Kamis, Mei 14, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo ke KTT APEC 2025: Asia Harus Kompak

by dimas
November 17, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Presiden RI Prabowo Subianto akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 di Korea Selatan pada akhir Oktober.
Agenda ini bukan sekadar temu elite lintas negara. Ini ujian besar: mampukah Asia menjaga konektivitas ekonomi di tengah dunia yang makin rapuh dan penuh kecurigaan?

Indonesia Dorong Kolaborasi Ekonomi ASEAN–Korea Selatan

Menjelang pertemuan itu, Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi dengan Korea Selatan dan negara-negara ASEAN.

“Kolaborasi lintas kawasan menjadi kunci agar roda ekonomi tetap berputar di tengah turbulensi global,” ujar Sugiono, dikutip dari BPMI Setpres, Minggu (26/10/2025).

“Atas nama Presiden Prabowo Subianto, saya menyambut hangat Presiden Lee di KTT ASEAN ROK. Kami berharap dapat memajukan Comprehensive Strategic Partnership ASEAN Korea, menghadapi tantangan yang semakin kompleks,” tambahnya.

Kawasan Harus Terbuka, Inklusif, dan Berkelanjutan

Sugiono menilai dunia bergerak cepat dan tidak menunggu yang lamban. Karena itu, ASEAN dan Korea Selatan perlu menjaga ekonomi tetap terbuka dan inklusif.

Ini Belum Selesai

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

“Dalam lanskap yang dinamis ini, penting bagi ASEAN dan ROK untuk bekerja sama mendukung pertumbuhan berkelanjutan serta menciptakan peluang nyata bagi kesejahteraan bersama,” tegasnya.

Indonesia juga mendorong optimalisasi berbagai kerja sama, seperti Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan peningkatan Free Trade Area ASEAN–Korea.
Tujuannya sederhana: memperkuat rantai pasokan agar tahan guncangan saat krisis melanda.

Menuju Masa Depan Digital ASEAN yang Tangguh

Dengan nilai pasar digital ASEAN yang diperkirakan menembus 1 triliun dolar AS pada 2030, kawasan ini menjadi rebutan raksasa teknologi dunia.

“ASEAN punya populasi muda yang melek teknologi, sementara Korea unggul dalam inovasi dan teknologi canggih. Bila dua kekuatan ini bersatu, masa depan digital berkelanjutan bisa tercapai,” kata Sugiono.

Ia menegaskan, semua ambisi ekonomi tidak akan berarti tanpa perdamaian dan stabilitas.
Indonesia mengapresiasi komitmen Korea Selatan dalam menjaga keamanan regional dan menjadi mitra strategis bagi perdamaian.

“Kemitraan ASEAN Korea Selatan harus menjadi kekuatan untuk kebaikan mendorong kesejahteraan ekonomi sekaligus memperkuat stabilitas di Asia Timur dan Asia Tenggara,” pungkasnya.

Asia di Persimpangan: Masihkah Dunia Saling Percaya?

KTT APEC 2025 bukan sekadar ajang pidato dan jabat tangan. Ini momentum untuk membuktikan siapa yang benar-benar berani menjaga masa depan ekonomi Asia tetap hidup di tengah badai global.
Dan mungkin pertanyaannya kini: dunia masih saling terhubung atau hanya saling menunggu siapa yang lebih dulu runtuh? @dimas

Tags: Diplomasi IndonesiaKorea SelatanPrabowo Subianto

Kamu Melewatkan Ini

Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

Sekolah Rakyat dan Mimpi Anak Miskin: Pendidikan Putus Rantai Kemiskinan?

by teguh
Mei 13, 2026

Di banyak sudut Nusa Tenggara Timur (NTT), sekolah tidak selalu terasa dekat dengan mimpi. Bagi sebagian anak, ruang kelas justru...

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

by teguh
Mei 12, 2026

Bagi banyak keluarga miskin, sekolah sering terasa seperti mimpi mahal. Namun, Sekolah Rakyat di Kota Kupang mulai membuka pintu baru...

Konsep Otomatis

Prabowo Hadir di Monas Saat May Day: Simbol Kedekatan atau Strategi Politik Buruh?

by dimas
Mei 1, 2026

Presiden Prabowo Subianto hadir langsung di tengah peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta. Ia...

Next Post
Ketika Tanah Turun Bersama Harapan: Ironi Pembangunan di Pantai Sine

Tanah Turun Bersama Harapan: Ironi Pembangunan di Pantai Sine

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Pajak Kendaraan Diganti Jalan Berbayar: Terobosan Berani atau Eksperimen Berisiko?

Mei 13, 2026

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rapat Stunting atau Waktu Main? DPRD Jember Kini Disorot Publik

Mei 13, 2026

MBG Bisa Ditolak, Prabowo Persilakan Anak Orang Kaya Mundur

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id