Minggu, Juni 28, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo ke KTT APEC 2025: Asia Harus Kompak

by dimas
November 17, 2025
in Global, Reality
A A
Home Reality Global
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Global – Presiden RI Prabowo Subianto akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) APEC 2025 di Korea Selatan pada akhir Oktober.
Agenda ini bukan sekadar temu elite lintas negara. Ini ujian besar: mampukah Asia menjaga konektivitas ekonomi di tengah dunia yang makin rapuh dan penuh kecurigaan?

Indonesia Dorong Kolaborasi Ekonomi ASEAN–Korea Selatan

Menjelang pertemuan itu, Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen memperkuat kerja sama ekonomi dengan Korea Selatan dan negara-negara ASEAN.

“Kolaborasi lintas kawasan menjadi kunci agar roda ekonomi tetap berputar di tengah turbulensi global,” ujar Sugiono, dikutip dari BPMI Setpres, Minggu (26/10/2025).

“Atas nama Presiden Prabowo Subianto, saya menyambut hangat Presiden Lee di KTT ASEAN ROK. Kami berharap dapat memajukan Comprehensive Strategic Partnership ASEAN Korea, menghadapi tantangan yang semakin kompleks,” tambahnya.

Kawasan Harus Terbuka, Inklusif, dan Berkelanjutan

Sugiono menilai dunia bergerak cepat dan tidak menunggu yang lamban. Karena itu, ASEAN dan Korea Selatan perlu menjaga ekonomi tetap terbuka dan inklusif.

Ini Belum Selesai

Suran Agung PSHW ke-123: Madiun Mengawal Persaudaraan

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

“Dalam lanskap yang dinamis ini, penting bagi ASEAN dan ROK untuk bekerja sama mendukung pertumbuhan berkelanjutan serta menciptakan peluang nyata bagi kesejahteraan bersama,” tegasnya.

Indonesia juga mendorong optimalisasi berbagai kerja sama, seperti Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan peningkatan Free Trade Area ASEAN–Korea.
Tujuannya sederhana: memperkuat rantai pasokan agar tahan guncangan saat krisis melanda.

Menuju Masa Depan Digital ASEAN yang Tangguh

Dengan nilai pasar digital ASEAN yang diperkirakan menembus 1 triliun dolar AS pada 2030, kawasan ini menjadi rebutan raksasa teknologi dunia.

“ASEAN punya populasi muda yang melek teknologi, sementara Korea unggul dalam inovasi dan teknologi canggih. Bila dua kekuatan ini bersatu, masa depan digital berkelanjutan bisa tercapai,” kata Sugiono.

Ia menegaskan, semua ambisi ekonomi tidak akan berarti tanpa perdamaian dan stabilitas.
Indonesia mengapresiasi komitmen Korea Selatan dalam menjaga keamanan regional dan menjadi mitra strategis bagi perdamaian.

“Kemitraan ASEAN Korea Selatan harus menjadi kekuatan untuk kebaikan mendorong kesejahteraan ekonomi sekaligus memperkuat stabilitas di Asia Timur dan Asia Tenggara,” pungkasnya.

Asia di Persimpangan: Masihkah Dunia Saling Percaya?

KTT APEC 2025 bukan sekadar ajang pidato dan jabat tangan. Ini momentum untuk membuktikan siapa yang benar-benar berani menjaga masa depan ekonomi Asia tetap hidup di tengah badai global.
Dan mungkin pertanyaannya kini: dunia masih saling terhubung atau hanya saling menunggu siapa yang lebih dulu runtuh? @dimas

Tags: Diplomasi IndonesiaKorea SelatanPrabowo Subianto

Kamu Melewatkan Ini

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

Prabowo Subianto Klaim Tahu Pembayar Demo, Publik Menunggu Bukti

by teguh
Juni 25, 2026

Presiden Prabowo Subianto mengaku mengetahui pihak yang diduga membiayai sejumlah aksi demonstrasi. Ia menyampaikan klaim itu saat menghadiri Puncak Pekan...

Investor Sudah Datang, Tapi Mesin Negara Masih Pemanasan?

Investor Sudah Datang, Tapi Mesin Negara Masih Pemanasan?

by teguh
Juni 12, 2026

"Rakyat tidak membutuhkan narasi kemenangan. Rakyat membutuhkan bukti bahwa negara bekerja." Pernyataan pengamat politik Rocky Gerung itu mungkin terdengar sederhana....

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

by dimas
Juni 9, 2026

Chatib Basri bertemu Prabowo selama dua jam di Istana. Apakah ini sekadar konsultasi ekonomi atau sinyal perubahan di Dewan Ekonomi...

Next Post
Ketika Tanah Turun Bersama Harapan: Ironi Pembangunan di Pantai Sine

Tanah Turun Bersama Harapan: Ironi Pembangunan di Pantai Sine

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id