Jumat, September 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Kabinet Sering Dirombak, Stabilitas atau Justru Tanda Sistem Masih Goyang?

by dimas
April 27, 2026
in Deep
A A
Home Deep
Share on Facebook
Share on Twitter
Di tengah harapan akan terbentuknya pemerintahan yang stabil pasca pelantikan, Kabinet Merah Putih justru kembali bergerak dalam ritme yang dinamis melalui gelombang reshuffle yang berulang. Pergantian posisi di sejumlah jabatan strategis, terutama di lingkar komunikasi dan koordinasi pemerintahan, menunjukkan bahwa struktur kabinet masih terus mengalami penyesuaian.

Tabooo.id: Deep – Untuk kelima kalinya sejak awal masa pemerintahan Prabowo Subianto, pemerintah kembali merombak Kabinet Merah Putih. Perubahan ini menyasar posisi penting di lembaga strategis negara.

Badan Komunikasi Pemerintah hingga Kantor Staf Presiden ikut terdampak rotasi. Pemerintah mendorong langkah ini sebagai upaya memperkuat koordinasi dan komunikasi kebijakan nasional.

Namun publik mulai bertanya. Apakah ini bagian dari penguatan sistem, atau justru tanda struktur yang belum stabil?

Lima Kali Reshuffle dalam Waktu Singkat

Kabinet Merah Putih sudah lima kali mengalami reshuffle dalam waktu kurang dari dua tahun. Angka ini memunculkan perhatian besar dari publik dan pengamat politik.

Di atas kertas, kabinet seharusnya sudah masuk fase stabil setelah pelantikan. Namun realitas menunjukkan sebaliknya. Struktur pemerintahan justru terus berubah.

Ini Belum Selesai

Anggaran BGN 2027 Turun Rp30 Triliun, MBG Tetap Dominan

Patungan Rp10 Ribu, Massa Datangi Kemensos Gugat Desil Bansos

Pola ini membuat kabinet terlihat seperti sistem yang terus disesuaikan, bukan mesin yang sudah bekerja penuh.

Sektor Komunikasi Jadi Titik Paling Dinamis

Perubahan paling sering terjadi di sektor komunikasi dan koordinasi kebijakan. Dua lembaga menonjol dalam dinamika ini.

Badan Komunikasi Pemerintah dan Kantor Staf Presiden tercatat beberapa kali berganti pimpinan dalam 1,5 tahun terakhir. Dalam catatan internal, keduanya sudah mengalami hingga tiga kali pergantian.

Pola ini menunjukkan satu hal penting. Pemerintah memberi perhatian besar pada kontrol komunikasi publik sebagai pusat kendali kebijakan.

Analisis Pengamat: Kabinet Masih Mencari Bentuk

Sejumlah analis dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) menilai kabinet masih berada dalam fase pencarian bentuk.

Analis politik Arya Fernandes melihat reshuffle tidak hanya mengganti orang. Pemerintah juga kembali mengakomodasi beberapa figur lama yang sebelumnya keluar dari struktur.

Menurutnya, ini menunjukkan proses konsolidasi politik belum selesai. Pemerintah masih menata ulang keseimbangan internal.

Guru Besar Universitas Gadjah Mada, Gabriel Lele, juga menyoroti hal serupa. Ia menilai rotasi yang terlalu sering bisa mengganggu persepsi publik.

Ia menegaskan, publik bisa melihat kabinet sebagai struktur yang belum stabil. Kondisi ini dapat memengaruhi kepercayaan terhadap arah kebijakan.

Bukan Sekadar Pergantian Jabatan

Jika dibaca lebih dalam, reshuffle ini tidak hanya soal kinerja pejabat. Ada pola yang lebih besar di baliknya.

Pemerintah terlihat menata ulang jalur komunikasi, loyalitas politik, dan kontrol narasi kebijakan. Dalam era digital, komunikasi menjadi pusat kekuasaan baru.

Siapa yang mengendalikan komunikasi, ia juga mengendalikan persepsi publik.

Karena itu, perubahan di sektor ini punya dampak yang lebih luas dari sekadar pergantian struktur.

Dampak ke Birokrasi dan Kebijakan

Di level birokrasi, reshuffle yang berulang menciptakan tantangan tersendiri. Aparat harus menyesuaikan diri dengan struktur baru secara cepat.

Program kerja bisa tertunda saat koordinasi berubah. Sebagian kebijakan juga perlu penyesuaian ulang sebelum berjalan penuh.

Kondisi ini membuat ritme kerja pemerintahan tidak selalu konsisten di semua lini.

Pertanyaan Besar di Balik Perubahan

Dari seluruh dinamika ini, muncul satu pertanyaan yang terus menguat.

Apakah reshuffle ini bentuk kontrol politik yang terencana, atau justru proses sistem yang masih mencari bentuk paling stabil?

Dalam politik, perubahan tidak selalu berarti kekuatan. Kadang, terlalu sering mengganti justru menunjukkan desain yang belum selesai.

Penutup: Stabilitas yang Masih Ditunggu

Publik tidak hanya melihat siapa yang duduk di kursi menteri. Publik juga menunggu kepastian arah kerja pemerintahan.

Pertanyaan utamanya sederhana. Kapan kabinet ini benar-benar berhenti berubah dan mulai bekerja stabil?

Atau justru, perubahan itu sendiri sudah menjadi bagian dari cara sistem ini bekerja? @dimas

Tags: Kabinet Merah PutihKekuasaan IndonesiaPemerintahan BaruPolitik IndonesiaPrabowo SubiantoReshuffle KabinetStabilitas Politik

Kamu Melewatkan Ini

Purbaya Dicopot Usai Rombak Pajak dan Bea Cukai, Kebetulan atau Konflik?

Purbaya Dicopot Usai Rombak Pajak dan Bea Cukai, Kebetulan atau Konflik?

by dimas
September 17, 2026

Purbaya dicopot usai merombak pajak dan bea cukai. Benarkah kebetulan, atau ada konflik di balik pergantian Menkeu? Tabooo.id - Ada...

Purbaya Dicopot, Suahasil Masuk: Ke Mana Arah Fiskal Prabowo?

Purbaya Dicopot, Suahasil Masuk: Ke Mana Arah Fiskal Prabowo?

by dimas
September 15, 2026

Purbaya Dicopot, Suahasil Nazara masuk sebagai Menkeu baru. Pergantian ini memunculkan pertanyaan tentang arah fiskal pemerintahan Prabowo. Tabooo.id - Senin,...

Profil Suahasil Nazara: Dari Dosen UI ke Kursi Menteri Keuangan

Profil Suahasil Nazara: Dari Dosen UI ke Kursi Menteri Keuangan

by dimas
September 14, 2026

Profil Suahasil Nazara, dari dosen UI hingga Wakil Menteri Keuangan dan kini dipercaya menjadi Menteri Keuangan menggantikan Purbaya. Tabooo.id -...

Next Post
Bupati Kaya, Rakyat Sengsara: Pola Lama yang Tak Pernah Mati

Bupati Kaya, Rakyat Sengsara: Pola Lama yang Tak Pernah Mati

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id