Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pokir Jadi Pokok Korupsi, Empat Nama Baru Diseret KPK

by dimas
Oktober 30, 2025
in Reality
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: News – Empat nama baru resmi masuk daftar tersangka KPK. Polanya masih sama: duit proyek dan politik lokal yang saling rangkul. Tapi yang bikin panas aroma suap di Dinas PUPR Ogan Komering Ulu (OKU) makin tajam.

Empat Tersangka Baru

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan empat tersangka baru dalam kasus korupsi di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) OKU, Sumatera Selatan. Nama-nama itu bukan orang sembarangan. Ada Wakil Ketua DPRD OKU Purwanto, anggota DPRD Robi Vitergo, serta dua pengusaha, Ahmad Thoha alias Anang dan Mendra SB.

Dikutip dari Tempo.co Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menjelaskan bahwa lembaganya sudah menerbitkan surat perintah penyidikan (Sprindik) sejak Oktober 2025. Namun ia menolak mengungkap detail lebih jauh.

“Empat orang tersangka baru dalam pengembangan penyidikan perkara,” jelas Budi saat dikonfirmasi pada Rabu, 29 Oktober 2025.

Jejak OTT dan Modus Lama

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada 15 Maret 2025. Saat itu, tim KPK membekuk delapan orang. Enam di antaranya langsung ditetapkan sebagai tersangka, termasuk mantan Kepala Dinas PUPR Nopriansyah, tiga anggota DPRD, dan dua pengusaha pemberi suap.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

Skemanya klasik: proyek “pokir” DPRD diduga jadi ladang cuan bagi oknum pejabat dan politisi. Program yang seharusnya jadi aspirasi rakyat malah berubah jadi mesin uang gelap.

Penggeledahan dan Bukti yang Menggunung

KPK kemudian menyisir 21 lokasi untuk mencari bukti tambahan mulai dari kantor dinas hingga rumah pribadi. Penggeledahan berlangsung sejak 19 hingga 24 Maret 2025. Dari hasil penyisiran itu, penyidik menemukan tumpukan dokumen kontrak, bukti elektronik, dan voucher penarikan uang.

Semua temuan itu mengarah pada dugaan permainan proyek besar di tahun anggaran 2025. Jejak uang dan kontrak fiktifnya terlalu rapi untuk disebut kebetulan.

Politik, Proyek, dan Rakyat yang Jadi Korban

Kasus korupsi pokir ini bukan cuma soal pejabat rakus. Masalahnya lebih dalam: sistem pengelolaan proyek publik masih memberi ruang bagi politik transaksional. Akibatnya, uang rakyat yang seharusnya memperbaiki jalan dan jembatan justru mengalir ke kantong politisi.

Bagi warga OKU, kisah ini jadi pengingat bahwa pembangunan bukan hanya soal beton dan aspal, tapi juga soal kejujuran pejabat yang mengatur anggarannya. Dan bagi kita semua, ini bukti bahwa korupsi selalu tumbuh subur di tanah kekuasaan. Selama “proyek aspirasi” masih jadi alat tawar politik, cerita semacam ini akan terus berulang. Yang berubah cuma nama pelakunya. @dimas

Tags: OTT KPK

Kamu Melewatkan Ini

Heri Black Diperiksa KPK, Kasus Bea Cukai Masuk Babak Baru

Heri Black Diperiksa KPK, Kasus Bea Cukai Masuk Babak Baru

by Tabooo
Mei 18, 2026

KPK memeriksa Heri Setiyono alias Heri Black sebagai saksi kasus dugaan korupsi Bea Cukai. Pemeriksaan ini membuka lagi babak panjang...

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

Kasus Korupsi Madiun Bikin Bingung? Ini Bedanya OTT, Gratifikasi, Suap, dan CSR

by jeje
Mei 11, 2026

Setiap kali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT), timeline biasanya langsung penuh opini. Banyak orang buru-buru menyebut...

Dari Wali Kota ke Perumda: Seberapa Dalam Lubang Kasus Ini?

Dari Wali Kota ke Perumda: Seberapa Dalam Lubang Kasus Ini?

by eko
Mei 11, 2026

Kasus korupsi di Madiun belum selesai justru mulai membuka lapisan baru.Setelah itu, perhatian publik tak lagi hanya tertuju pada wali...

Next Post
Efek Purbaya dan Fenomena Kejutan Elektabilitas, Dari Menteri Keuangan Jadi Meme Nasional

Purbaya dan Kejutan Elektabilitas: Dari Menteri Keuangan ke Meme Nasional

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id