Rabu, Juli 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Program MBG Diubah: Fokus ke Anak Kurang Gizi atau Efisiensi Anggaran?

by dimas
April 15, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Regional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini memasuki fase baru. Pemerintah mengubah arah program ini dan tidak lagi membaginya ke semua anak.

Presiden Prabowo Subianto memerintahkan langsung perubahan ini. Ia ingin program benar-benar memperbaiki gizi anak, bukan sekadar membagi makanan.

Fokus ke Anak Kurang Gizi

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menegaskan pihaknya akan menjalankan instruksi tersebut.

“Kebijakan BGN 2026 menyesuaikan instruksi presiden untuk meningkatkan kualitas layanan dan efektivitas program,” tegas Dadan, Selasa (14/4/2026).

Data memperlihatkan urgensi kebijakan ini. Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2025 mencatat sekitar 7,8 juta anak masih mengalami kekurangan gizi.

Ini Belum Selesai

Modus Miras Gelasan Terbongkar di Solo

OTT KPK: Bupati Lombok Barat Terseret Korupsi Rp9,06 Miliar

Di sisi lain, pemerintah berhasil menurunkan angka stunting menjadi 19,8 persen pada 2024. Angka ini menjadi yang pertama kali turun di bawah 20 persen.

Tim Khusus Mulai Bergerak

BGN langsung membentuk Tim Optimalisasi Penerima Manfaat untuk memastikan ketepatan sasaran.

Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang menyatakan tim akan mulai bekerja pekan depan dengan survei awal di Jakarta.

“Minggu depan kami mulai survei di Jakarta untuk menyisir penerima manfaat,” ujarnya.

BGN juga menggandeng Kementerian Sosial dan Kemendikdasmen. Mereka menyinkronkan data lalu memverifikasi langsung ke lapangan.

Langkah ini memastikan bantuan benar-benar sampai ke anak yang membutuhkan.

Cegah Pemborosan, Perkuat Dampak

Pengamat kebijakan publik Eko Prasojo menilai perubahan ini sebagai langkah tepat.

Menurutnya, pendekatan universal sering memicu pemborosan.

“Langkah ini mencegah makanan terbuang, menghemat anggaran, dan memastikan dampak program terasa,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah menggunakan data hingga tingkat desa dan kelurahan. Ia juga menekankan pentingnya sistem digital agar data tetap akurat.

Data PIP Bisa Jadi Kunci

Pakar kebijakan publik Universitas Indonesia, Lina Miftahul Jannah, menyarankan penggunaan data Program Indonesia Pintar (PIP).

Menurut Lina, data tersebut membantu pemerintah mengidentifikasi anak dari keluarga kurang mampu.

“Saya melihat sinkronisasi dengan sekolah dan PIP akan membuat program lebih tepat sasaran,” katanya.

Ia juga mendorong integrasi dengan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) agar proses verifikasi berjalan cepat.

Ini Bukan Sekadar Program, Ini Soal Ketepatan

Program MBG kini telah menjangkau lebih dari 61 juta penerima di 38 provinsi. Pemerintah juga mengoperasikan lebih dari 26 ribu unit layanan untuk mendukung program ini.

Namun perubahan arah ini membawa pesan yang lebih besar.

Pemerintah tidak lagi mengejar jangkauan luas semata. Mereka kini mengejar ketepatan sasaran.

Dampaknya Buat Masyarakat

Kebijakan ini memberi peluang bantuan lebih terasa bagi anak yang benar-benar membutuhkan.

Namun risiko tetap ada. Ketidaktepatan data bisa memicu kecemburuan sosial.

Pertanyaannya sederhana, apakah negara sudah benar-benar mengenali siapa yang paling membutuhkan?

Penutup

Perubahan arah MBG menandai babak baru kebijakan sosial di Indonesia.

Jika pemerintah mengeksekusi dengan tepat, program ini bisa mempercepat penurunan masalah gizi.

Namun jika data meleset, manfaatnya tidak akan maksimal.

Karena pada akhirnya, bantuan bukan soal dibagi rata.
Bantuan harus tepat sasaran. @dimas

Tags: BGNGizi AnakMakan Bergizi GratisMBGNasionalPrabowo SubiantoProgram Pemerintah

Kamu Melewatkan Ini

Istana Pastikan Belum Ada Reshuffle, Presiden Terus Evaluasi Kinerja Menteri

Istana Pastikan Belum Ada Reshuffle, Presiden Terus Evaluasi Kinerja Menteri

by teguh
Juli 21, 2026

Spekulasi perombakan kabinet atau Reshuffle kembali mencuat. Namun, Istana memastikan Presiden Prabowo Subianto belum mengambil langkah itu. Sebaliknya, Presiden memilih...

Tank Bisa Ditunda, Lapar Nggak Bisa Disuruh Antre

Tank Bisa Ditunda, Lapar Nggak Bisa Disuruh Antre

by teguh
Juli 19, 2026

Satu tanda tangan mampu menggeser miliaran rupiah dalam APBN. Namun, satu pidato tidak pernah bisa mengenyangkan perut rakyat karena lapar...

Senjata atau Perut Rakyat? Dilema Negara Anggaran Pertahanan Masuk Meja Efisiensi

Senjata atau Perut Rakyat? Dilema Negara Anggaran Pertahanan Masuk Meja Efisiensi

by teguh
Juli 18, 2026

Ketika Presiden RI Prabowo Subianto membuka opsi mengurangi anggaran pertahanan demi memberantas kemiskinan, negara menghadapi pertanyaan besar keamanan itu soal...

Next Post
Roehana Koeddoes: Tokoh atau Blueprint Kesadaran Perempuan Indonesia?

Roehana Koeddoes: Tokoh atau Blueprint Kesadaran Perempuan Indonesia?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id