Kamis, Juli 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Dari Wali Kota ke Perumda: Seberapa Dalam Lubang Kasus Ini?

by eko
Mei 11, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter
Kasus korupsi di Madiun belum selesai justru mulai membuka lapisan baru.
Setelah itu, perhatian publik tak lagi hanya tertuju pada wali kota.
Kini, badan usaha milik daerah ikut masuk pemeriksaan dan pertanyaannya makin besar: ini ujung kasus, atau justru awal dari jaringan yang lebih dalam?

Tabooo.id: Nasional – Kasus dugaan korupsi yang menjerat Wali Kota Madiun nonaktif, Maidi, belum berhenti. Sebaliknya, lingkaran di sekitarnya mulai melebar dan kini mengarah ke Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Komisi Pemberantasan Korupsi (Komisi Pemberantasan Korupsi) memanggil Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Aneka Usaha Kota Madiun, Sutrisno, sebagai saksi. KPK menggelar pemeriksaan di Gedung Merah Putih, Jumat (24/4/2026).

“Pemeriksaan atas nama STO selaku Dirut Perumda Aneka Usaha,” ujar juru bicara KPK, Budi Prasetyo.

Selain itu, KPK juga memanggil seorang pegawai Perumda berinisial ISW. Dengan begitu, penyidik mulai memperluas arah penyelidikan, tidak lagi berhenti di lingkar inti kekuasaan.

OTT yang Jadi Titik Awal

Kasus ini bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) pada 19 Januari 2026. Saat itu, penyidik KPK mengamankan Maidi karena dugaan imbalan proyek dan pengelolaan dana CSR.

Ini Belum Selesai

Haul Ki Ageng Tarub: Perkuat Budaya dan Wisata Religi

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

Keesokan harinya, KPK langsung menetapkan tiga tersangka:

  • Maidi
  • Rochim Ruhdiyanto
  • Thariq Megah

Selanjutnya, KPK membagi kasus ini ke dalam dua klaster: pemerasan terkait proyek dan CSR, serta gratifikasi di lingkungan Pemkot Madiun.

BUMD Masuk Peta

Masuknya Perumda dalam pemeriksaan membuka kemungkinan baru. Artinya, aliran dana dan relasi proyek bisa menjangkau lebih banyak pihak.

BUMD bukan sekadar badan usaha. Di satu sisi, ia melayani publik. Namun di sisi lain, ia menjalankan logika bisnis. Karena itu, batas antara kepentingan publik dan kepentingan proyek sering kali kabur.

Akibatnya, ketika pejabat terseret kasus, entitas seperti ini ikut terseret dalam pemeriksaan. Lalu, publik mulai melihat pola: satu simpul terbuka, simpul lain ikut menyusul.

Dampaknya Buat Kamu

Ini bukan sekadar kasus elite. Lebih dari itu, ini soal uang publik, proyek kota, dan layanan yang seharusnya kembali ke masyarakat.

Ketika korupsi terjadi, dampaknya langsung terasa. Mulai dari pembangunan yang melambat, hingga layanan publik yang menurun. Pada akhirnya, kepercayaan masyarakat ikut terkikis.

Yang Terlihat vs Yang Tersembunyi

Ini bukan sekadar OTT.
Melainkan, pola lama yang terus berulang di mana proyek, kekuasaan, dan kedekatan berjalan di jalur yang sama.

Dan sekarang, jalur itu mulai terlihat satu per satu

Tags: Korupsi MadiunKPKkpk Kota MadiunOTT KPK

Kamu Melewatkan Ini

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

OTT Bupati Pemalang, KPK Kembali Bongkar Korupsi Kepala Daerah

by dimas
Juli 29, 2026

OTT Bupati Pemalang menambah daftar kepala daerah yang terjerat korupsi. KPK kembali membongkar dugaan rasuah di daerah, memicu sorotan terhadap...

Tak Dipakaikan Rompi, Febrie Resmi Jadi Tersangka

Tak Dipakaikan Rompi, Febrie Resmi Jadi Tersangka

by dimas
Juli 26, 2026

Febrie Adriansyah resmi ditetapkan sebagai tersangka dugaan TPPU. Penahanan tanpa rompi merah memicu sorotan publik terhadap konsistensi penegakan hukum. Tabooo.id...

KPK Tahan Bupati Lombok Barat, Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar

OTT KPK: Bupati Lombok Barat Terseret Korupsi Rp9,06 Miliar

by dimas
Juli 21, 2026

KPK menahan Bupati Lombok Barat bersama dua tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan barang, suap, dan gratifikasi. Penyidik menyita barang...

Next Post
Hardiknas 2026 Libur atau Tidak? Cek Status Tanggal 2 Mei

Hardiknas 2026 Libur atau Tidak? Cek Status Tanggal 2 Mei

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id