sekolah Membawa Anak-Anak ke Tengah Masyarakat

Ary mengatakan karnaval ini memiliki tujuan yang lebih luas. Sekolah ingin mempererat hubungan antara siswa, wali murid, dan masyarakat.

“Tujuan kami pertama untuk mendekatkan anak-anak, wali murid dan masyarakat serta untuk mempromosikan SD dan SMP Tarakanita Solo Baru,” jelasnya.

Di tengah panas dan riuhnya jalanan, anak-anak mendapat pengalaman yang tidak mereka temukan hanya dari buku pelajaran.

Mereka belajar tampil percaya diri, mereka belajar bekerja sama dan mereka juga melihat langsung keberagaman Indonesia melalui pakaian adat yang mereka kenakan.

Ini bukan sekadar karnaval HUT RI. Ini cara sekolah membawa nasionalisme keluar dari ruang kelas dan menjadikannya pengalaman nyata bagi anak-anak.

Kemerdekaan memang mudah diucapkan. Namun, generasi muda membutuhkan ruang untuk merasakan maknanya, mengekspresikannya, dan mengisinya dengan kreativitas.@eko

Tags: HUT RI 81Karnaval BudayaKemerdekaansolo baruTarakanita

Kamu Melewatkan Ini

Lewat Karnaval, SD Tarakanita Tumbuhkan Kreativitas Anak

Lewat Karnaval, SD Tarakanita Tumbuhkan Kreativitas Anak

by eko
Agustus 23, 2026

Karnaval SD Tarakanita Solo Baru memberi ruang bagi anak mengenal budaya, membangun kreativitas, dan belajar kebersamaan di luar kelas. Tabooo.id...

81 Tahun Merdeka, Kenapa SDN 3 Kacamarga Masih Berdinding Papan?

81 Tahun Merdeka, Kenapa SDN 3 Kacamarga Masih Berdinding Papan?

by teguh
Agustus 23, 2026

Dari jalan turun gunung hingga ruang kelas berdinding papan, SDN 3 Kacamarga memperlihatkan satu ironi kemerdekaan pendidikan belum terasa sama...

Karnaval Kemerdekaan dan Upaya Menumbuhkan Nasionalisme Anak

Karnaval Kemerdekaan dan Upaya Menumbuhkan Nasionalisme Anak

by eko
Agustus 21, 2026

Karnaval kemerdekaan memberi ruang bagi anak untuk mengenal budaya, keberagaman, kreativitas, dan kebersamaan sejak dini. Tabooo.id – Setiap Agustus, bendera...

Next Post
30 Menit Melawan Jarak: Ketika Akses Buku Belum Merata di Sekolah Pelosok

30 Menit Melawan Jarak: Ketika Akses Buku Belum Merata di Sekolah Pelosok

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id