Rabu, Mei 13, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

PPN Tiket Pesawat Dipotong Negara Penumpang Cuma Bayar PPN 5 Persen

by teguh
Desember 22, 2025
in Nasional
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Liburan akhir tahun kali ini datang dengan bonus kecil tapi terasa. Pemerintah memangkas pajak tiket pesawat domestik kelas ekonomi untuk periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Alhasil, penumpang tak lagi menanggung PPN penuh saat terbang.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan menegaskan, pemerintah menanggung 6 persen PPN, sementara masyarakat hanya membayar 5 persen sisanya. Kebijakan ini langsung menurunkan harga tiket pesawat di tengah lonjakan permintaan Nataru.

“Fasilitas ini berlaku untuk tiket penerbangan berjadwal rute dalam negeri kelas ekonomi,” tulis Ditjen Pajak melalui akun Instagram resminya, Senin (22/12/2025).

Pemerintah Buka Diskon Pajak Sejak Oktober

Pemerintah merilis kebijakan ini lewat Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 71 Tahun 2025. Aturan tersebut memberi ruang lebih luas bagi masyarakat untuk mengatur perjalanan tanpa terkejut harga pajak.

Penumpang bisa menikmati potongan pajak untuk pembelian dan jadwal penerbangan mulai 22 Oktober 2025 hingga 10 Januari 2026. Dengan rentang waktu panjang, kebijakan ini menyasar pemudik awal, pemburu tiket murah, hingga pelancong akhir tahun.

Ini Belum Selesai

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Ditjen Pajak bahkan menyebut kebijakan ini sebagai kado spesial akhir tahun.

“Insentif ini kami harapkan bisa membuat perjalanan silaturahmi dan liburan lebih menyenangkan tanpa membebani kantong,” tulis DJP.

Bagian Tiket yang Ikut Kena Diskon

PMK 71/2025 mengatur secara rinci komponen tiket yang masuk skema PPN Ditanggung Pemerintah. Pemerintah menanggung PPN atas tarif dasar (base fare), fuel surcharge, serta biaya tambahan lain yang menjadi objek PPN.

Selama penumpang membeli tiket penerbangan niaga berjadwal dalam negeri kelas ekonomi, sistem langsung menerapkan potongan pajak. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menetapkan aturan ini sejak 15 Oktober 2025.

Penumpang Untung, Maskapai Ikut Tertolong

Kebijakan ini jelas menguntungkan penumpang kelas ekonomi, terutama pekerja, mahasiswa, dan keluarga yang rutin mudik atau berlibur domestik. Harga tiket yang lebih ringan membantu menjaga mobilitas masyarakat saat musim padat.

Maskapai juga merasakan dampak positif. Potongan pajak berpotensi meningkatkan minat terbang dan mengisi kursi pesawat selama Nataru.

Namun, kebijakan ini tidak menyentuh penerbangan internasional dan kelas non-ekonomi. Penumpang kelas bisnis tetap membayar pajak normal tanpa insentif.

Diskon Pajak Turun, Strategi Tetap Naik

Pemerintah sudah menurunkan pajak. Namun, harga akhir tiket tetap bergantung pada permintaan, jadwal, dan biaya tambahan lain. Artinya, diskon ini membantu, tapi tidak otomatis membuat tiket jadi murah ekstrem.

Sekarang pilihan ada di tangan penumpang manfaatkan potongan pajak sejak awal, atau bersiap berebut kursi mahal saat puncak liburan tiba. @teguh

Tags: DomestikEkonomi IndonesiaHargaMahasiswaMudiknataruPesawatTiket

Kamu Melewatkan Ini

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

by dimas
Mei 12, 2026

Rupiah anjlok menyentuh angka Rp 17.500 per dolar AS. Tekanan global dan turunnya kepercayaan investor disebut jadi penyebab utama. Di...

Kampus dan Budaya Bungkam: Kenapa Korban Kekerasan Seksual Takut Bicara?

Kampus dan Budaya Bungkam: Kenapa Korban Kekerasan Seksual Takut Bicara?

by dimas
Mei 11, 2026

Budaya victim blaming dan relasi kuasa membuat banyak korban kekerasan seksual di kampus memilih diam. Di balik ruang akademik yang...

Dosen UIN Walisongo Diduga Lecehkan Mahasiswa, Korban Pilih Diam Karena Takut

Dosen UIN Walisongo Diduga Lecehkan Mahasiswa, Korban Pilih Diam Karena Takut

by dimas
Mei 11, 2026

Dosen UIN Walisongo diduga melakukan kekerasan seksual terhadap mahasiswa. Korban disebut takut melapor karena trauma. Di tengah ruang akademik yang...

Next Post
Sejarah Budaya Natal: Tradisi, Kado, dan Santa

Sejarah Budaya Natal: Tradisi, Kado, dan Santa

Pilihan Tabooo

Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Peristiwa Yesus Naik Ke Surga: Saat Kehilangan Jadi Awal Perjalanan Baru

Mei 10, 2026

Realita Hari Ini

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

MPR RI Nonaktifkan Juri dan MC LCC Kalbar Usai Polemik Jawaban DPD Viral

Mei 12, 2026

Rupiah Anjlok ke Rp 17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kehilangan Kepercayaan

Mei 12, 2026

Kuota Tanpa Batas? Nyaman Buat Kamu, Tapi Jaringan Bisa Kewalahan

Mei 8, 2026

Sekolah Rakyat di Kupang: Jalan Baru Anak Miskin Keluar dari Batas Pendidikan?

Mei 12, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Figures

© 2026 Tabooo.id