Rabu, Juli 29, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Prabowo di Bawah Bayang-Bayang Jokowi?

by dimas
Februari 24, 2026
in Edge
A A
Home Edge
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Edge – Bayangkan, presiden baru saja duduk di kursi empuk, mengibaskan jas merah putihnya, dan tiba-tiba muncul bayangan mantan presiden di belakangnya. Tenang, itu bukan hantu politik, melainkan efek samping demokrasi Indonesia. Seiring itu, setahun menjabat, Presiden Prabowo Subianto menatap ekonomi yang tumbuh 5,11 persen kuartal keempat melonjak ke 5,39 persen dan beberapa orang bilang, “Lumayan lah.” Sementara itu, kritikannya muncul “Autopilot aja, bro, ekonomi segitu sudah di tangan.”

Di sisi lain, bisik-bisik politik menuding Prabowo hidup di bawah bayang-bayang Jokowi. Said Didu menirukan perkataan presiden “Jangan anggap saya di bawah bayang-bayang Jokowi.” Dengan kata lain, Prabowo peduli pada rumor yang berseliweran di WhatsApp grup politik.

Utang Budi atau Drama Jenderal Kehormatan?

Setelah itu, sepekan pasca-Pilpres 2024, Jokowi menobatkan Prabowo menjadi Jenderal TNI kehormatan. Bintang empat meluncur tanpa prosedur ribet. Netizen menyebutnya “utang budi versi elite,” namun Prabowo tampaknya menikmati status barunya. Dengan begitu, lawan politik bisa tiba-tiba jadi sahabat kabinet versi politisi dari “From Enemy to Bestie 101.”

Selain itu, duet Prabowo dengan Gibran di Pilpres 2024 juga bikin publik geleng kepala. Dulu lawan, kini duet ala K-pop group. Publik cuma bisa berkata, “Oke, ini politik Indonesia, logikanya absurd, tapi wajar.”

Menteri Eks Jokowi: Good, Bad, dan Ambiguity

Prabowo membawa 17 menteri eks-kabinet Jokowi. Berdasarkan survei Celios, sebagian punya kinerja oke, sebagian lain jeblok. Ini seperti membuka kotak misteri “Who’s hot, who’s not” Namun, satu hal jelas: eks-menteri Jokowi bukan jaminan, dan reshuffle menjadi senjata utama presiden. Budi Gunawan? Out. Sri Mulyani? Out. Erick Thohir? Masuk. Akibatnya, netizen langsung bikin meme “Jadi kabinet atau reality show?”

Ini Belum Selesai

Kopdes Merah Putih Siap Salurkan Bansos, Efektif atau Berisiko?

Kota Wisata, Tapi Sampah Masih Jadi Musuh Utama

Hilirisasi, UU KPK, dan Presidential Threshold

Prabowo menambahkan kata “hilirisasi” di kementerian baru, sehingga netizen mengernyitkan dahi, “Oke, makanan hilir? Industri hilir? Atau cuma hype politik” Revisi UU KPK dan UU Pemilu masih menunggu jawaban tegas dari pemerintah. Meski terdengar serius, kalau dijadikan meme, “Politik kita kayak Wi-Fi publik, sinyal kuat kadang hilang.”

Menjadi Diri Sendiri, di Tengah Bayangan dan Meme Publik

Satu hal pasti Prabowo harus menunjukkan diri sendiri. Namun, menjadi diri sendiri sambil duduk di bawah bayang-bayang Jokowi? Nah, itu baru plot twist ala Indonesia. Dari ekonomi autopilot hingga menteri-menteri eks Jokowi yang kadang hero, kadang zero, politik Indonesia tetap absurd, dan akhirnya, publik cuma bisa ketawa sambil geleng-geleng kepala.

Dengan kata lain, di negeri demokrasi multipartai, bayangan pendahulu kadang lebih terang daripada lampu sorot presiden baru. Untuk kita, para penonton politik, cukup sediakan popcorn, scroll timeline, dan nikmati drama yang katanya “serius” itu. @dimas

Tags: dramaEkonomi IndonesiaHilirisasijokowiKabinetNasionalPolitik IndonesiaPolriprabowoReformasi

Kamu Melewatkan Ini

Mundurnya Perry Warjiyo, Alarm bagi Independensi Bank Indonesia

Mundurnya Perry Warjiyo, Alarm bagi Independensi Bank Indonesia

by dimas
Juli 28, 2026

Mundurnya Perry Warjiyo memicu pertanyaan tentang independensi Bank Indonesia. Di tengah tekanan rupiah, kepercayaan pasar menjadi ujian terbesar bagi bank...

Londo Ireng: Ketika Sejarah Menjadi Senjata Politik

Londo Ireng: Ketika Sejarah Menjadi Senjata Politik

by eko
Juli 28, 2026

Istilah Londo Ireng kembali viral setelah disebut Presiden Prabowo Subianto. Di balik polemiknya, tersimpan sejarah panjang tentang tentara Afrika di...

Londo Ireng dan Demokrasi: Saat Kritik Mulai Dipandang sebagai Ancaman

Londo Ireng dan Demokrasi: Saat Kritik Mulai Dipandang sebagai Ancaman

by eko
Juli 28, 2026

Ucapan Presiden Prabowo yang menyebut wartawan "Londo Ireng" memicu aksi protes jurnalis di Solo. Peristiwa ini memunculkan perdebatan tentang kebebasan...

Next Post
Perjanjian Dagang RI-AS: Peluang Dagang atau Ancaman Kedaulatan?

Perjanjian Dagang RI-AS: Peluang Dagang atau Ancaman Kedaulatan?

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id