Jumat, September 18, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Puluhan Orang Demo di Rumah Jokowi, Singgung Pemilu 2029

by eko
September 10, 2026
in Reality, Regional
A A
Home Reality
Share on Facebook
Share on Twitter
ARIB mendatangi rumah Jokowi di Solo membawa surat dan plakat berisi petuah Jawa sebagai respons atas wacana percepatan pemilu sebelum 2029.

Tabooo.id: Surakarta – Puluhan orang dari Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak (ARIB) mendatangi rumah Joko Widodo di Sumber, Solo, Kamis (10/9/2026).

Mereka membawa surat dan plakat berisi petuah Jawa sebagai respons atas wacana percepatan pemilu sebelum 2029.

Wacana Percepatan Pemilu Bikin Massa Datang ke Rumah Jokowi

Puluhan orang dari Aliansi Rakyat Indonesia Bergerak (ARIB) mendatangi kediaman Presiden Ketujuh RI Joko Widodo (Jokowi) di Sumber, Solo, Jawa Tengah, Kamis (10/9/2026).

Mereka membawa surat dan plakat berisi falsafah Jawa. Aksi itu muncul setelah Ketua Umum Projo, Budi Arie Setiadi, menyinggung kemungkinan percepatan pemilu sebelum 2029.

Salah satu peserta aksi, Bangun Satoto, mengatakan mereka ingin menyerahkan langsung surat dan plakat tersebut kepada Jokowi.

Ini Belum Selesai

Pemerintah Tarik 25 Merek Beras Fortifikasi, Ada Apa?

Bakar Sampah Berujung Kebakaran Kabel PT Sangsaka di Bantul

“Kami ingin menyampaikan sepucuk surat dan satu buah plakat untuk Bapak Joko Widodo,” kata Bangun.

Bawa Pesan Jawa untuk Jokowi

Bangun juga menyinggung momen ketika Jokowi duduk di samping Budi Arie saat pernyataan soal percepatan pemilu muncul.

Menurut Bangun, situasi itu menjadi alasan ARIB mendatangi rumah Jokowi. Mereka ingin mengingatkan Jokowi agar tetap menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Plakat yang mereka bawa memuat sejumlah petuah Jawa.

“Lamun sira sekti ojo kemaki. Lamun sira sekti tansah eling pati. Sapa nandur bakal ngunduh, ngunduh wohing pakarti. Sopo salah bakal seleh.”

Pesan tersebut kurang lebih berarti: meski memiliki kekuatan, seseorang tidak boleh bersikap sombong. Setiap tindakan juga memiliki konsekuensi.

Massa Ingin Bertemu Langsung

Puluhan peserta aksi sempat berdiri di depan kediaman Jokowi. Mereka meminta kesempatan menyerahkan surat dan plakat secara langsung.

Namun, petugas pengamanan presiden mengarahkan mereka untuk menyerahkan seluruh surat dan barang melalui sekretariat.

“Kalau ingin bertemu bapak, silakan. Kami tidak menghalangi,” ujar salah satu petugas.

Massa kemudian menunggu sekitar 30 menit di depan kediaman Jokowi. Karena tidak mendapat kesempatan menyerahkan langsung, mereka akhirnya membubarkan diri.

Bukan Sekadar Surat

Aksi ARIB menunjukkan bahwa wacana perubahan jadwal pemilu tidak berhenti di ruang elite politik. Isu itu bisa bergerak ke ruang publik dan memicu respons langsung dari kelompok masyarakat.

Yang dibawa ARIB bukan sekadar surat. Mereka membawa simbol budaya sebagai cara menyampaikan pesan politik.

Di tengah perdebatan soal pemilu, satu pesan mereka cukup jelas: kekuasaan boleh berganti, tetapi kepentingan negara jangan sampai ikut dipertaruhkan.

Tags: Aliansi Rakyat Indonesia BergerakjokowiSoloSumber

Kamu Melewatkan Ini

Parkir Digital Masuk Solo, Pengawasan Jangan Ketinggalan

Parkir Digital Masuk Solo, Pengawasan Jangan Ketinggalan

by teguh
September 17, 2026

Pemkot Surakarta menyiapkan peluncuran Transformasi Parkir digital untuk Kota Surakarta pada Jumat, 18/09/2026. Kantor Dinas Perhubungan Kota Surakarta menjadi lokasi...

Sriwedari Memanas, Rencana Sekber Ahli Waris Tertahan

Sriwedari Memanas, Rencana Sekber Ahli Waris Tertahan

by eko
September 17, 2026

Rencana Sekber ahli waris di Sriwedari Solo tertahan setelah muncul poster penolakan dan pesan “Save Sriwedari”. Tabooo.id: Surakarta - Suasana...

GPM Tirtonadi Bukan Cuma Murah, UMKM Ikut Bergerak

GPM Tirtonadi Bukan Cuma Murah, UMKM Ikut Bergerak

by eko
September 17, 2026

Gerakan Pangan Murah Tirtonadi hadirkan pangan terjangkau dan ruang UMKM. Terminal juga siapkan pasar tumpah Minggu pagi. Tabooo.id: Surakarta -...

Next Post
Tragedi Tanjung Priok: Luka, Kekerasan dan Keadilan yang Tak Tuntas

Tragedi Tanjung Priok: Luka, Kekerasan dan Keadilan yang Tak Tuntas

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id