Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Kian Retak, Siapa yang Masih Percaya pada Persatuan?

by dimas
Oktober 27, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Global – Dunia sedang tidak baik-baik saja. Di tengah rivalitas global dan ketegangan geopolitik, Presiden RI Prabowo Subianto menyerukan agar ASEAN tetap bersatu. Pesan ini ia sampaikan dalam sesi retret Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke 47 ASEAN di Kuala Lumpur Convention Centre (KLCC), Malaysia, Minggu (26/10/2025).

Prabowo menegaskan bahwa masa depan Asia Tenggara bergantung pada kekuatan persatuan, bukan pada perebutan pengaruh atau kepentingan jangka pendek.

“Dunia saat ini terpecah belah. Persaingan semakin tajam. Kepercayaan memudar. Dan tatanan global kehilangan keseimbangan,” tegas Prabowo dikutip dari BPMI Setpres, Minggu (26/10/2025)

Pernyataannya menggema di ruang diplomasi, tetapi juga terasa nyata bagi rakyat yang menghadapi ketidakpastian ekonomi dan politik.

ASEAN Harus Jadi Jangkar Stabilitas di Tengah Badai Dunia

Menurut Prabowo, ASEAN harus berdiri sebagai jangkar stabilitas di tengah pusaran konflik global. Ia menilai sentralitas dan solidaritas kawasan menjadi kunci agar Asia Tenggara tidak mudah digoyang kekuatan besar.

Ini Belum Selesai

Disdikpora DIY Imbau Siswa Tak Ikut Demo, UMY Izinkan Mahasiswa Turun ke Jalan

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

“Tanpa persatuan, kita berisiko dipecah belah oleh kekuatan yang lebih besar,” ujarnya.

Prabowo juga menolak langkah konfrontatif. Ia mendorong negara-negara ASEAN untuk lebih adaptif dan konstruktif dalam menghadapi tantangan global.

“Inilah cara ASEAN dipandu oleh dialog, kesabaran, dan saling menghormati. Dengan semangat itu, kita harus terus bergerak maju,” jelasnya.

Isu Laut Cina Selatan dan Suara Kolektif ASEAN

Dalam isu maritim, Prabowo menegaskan pentingnya suara kolektif ASEAN dalam menjaga stabilitas kawasan. Ia menekankan bahwa ASEAN harus tegak menegakkan hukum laut internasional (UNCLOS 1982) dan menuntaskan code of conduct di Laut Cina Selatan pada tahun depan.

“Kita harus terus bersuara satu untuk menegakkan hukum laut internasional dan menjaga perdamaian kawasan,” tambahnya.

Persatuan Jadi Benteng Terakhir ASEAN

Bagi Prabowo, persatuan ASEAN bukan slogan diplomatik. Ia menyebutnya sebagai benteng terakhir agar kawasan tidak menjadi ajang tarik-menarik pengaruh negara besar.

“Jika kita terpecah belah, kita kehilangan kredibilitas. Tapi jika kita bersatu, kita tidak bisa diabaikan,” pungkasnya.

Pernyataan Prabowo menjadi pengingat keras di tengah dunia yang makin bising dan saling curiga: siapa yang masih percaya bahwa solidaritas bisa lebih kuat dari kekuasaan?
Mungkin jawabannya hanya satu mereka yang tetap berani bersatu ketika semua orang sibuk memilih sisi. @dimas

Tags: Prabowo Subianto

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang: Diplomasi Akrab, Hasilnya Harus Terukur

by teguh
Oktober 19, 2026

Diplomasi sering dimulai dari sebuah jabat tangan. Dua tokoh bertemu yaitu, Prabowo Bertemu Guterres di Hambalang kamera merekam, lalu pernyataan...

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

Prabowo dan Guterres Bertemu di Hambalang, Apa Agenda Indonesia di Panggung Dunia?

by teguh
Oktober 19, 2026

Presiden Prabowo Subianto bertemu dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), António Guterres, di kediaman pribadinya di Hambalang, Jawa Barat, Minggu...

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

Survei SMRC: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Anjlok ke 44,5 Persen

by eko
Oktober 18, 2026

Survei SMRC mencatat kepuasan publik terhadap Prabowo turun menjadi 44,5 persen. Harga sembako, ekonomi, penegakan hukum, dan program pemerintah menjadi...

Next Post
Prabowo ke KTT APEC 2025: Asia Harus Kompak di Tengah Dunia yang Rapuh

Prabowo ke KTT APEC 2025: Asia Harus Kompak

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id