Kabar kurang enak buat kamu yang lagi nabung beli PlayStation 5. Sony resmi mengumumkan kenaikan harga PS5 di kawasan Asia Tenggara. Kenaikannya nggak tanggung bisa mendekati Rp2 juta.
Tabooo.id: Game- Keputusan ini diumumkan oleh Wakil Presiden Pemasaran Global Sony Interactive Entertainment, Isabelle Tomatis, pada Senin (27/4/2026). Ia menegaskan, langkah ini diambil setelah evaluasi panjang terhadap kondisi ekonomi global.
“Ini langkah yang diperlukan agar kami tetap bisa menghadirkan pengalaman gaming yang inovatif dan berkualitas tinggi,” tulisnya.
Harga Baru Resmi Berlaku Mulai Mei 2026
Mulai 1 Mei 2026, harga PS5 di sejumlah negara Asia Tenggara mengalami penyesuaian. Indonesia termasuk yang terdampak.
Berikut daftar harga terbaru:
- Singapura: SGD 849 (PS5), SGD 764 (Digital), SGD 1.167 (Pro)
- Malaysia: MYR 2.799 (PS5), MYR 2.499 (Digital), MYR 3.999 (Pro)
- Thailand: THB 20.990 (PS5), THB 18.790 (Digital), THB 30.990 (Pro)
- Indonesia: Rp 11.399.000 (PS5), Rp 9.999.000 (Digital Edition)
- Filipina: PHP 40.032
- Vietnam: VND 16.900.000
Angka ini menunjukkan lonjakan signifikan dibanding harga sebelumnya di Indonesia.
Selisih Harga: Naiknya Bukan Receh
Sebelum kenaikan, harga PS5 di Indonesia masih berada di level:
- PS5 Slim Digital Edition: Rp 8.199.000
- PS5 Slim Disc Edition: Rp 9.699.000
Setelah penyesuaian, kenaikannya mencapai:
- Sekitar Rp1,8 juta untuk versi Digital
- Sekitar Rp1,7 juta untuk versi Disc
Artinya, kamu yang sebelumnya sudah hampir cukup nabung, sekarang harus menambah lagi cukup jauh.
Bukan Cuma Konsol, Aksesori Ikut Naik
Kenaikan harga juga menyasar perangkat tambahan seperti PlayStation Portal.
Harga barunya di Indonesia menjadi Rp 5.199.000. Negara lain juga mengalami penyesuaian serupa, meski nominalnya berbeda.
Ini menandakan bahwa bukan hanya konsol utama, tapi seluruh ekosistem gaming Sony ikut terdampak.
Alasan Sony: Tekanan Ekonomi Global
Sony menyebut kondisi ekonomi global sebagai faktor utama di balik keputusan ini. Nilai tukar mata uang, inflasi, serta biaya produksi disebut terus meningkat.
Dalam kondisi seperti ini, perusahaan teknologi besar pun harus menyesuaikan harga agar tetap bisa menjaga kualitas produk dan operasional bisnisnya.
Masalahnya, keputusan ini tetap punya konsekuensi langsung ke konsumen.
Dampak ke Gamer: Hobi Jadi Makin Mahal
Buat gamer, ini bukan sekadar kabar angka.
Kenaikan harga ini membuat akses terhadap konsol next-gen semakin terbatas. Tidak semua orang bisa langsung mengikuti kenaikan tersebut.
Di sisi lain, game-game baru terus dirilis dengan standar teknologi tinggi. Artinya, kalau tidak punya konsol, kamu akan semakin tertinggal dari tren.
Ini Bukan Sekadar Kenaikan Harga
Ini bukan cuma soal PS5 jadi lebih mahal.
Ini soal bagaimana hiburan mulai berubah jadi sesuatu yang lebih eksklusif.
Dulu, gaming adalah pelarian murah dari realitas. Sekarang, justru butuh biaya besar untuk bisa ikut masuk ke dalamnya.
Dan pertanyaannya sederhana:
apakah semua orang masih punya akses yang sama?
Beli Sekarang atau Nunggu?
Buat kamu yang lagi mempertimbangkan beli PS5, pilihannya jadi makin sulit.
Beli sekarang berarti harus siap dengan harga baru.
Menunggu? Belum tentu harga akan turun dalam waktu dekat.
Situasinya seperti ini: semakin lama menunda, semakin besar risiko harga naik lagi.@eko





