Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Ramai di Medsos, Alumni LPDP Janji Lunasi Dana Beasiswa Beserta Bunga

by dimas
Februari 24, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Video pernyataan “cukup saya WNI, anak jangan” menyeret alumni penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas, dan suaminya, Arya Iwantoro, ke pusaran kontroversi. Setelah publik melontarkan kritik keras, pasangan itu menyatakan siap mengembalikan dana beasiswa yang mereka terima berikut bunganya.

Warganet mempertanyakan komitmen moral pasangan tersebut. Mereka menilai pernyataan itu bertentangan dengan semangat pengabdian yang melekat pada penerima beasiswa negara. Dalam waktu singkat, isu ini meluas dan mendorong pemerintah turun tangan.

Pemerintah Tuntut Tanggung Jawab

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, langsung menyikapi polemik tersebut. Ia menilai ucapan itu tidak mencerminkan sikap penerima manfaat dana publik. Ia juga mengungkap bahwa Arya belum menuntaskan kewajiban pengabdian yang menjadi syarat utama program LPDP.

Direktur Utama LPDP kemudian menghubungi keluarga penerima beasiswa dan meminta klarifikasi. Dalam komunikasi itu, Arya menyatakan kesediaannya mengembalikan dana yang telah ia gunakan, termasuk bunga yang melekat. Pemerintah kini menghitung total kewajiban yang harus ia bayar.

“Saya harap ke depan para penerima LPDP menjaga sikap dan tidak merendahkan negara,” tegas Purbaya dalam Konferensi Pers APBN KiTa, Senin (23/2/2026).

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Ancaman Blacklist Menguat

Selain menuntut pengembalian dana, Purbaya membuka opsi sanksi administratif. Ia mempertimbangkan langkah blacklist agar Arya tidak lagi bekerja sama dengan institusi pemerintah. Menurutnya, langkah itu penting untuk menjaga wibawa program dan memberi pesan tegas kepada penerima lain.

Pemerintah ingin memastikan setiap awardee memahami konsekuensi program. LPDP bukan sekadar fasilitas pendidikan, melainkan kontrak antara negara dan penerimanya.

Uang Pajak dan Kepercayaan Publik

Negara membiayai LPDP melalui pajak masyarakat dan pembiayaan negara. Pemerintah menyalurkan dana itu untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, setiap penerima harus menunjukkan integritas dan memenuhi kewajiban pengabdian.

Kasus ini menyentuh kepentingan publik secara langsung. Para pembayar pajak tentu berharap investasi pendidikan itu kembali dalam bentuk kontribusi nyata bagi bangsa. Jika penerima beasiswa mengabaikan tanggung jawab, publik berhak menuntut akuntabilitas.

Polemik ini mengingatkan satu hal penting: beasiswa negara membawa amanah besar. Negara memberi kesempatan, tetapi negara juga menuntut komitmen. Tanpa tanggung jawab, kepercayaan publik bisa runtuh lebih cepat daripada viralnya sebuah video. @dimas

Tags: APBNBeasiswablacklistDanaIntegritasIsuLPDPNegarapajakPurbaya Yudhi SadewaSosial & Publik

Kamu Melewatkan Ini

Dari Ujung Timur ke Dunia: Papua Tak Lagi Sekadar Pinggiran

Dari Ujung Timur ke Dunia: Papua Tak Lagi Sekadar Pinggiran

by teguh
Mei 10, 2026

Papua tak lagi sekedar pinggiran. Dulu, banyak orang menyebut Papua sebagai “ujung Indonesia”. Tempat yang terasa jauh, mahal dijangkau, dan...

Indonesia Suka Resmikan Kabel. Yang Sering Putus Justru Harapan

Indonesia Suka Resmikan Kabel. Yang Sering Putus Justru Harapan

by teguh
Mei 10, 2026

Papua akhirnya mendapat jalur internet baru yang katanya lebih cepat, lebih global, dan lebih tangguh. Indonesia suka resmikan Kabel dan...

Internet Cepat Bikin Papua Maju? Atau Kita Terlalu Cepat Optimistis?

Internet Cepat Bikin Papua Maju? Atau Kita Terlalu Cepat Optimistis?

by teguh
Mei 10, 2026

Papua akhirnya punya “jalur tol” digital baru. Kabel laut lintas negara Pukpuk-1 resmi beroperasi di Jayapura, Jumat (08/05/2026). Pemerintah dan...

Next Post
Harga Emas Antam Melonjak Rp40.000, Sentuh Rp3.068.000 per Gram

Harga Emas Antam Melonjak Rp40.000, Sentuh Rp3.068.000 per Gram

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id