Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Kian Retak, Siapa yang Masih Percaya pada Persatuan?

by dimas
Oktober 27, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Dunia sedang tidak baik-baik saja. Di tengah rivalitas global dan ketegangan geopolitik, Presiden RI Prabowo Subianto menyerukan agar ASEAN tetap bersatu. Pesan ini ia sampaikan dalam sesi retret Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke 47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Minggu (26/10/2025).

Prabowo menegaskan bahwa masa depan Asia Tenggara bergantung pada kekuatan persatuan, bukan pada perebutan pengaruh atau kepentingan jangka pendek.

“Dunia saat ini terpecah belah. Persaingan semakin tajam. Kepercayaan memudar. Dan tatanan global kehilangan keseimbangan,” tegas Prabowo dikutip dari BPMI Setpres, Minggu (26/10/2025)

Pernyataannya menggema di ruang diplomasi, tetapi juga terasa nyata bagi rakyat yang menghadapi ketidakpastian ekonomi dan politik.

ASEAN Harus Jadi Jangkar Stabilitas di Tengah Badai Dunia

Menurut Prabowo, ASEAN harus berdiri sebagai jangkar stabilitas di tengah pusaran konflik global. Ia menilai sentralitas dan solidaritas kawasan menjadi kunci agar Asia Tenggara tidak mudah digoyang kekuatan besar.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

“Tanpa persatuan, kita berisiko dipecah belah oleh kekuatan yang lebih besar,” ujarnya.

Prabowo juga menolak langkah konfrontatif. Ia mendorong negara-negara ASEAN untuk lebih adaptif dan konstruktif dalam menghadapi tantangan global.

“Inilah cara ASEAN dipandu oleh dialog, kesabaran, dan saling menghormati. Dengan semangat itu, kita harus terus bergerak maju,” jelasnya.

Isu Laut Cina Selatan dan Suara Kolektif ASEAN

Dalam isu maritim, Prabowo menegaskan pentingnya suara kolektif ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan. Ia menekankan bahwa ASEAN harus tegak menegakkan hukum laut internasional (UNCLOS 1982) dan menuntaskan code of conduct di Laut Cina Selatan pada tahun depan.

“Kita harus terus bersuara satu untuk menegakkan hukum laut internasional dan menjaga perdamaian kawasan,” tambahnya.

Persatuan Jadi Benteng Terakhir ASEAN

Bagi Prabowo, persatuan ASEAN bukan slogan diplomatik. Ia menyebutnya sebagai benteng terakhir agar kawasan tidak menjadi ajang tarik-menarik pengaruh negara besar.

“Jika kita terpecah belah, kita kehilangan kredibilitas. Tapi jika kita bersatu, kita tidak bisa diabaikan,” pungkasnya.

Pernyataan Prabowo menjadi pengingat keras di tengah dunia yang makin bising dan saling curiga: siapa yang masih percaya bahwa solidaritas bisa lebih kuat dari kekuasaan?
Mungkin jawabannya hanya satu mereka yang tetap berani bersatu ketika semua orang sibuk memilih sisi. @dimas

Tags: Prabowo Subianto

Kamu Melewatkan Ini

Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

by teguh
Mei 13, 2026

Di banyak sudut Nusa Tenggara Timur (NTT), sekolah tidak selalu terasa dekat dengan mimpi. Bagi sebagian anak, ruang kelas justru...

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

by teguh
Mei 12, 2026

Bagi banyak keluarga miskin, sekolah sering terasa seperti mimpi mahal. Namun, Sekolah Rakyat di Kota Kupang mulai membuka pintu baru...

Konsep Otomatis

Prabowo Hadir di Monas Saat May Day: Simbol Kedekatan atau Strategi Politik Buruh?

by dimas
Mei 1, 2026

Presiden Prabowo Subianto hadir langsung di tengah peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Ia...

Next Post
Prabowo ke KTT APEC 2025: Asia Harus Kompak di Tengah Dunia yang Rapuh

Prabowo ke KTT APEC 2025: Asia Harus Kompak

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id