Tabooo.id: Nasional – Rabu (10/12/2025), polisi menangkap Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, Michael Wishnu Wardana. Aparat menilai kelalaiannya memicu kebakaran besar di gedung kantor perusahaan. Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Roby Saputra, menegaskan,
“Yang bersangkutan sudah kami tangkap.” tegasnya.
Michael Mangkir, Polisi Terus Dalami Kasus
Polisi memanggil Michael untuk diperiksa pada hari yang sama, tetapi ia tidak hadir. Hingga Rabu malam, aparat telah memeriksa 10 saksi, termasuk karyawan, warga sekitar, dan perwakilan dinas terkait. Selanjutnya, polisi berencana meminta keterangan langsung dari pemilik gedung untuk melengkapi penyelidikan.
Kebakaran Gedung Melahap Cepat
Selasa lalu, api menghanguskan Gedung Terra Drone di Jl Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Kemayoran. Damkar Jakarta menerima laporan pukul 12.43 WIB dan menurunkan tim pada pukul 12.50 WIB. Petugas berhasil mengendalikan api pukul 14.10 WIB, kemudian melanjutkan proses pendinginan lokasi.
22 Korban Tewas Termasuk Ibu Hamil
Polres Metro Jakarta Pusat mencatat 22 orang meninggal dunia. Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro merinci, “Terdiri dari tujuh laki-laki dan 15 perempuan.” Mayoritas korban berada di lantai 3, 4, dan 5, sedangkan penghuni lantai 6 berhasil naik ke rooftop. Satu korban adalah ibu hamil tujuh bulan. Polisi menyebut kekurangan oksigen menjadi penyebab utama kematian. Semua jenazah sudah diidentifikasi dan diserahkan kepada keluarga.
Dampak bagi Masyarakat
Kebijakan penegakan hukum menimbulkan efek berbeda bagi publik:
Diuntungkan:
- Penegak hukum memperoleh titik terang untuk mengusut dugaan kelalaian manajemen.
- Publik mendapatkan kesempatan menuntut keadilan dan jawaban atas tragedi ini.
Dirugikan:
- Keluarga korban menanggung duka mendalam.
- Karyawan dan warga sekitar menghadapi trauma sekaligus mempertanyakan standar keselamatan gedung.
- Industri teknologi dan properti di ibu kota ikut tercoreng akibat insiden ini.
Refleksi dan Sindiran
Kebakaran ini lebih dari sekadar angka di laporan Damkar. Dengan 22 nyawa melayang, termasuk seorang ibu hamil, muncul pertanyaan mendasar: apakah manajemen benar-benar menempatkan keselamatan pekerja sebagai prioritas, atau hanya formalitas di atas kertas?
Tabooo menyindir pahit gedung bisa terbakar, tetapi akuntabilitas manajemen sering kali lebih sulit dipadamkan bahkan lebih berbahaya daripada api itu sendiri. @Red




