• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Jumat, Maret 27, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home News Regional

Polda DIY Didemo, Massa Soroti Kasus Penganiayaan di Tual

Februari 24, 2026
in Regional
A A
Polda DIY Didemo, Massa Soroti Kasus Penganiayaan di Tual

ejumlah massa menggelar aksi unjuk rasa di depan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Selasa (24/2/2026) petang. (Foto:Istimewa)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Regional – Aksi demonstrasi memanas di Markas Kepolisian Daerah DIY, Selasa (24/2) malam. Ratusan orang berjalan kaki dari arah timur sejak sekitar pukul 18.00 WIB lalu berkumpul di depan kantor polisi. Orasi yang semula berlangsung tertib berubah menjadi dorong-dorongan, blokade jalan, hingga perobohan pagar sisi timur.

Di pintu barat, massa mendorong water barrier dan menutup akses jalan. Di sisi timur, mereka memukul pagar besi berkali-kali sampai akhirnya pagar itu roboh. Teriakan menggema ketika pagar ambruk. Massa juga menyemprotkan cat ke pagar dan melempar sejumlah benda ke dalam halaman kantor.

Di dalam area, aparat berjaga penuh. Sejak siang, petugas memasang kawat berduri untuk memperkuat pengamanan. Hingga pukul 18.48 WIB, massa terus berdatangan dan memenuhi ruas jalan di depan Mapolda. Teriakan “Pembunuh!” berulang kali mereka suarakan dengan nada penuh amarah.

Pemicu: Kasus di Tual

Kemunculan massa di Yogyakarta berakar pada kemarahan publik atas kasus penganiayaan yang dilakukan Bripda Mesias Siahaya, oknum anggota Brimob dari Polda Maluku. Ia menganiaya AT (14), siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kota Tual, hingga korban meninggal dunia.

Polri memecat Mesias dari institusi. Namun sebagian masyarakat menilai langkah itu belum cukup. Mereka menuntut proses pidana berjalan terbuka dan aparat penegak hukum mengusut kasus ini tanpa kompromi. Publik juga mendesak pimpinan kepolisian mengevaluasi sistem pengawasan internal agar kasus serupa tidak terulang.

Siapa Paling Terdampak?

Pertama, keluarga korban. Mereka kehilangan anak sekaligus menghadapi sorotan nasional. Duka pribadi kini bercampur dengan tuntutan publik.

Kedua, pelajar dan orang tua. Banyak keluarga merasa cemas dan mempertanyakan rasa aman anak-anak mereka di ruang publik. Kasus ini mengguncang kepercayaan terhadap figur aparat yang seharusnya melindungi.

Ketiga, institusi kepolisian. Setiap pelanggaran yang dilakukan oknum langsung memukul citra lembaga. Kepercayaan publik menurun ketika masyarakat melihat kekerasan justru datang dari aparat.

Warga sekitar Mapolda DIY juga merasakan dampaknya. Blokade jalan menghambat aktivitas dan menambah ketegangan malam itu. Ketika emosi menguasai situasi, risiko bentrokan meningkat dan warga biasa ikut menanggung konsekuensinya.

RelatedPosts

Ruang Aman yang Dikhianati: Kasus Pemerkosaan Guncang Pariwisata Bali

Bersua Sang Raja: Momen Langka Warga Bisa Bertatap Langsung dengan Raja Surakarta

Ujian Kepercayaan Publik

Kasus di Tual kini menguji komitmen reformasi di tubuh kepolisian. Publik menunggu tindakan nyata, bukan sekadar pernyataan normatif. Media sosial mempercepat arus solidaritas; peristiwa di Maluku memicu reaksi keras di Yogyakarta hanya dalam hitungan hari.

Aksi ini menunjukkan satu hal: rasa keadilan tidak mengenal batas wilayah. Ketika publik merasa hukum berjalan tebang pilih, jalanan menjadi panggung protes.

Kini bola ada di tangan penegak hukum. Mereka bisa memulihkan kepercayaan dengan transparansi dan ketegasan, atau membiarkan kemarahan terus membesar. Sebab pada akhirnya, pagar bisa dibangun kembali tetapi kepercayaan yang runtuh tak semudah itu ditegakkan. @eko

Tags: Blokade JalanDemoKasus PenganiayaanPolda DIYTualUnjuk Rasa
Next Post
Ratusan Massa Geruduk Mapolda DIY, Robohkan Pagar dan Teriakkan Keadilan

Ratusan Massa Geruduk Mapolda DIY, Robohkan Pagar dan Teriakkan Keadilan

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

6 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Bersua Sang Raja: Momen Langka Warga Bisa Bertatap Langsung dengan Raja Surakarta

    Bersua Sang Raja: Momen Langka Warga Bisa Bertatap Langsung dengan Raja Surakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bersua Sang Raja: No Jeans, No Kaos

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mudik Belum Selesai? 71 Persen Kendaraan Masih di Jawa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • KRI Prabu Siliwangi Masuk Surabaya: Kekuatan Baru atau Sinyal Laut Makin Memanas?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Mutasi Elite TNI Bergerak: Regenerasi atau Sekadar Rotasi Kekuasaan?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.