Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Rapat Daring Rp 5,7 Miliar untuk Program Makan Bergizi: Efisiensi atau Kemewahan Birokrasi?

by dimas
April 24, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Anggaran Rp 5,7 miliar untuk layanan rapat daring di Badan Gizi Nasional memicu perdebatan publik. Pertanyaannya kini bukan sekadar soal teknis pengadaan apakah ini kebutuhan koordinasi program nasional, atau contoh lain belanja birokrasi yang terasa kontras dengan semangat efisiensi anggaran negara?

Tabooo.id: Nasional – Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, menjelaskan rencana pengadaan lisensi video conference senilai Rp 5,7 miliar untuk periode April hingga Desember 2026. Badan Gizi Nasional (BGN) menyiapkan layanan ini untuk mendukung koordinasi program makan bergizi gratis yang melibatkan ribuan pelaksana di tingkat pusat dan daerah.

Publik menyoroti pengadaan ini setelah nilai paket layanan disebut mencapai sekitar Rp 633 juta. Besarnya angka tersebut memicu pertanyaan tentang urgensi dan efisiensi penggunaan anggaran negara.

Dadan menegaskan bahwa BGN membutuhkan sistem komunikasi digital berskala besar. Program makan bergizi gratis menjangkau banyak daerah dan melibatkan banyak pelaksana. Karena itu, BGN harus memastikan semua pihak menerima arahan yang sama.

“Layanan tersebut mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis. Kami membutuhkan koordinasi luas, arahan teknis yang seragam, dan edukasi bagi berbagai pemangku kepentingan,” ujar Dadan, Jumat (24/4/2026).

Sistem Enterprise Terpusat

BGN menggunakan sistem video conference berbasis enterprise. Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) BGN mengelola sistem tersebut secara terpusat.

Ini Belum Selesai

Mahasiswa UI Geruduk MK Tolak Dana Pendidikan untuk MBG

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

Sistem ini mendukung sekitar 5.000 pengguna aktif. Platform tersebut juga mampu menampung hingga 50.000 peserta dalam satu sesi pertemuan virtual.

BGN memanfaatkan layanan ini untuk berbagai level organisasi. Pimpinan tinggi madya setara eselon I menggunakan sistem tersebut. Pimpinan tinggi pratama setara eselon II juga ikut terhubung. Selain itu, pejabat administrator setara eselon III dan kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di daerah ikut berpartisipasi.

Melalui sistem ini, BGN menyampaikan kebijakan secara langsung. Lembaga tersebut juga memberikan arahan teknis dan melakukan evaluasi program secara serentak.

Mendukung Program Makan Bergizi Gratis

BGN menjadikan layanan video conference sebagai bagian dari infrastruktur komunikasi program makan bergizi gratis. Program ini menuntut koordinasi intensif antara pemerintah pusat dan daerah.

BGN menggelar rapat koordinasi nasional dan daerah melalui platform tersebut. Lembaga ini juga menyampaikan pedoman teknis kepada pelaksana di lapangan. Selain itu, BGN mengadakan bimbingan teknis dan forum evaluasi program secara berkala.

BGN juga memakai platform tersebut untuk kegiatan edukasi publik terkait program gizi.

Dengan kapasitas besar, BGN dapat mengumpulkan puluhan ribu peserta dalam satu pertemuan daring.

“Kami ingin memastikan semua pelaksana menerima pesan dan pedoman yang sama,” kata Dadan.

Koordinasi Digital dan Pertanyaan Publik

BGN menilai keberhasilan program makan bergizi tidak hanya bergantung pada distribusi layanan di lapangan. Kesamaan pemahaman para pelaksana juga menentukan keberhasilan program.

Karena itu, BGN membutuhkan sarana komunikasi digital yang cepat dan serentak. Sistem tersebut membantu lembaga menyebarkan informasi secara merata ke seluruh daerah.

“Koordinasi yang cepat dan terdokumentasi sangat penting bagi keberhasilan program,” ujar Dadan.

Meski demikian, nilai anggaran yang mencapai miliaran rupiah tetap memicu perdebatan publik. Sejumlah pihak meminta pemerintah menjaga transparansi dan efisiensi penggunaan anggaran.

Program sosial berskala nasional membutuhkan kepercayaan publik. Karena itu, pengelolaan anggaran yang terbuka menjadi kunci menjaga legitimasi kebijakan pemerintah. @dimas

Tags: Badan Gizi NasionalIsu NasionalKebijakan Publik

Kamu Melewatkan Ini

MBG Dilarang Pakai Subsidi, Siapa Menanggung Selisih Biayanya?

MBG Dilarang Pakai Subsidi, Siapa Menanggung Selisih Biayanya?

by teguh
Juli 28, 2026

Larangan penggunaan LPG 3 kilogram, beras SPHP, dan MinyaKita di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar perubahan teknis. Kebijakan...

833 Dapur MBG Ditutup: Alarm Tata Kelola Program Makan Gratis

833 Dapur MBG Ditutup: Alarm Tata Kelola Program Makan Gratis

by dimas
Juli 27, 2026

Sebanyak 833 dapur MBG dihentikan akibat pelanggaran sanitasi dan keamanan pangan. Kasus ini menjadi alarm penting bagi tata kelola, pengawasan,...

Negara atau Keluarga? Saat “Menjewer” Jadi Bahasa Kekuasaan

Negara atau Keluarga? Saat “Menjewer” Jadi Bahasa Kekuasaan

by dimas
Juli 24, 2026

Pernyataan mantan Kepala BGN Nanik S. Deyang soal bisa "menjewer" penggantinya memantik perdebatan. Apakah birokrasi berjalan lewat institusi atau masih...

Next Post
Dulu Dipenjara Karena Tulusan, Sekarang Dibungkam Algoritma?

Dulu Dipenjara Karena Tulisan, Sekarang Dibungkam Algoritma?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id