Rabu, Oktober 21, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo Raih Penghargaan Raja Yordania: Apa Artinya bagi Indonesia?

by Anisa
November 18, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Global – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto resmi menerima The Bejewelled Grand Cordon of Al Nahda (Order of the Renaissance), salah satu tanda kehormatan tertinggi Kerajaan Yordania Hasyimiah, dari Raja Abdullah II ibn Al Hussein. Penganugerahan berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (14/11/2025), dan menjadi momentum diplomatik yang tidak hanya mengangkat nama seorang presiden tetapi membawa Indonesia lebih terang ke panggung global.

Penghargaan ini bukan tanda jasa biasa. Bejewelled Grand Cordon merupakan tingkatan paling prestisius dalam Order of the Renaissance selevel penghormatan yang lazim diberikan kepada raja, pangeran, kepala negara, bahkan perdana menteri yang menunjukkan kontribusi nyata dalam hubungan bilateral dan kerja sama strategis.

Sejarah penerimanya juga tidak main-main. Di daftar yang sama terdapat tokoh global seperti Prince Philip – Duke of Edinburgh, Raja Denmark Frederik X, Ratu Belanda Maxima, Angela Merkel, hingga Presiden Guinea-Bissau Umaro Sissoco Embaló. Dengan nama-nama kelas dunia itu, penghargaan untuk Prabowo menempatkan Indonesia dalam orbit diplomasi yang lebih dihargai.

Raja Abdullah II memberikan penghargaan ini sebagai bentuk penghormatan atas kontribusi Prabowo dalam memperkuat hubungan Indonesia–Yordania, terutama di bidang kemanusiaan, stabilitas kawasan, pertahanan, dan isu global seperti perdamaian serta solidaritas lintas negara. Motifnya jelas: kedua negara telah lama menjalin relasi hangat, terutama dalam isu Palestina, pendidikan, dan misi kemanusiaan internasional.

Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan makna penghargaan ini bagi Indonesia. “Itu merupakan bentuk penghargaan. Saya kira kebanggaan juga buat kita, Bapak Presiden menerima,” ujarnya seusai acara di kutip dari BPMI Setpres. Baginya, penghormatan ini bukan hanya soal diplomasi formal, tetapi juga representasi kontribusi Indonesia di forum global.

Ini Belum Selesai

Starbucks Global Pangkas Gerai, Lalu Indonesia?

Demo Dua Tahun Prabowo-Gibran di DPRD DIY Diwarnai Kericuhan

Karena penghargaan ini bukan sekadar seremoni di istana ini adalah sinyal bahwa Indonesia semakin diperhitungkan dalam percaturan internasional. Di tengah dunia yang makin tegang, posisi negara kita sebagai mediator, penghubung, dan pemain aktif sangat menentukan arah masa depan kawasan dan keamanan global. Dampaknya bisa menjalar ke banyak hal: diplomasi ekonomi, kerja sama pendidikan, hingga peluang kemanusiaan yang lebih luas.

Jika diplomasi adalah seni membangun jembatan, maka penghargaan ini menjadi bukti bahwa jembatan Indonesia makin kokoh dan makin jauh menjangkau dunia. Bukankah reputasi sebuah bangsa sering dimulai dari cara dunia melihat pemimpinnya? (sig)

Tags: NasionalpenghargaanPrabowo Subiantopresiden

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

by teguh
Oktober 19, 2026

Diplomasi sering dimulai dari sebuah jabat tangan. Dua tokoh bertemu yaitu, Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang kamera merekam, lalu pernyataan...

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

by teguh
Oktober 19, 2026

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu...

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

by eko
Oktober 18, 2026

Survei SMRC mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo turun menjadi 44,5 persen. Harga sembako, ekonomi, penegakan hukum, dan program pemerintah menjadi...

Next Post
Surakarta Punya Raja Baru: Pangeran Penerus, Paugeran, dan Tarikan Napas Panjang Sebuah Dinasti

Surakarta Punya Raja Baru: Penerus Tahta, Paugeran, dan Napas Panjang Dinasti

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id