Sabtu, Agustus 22, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Teluk Usai Serangan Meluas di Tengah Perang

by dimas
Maret 7, 2026
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Global – Perang di Timur Tengah terus meluas dan menyeret negara-negara yang sebelumnya tidak terlibat langsung. Di tengah situasi tersebut, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga di kawasan Teluk setelah serangan militer Teheran menjangkau sejumlah wilayah mereka.

Pezeshkian menyampaikan permintaan maaf itu dalam pidato yang disiarkan televisi pemerintah Iran Sabtu (7/3/2026).

“Saya harus meminta maaf atas nama saya sendiri dan atas nama Iran kepada negara-negara tetangga yang diserang oleh Iran,” ujar Pezeshkian.

Pernyataan ini muncul ketika konflik Iran melawan Israel dan Amerika Serikat memasuki fase yang semakin kompleks. Serangan balasan Iran dalam beberapa hari terakhir tidak hanya menyasar Israel, tetapi juga menjangkau wilayah negara-negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer Amerika Serikat.

Iran Janji Hentikan Serangan ke Negara Tetangga

Dalam pidatonya, Pezeshkian berusaha meredakan ketegangan regional yang mulai memicu kekhawatiran luas. Ia menyatakan bahwa pemerintah Iran tidak lagi akan menargetkan negara-negara tetangga dalam serangan berikutnya.

Ini Belum Selesai

11 Desa, 21.171 Jiwa, Bantuan Terbatas: Camat Manggarai Protes

Pawai Pembangunan Solo Digelar, Lingkungan Jadi Pesan Utama

Menurutnya, dewan kepemimpinan sementara Iran telah mengambil keputusan untuk membatasi operasi militer hanya pada pihak yang menyerang Iran secara langsung.

“Dewan kepemimpinan sementara sepakat tidak akan ada lagi serangan terhadap negara-negara tetangga dan tidak akan ada rudal yang ditembakkan, kecuali jika serangan terhadap Iran berasal dari negara-negara tersebut,” ujar Pezeshkian.

Pernyataan ini sekaligus menunjukkan upaya Teheran menahan konflik agar tidak berkembang menjadi perang regional yang lebih luas.

Perang Meletus Setelah Serangan AS–Israel

Konflik besar di Timur Tengah pecah pada 28 Februari 2026, ketika Israel dan Amerika Serikat melancarkan serangan militer terhadap Iran.

Serangan itu menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei dan langsung memicu gelombang balasan dari Teheran.

Sejak saat itu, Iran menembakkan rudal dan mengirim drone ke berbagai target militer Israel serta fasilitas Amerika Serikat di Timur Tengah. Serangan tersebut juga menjangkau sejumlah negara Teluk yang menjadi lokasi pangkalan militer AS.

Pezeshkian kini menjadi salah satu dari tiga tokoh yang memimpin Iran dalam dewan kepemimpinan sementara setelah kematian Khamenei.

Meski menyampaikan permintaan maaf kepada negara-negara tetangga, Pezeshkian menegaskan bahwa Iran tidak akan menyerah kepada tekanan militer dari Israel maupun Amerika Serikat.

Negara Teluk Jadi Medan Baru Konflik

Negara-negara Teluk kini berada di posisi paling rentan dalam konflik ini. Letaknya yang dekat dengan Iran dan keberadaan pangkalan militer Amerika Serikat menjadikan kawasan tersebut sasaran strategis.

Iran dapat menjangkau wilayah Teluk dengan rudal jarak pendek. Di kawasan ini juga berdiri berbagai target bernilai tinggi, mulai dari pangkalan militer, pusat bisnis global, hingga fasilitas energi yang memegang peran penting dalam pasokan minyak dunia.

Sejak perang dimulai, Iran telah menembakkan sedikitnya 380 rudal dan lebih dari 1.480 drone ke lima negara Teluk Arab. Data tersebut dihimpun Associated Press dari berbagai pernyataan resmi pemerintah.

Serangan tersebut menewaskan sedikitnya 13 orang di negara-negara kawasan Teluk, menurut pejabat setempat.

Salah satu serangan paling mematikan terjadi di Kuwait. Drone Iran menghantam pusat operasi Amerika Serikat di pelabuhan sipil yang berjarak sekitar 16 kilometer dari pangkalan utama Angkatan Darat AS. Serangan itu menewaskan enam tentara Amerika.

Serangan lain juga menyasar fasilitas diplomatik. Pekan ini, drone Iran menghantam kompleks Kedutaan Besar Amerika Serikat di Arab Saudi dan memicu kebakaran kecil.

Negara Teluk Terjepit di Tengah Dua Kekuatan

Konflik ini menempatkan negara-negara Teluk dalam posisi yang sulit. Mereka harus menghadapi ancaman langsung dari Iran sekaligus menjaga hubungan strategis dengan Amerika Serikat.

Di sisi lain, kemampuan pertahanan udara mereka tidak sekuat Israel. Israel berhasil menembak jatuh banyak drone dan rudal Iran, sementara beberapa negara Teluk kesulitan menghadapi serangan serupa.

Situasi ini memicu frustrasi di sebagian pemerintahan Teluk. Mereka menilai perlindungan militer yang diberikan sekutu Barat belum cukup untuk menghadapi ancaman dari Iran.

Para pejabat Amerika Serikat juga kebingungan melihat sikap negara-negara Teluk yang hingga kini belum menunjukkan keinginan melancarkan serangan balasan terhadap Iran.

Konflik yang Dampaknya Menjalar ke Mana-Mana

Perang di Timur Tengah kini tidak lagi sekadar pertarungan antara Iran dan Israel. Konflik ini telah menyeret Amerika Serikat, mengguncang negara-negara Teluk, dan berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi global.

Setiap rudal yang melintas di langit Teluk membawa risiko yang jauh lebih besar daripada sekadar kerusakan militer. Kawasan ini menyimpan jalur energi dunia, pusat perdagangan internasional, dan jutaan warga sipil yang tidak memiliki kendali atas konflik tersebut.

Para pemimpin dunia mungkin masih berbicara tentang strategi dan kemenangan. Namun bagi masyarakat yang tinggal di kawasan ini, pertanyaan yang jauh lebih sederhana terus menggantung di udara: siapa yang akan menghentikan perang sebelum seluruh wilayah ikut terbakar. @dimas

Tags: DroneDuniaGeopolitikInternasionalIsraelKeteganganKonflik DuniaKrisis GlobalMasoud PezeshkianNegaraperangPerang IranPolitik IndonesiaRudalSeranganTimur Tengah

Kamu Melewatkan Ini

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

81 Tahun Kemerdekaan Indonesia, Merdeka untuk Siapa?

by Tabooo
Agustus 20, 2026

Sehari setelah perayaan HUT ke-81 RI, mahasiswa turun ke jalan membawa delapan tuntutan. Di sana, makna kemerdekaan kembali dipertanyakan lewat...

Prabowo, Jokowi, Gibran Duduk Bersama: Protokol atau Pesan Politik?

Prabowo, Jokowi, Gibran Duduk Bersama: Protokol atau Pesan Politik?

by dimas
Agustus 18, 2026

Prabowo, Jokowi, dan Gibran duduk bersama di Istana saat HUT ke-81 RI. Protokol kenegaraan atau pesan politik di tengah isu...

Roadmap Damai Gaza: Netanyahu Ajukan Syarat Sendiri

Roadmap Damai Gaza: Netanyahu Ajukan Syarat Sendiri

by Tabooo
Agustus 17, 2026

Washington ingin roadmap damai Gaza bergerak. Netanyahu punya syarat berbeda: Hamas harus dilucuti sepenuhnya sebelum pasukan Israel mundur.

Next Post
Kecelakaan Beruntun Tiga Truk di Tol Solo-Semarang, Satu Orang Tewas

Kecelakaan Beruntun Tiga Truk di Tol Solo-Semarang, Satu Orang Tewas

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id