Tabooo.id: Entertainment – Akhirnya kabar itu datang juga. Pixar resmi merilis trailer ‘Toy Story’ Season 5 pada Kamis, 19 Februari 2026. Sekaligus, studio animasi itu mengumumkan jadwal tayang di bioskop pada 19 Juni 2026. Jadi, tandai kalender dari sekarang.
Tujuh tahun berlalu sejak ‘Toy Story 4’ menyentuh emosi penonton. Kini, Woody dan Buzz kembali. Namun kali ini, mereka tidak sekadar menghadapi krisis identitas. Sebaliknya, mereka berhadapan langsung dengan realitas baru: tablet pintar bernama Lilypad.
Dengan kata lain, musuhnya bukan boneka jahat. Bukan alien. Melainkan layar yang menyala 24 jam.
Mainan vs Gadget: Konflik yang Terasa Dekat
Dalam trailer, Woody yang kini tampil botak dan mengenakan ponco langsung mencari Buzz. Mereka lalu menyusun rencana untuk menarik kembali perhatian Bonnie dari tabletnya. Selain itu, Jessie, Forky, Slinky Dog, Hamm, dan Trixie ikut bergabung. Bahkan, pasukan Buzz Lightyear turun tangan demi menghentikan dominasi teknologi.
Di sisi lain, Pixar tetap menjaga rasa nostalgia lewat jajaran pengisi suara lama. Tom Hanks kembali menghidupkan Woody, sementara Tim Allen tetap memberi energi khas pada Buzz. Joan Cusack, Blake Clark, dan Tony Hale pun kembali meramaikan cerita. Sebagai tambahan, Greta Lee dan Conan O’Brien hadir membawa warna baru.
Tak hanya itu, Andrew Stanton memimpin proyek ini sebagai sutradara sekaligus penulis. Ia menekankan bahwa film ini tidak menempatkan teknologi sebagai penjahat tunggal. Sebaliknya, ia mengajak penonton merenungkan perubahan zaman.
Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Cermin Sosial
Pertanyaannya sederhana, tetapi menohok: apa fungsi mainan ketika anak-anak lebih memilih swipe daripada berimajinasi?
Memang, tablet menawarkan warna cerah dan hiburan instan. Namun, mainan memberi ruang kosong yang bisa diisi imajinasi. Karena itu, konflik di film ini terasa relevan bagi orang tua dan generasi milenial sekaligus.
Selain itu, keputusan Woody di film sebelumnya memilih kebebasan kini terasa simbolis. Dunia terus bergerak. Anak-anak tumbuh bersama teknologi. Maka, mainan harus beradaptasi atau rela tersingkir.
Meski begitu, Pixar tidak menyalahkan gadget. Studio ini justru mengajak kita berdialog. Bagaimana cara kita menyeimbangkan teknologi dan kehadiran nyata? Bagaimana kita memastikan anak-anak tetap merasakan koneksi, bukan sekadar koneksi Wi-Fi?
Juni Nanti, Siap-Siap Mikir
Pada 19 Juni 2026, layar bioskop akan kembali dipenuhi tawa dan mungkin air mata. Namun lebih dari itu, ‘Toy Story’ Season 5 membawa refleksi ringan tentang perhatian dan distraksi.
Akhirnya, film ini bukan cuma soal mainan melawan tablet. Sebaliknya, ini tentang siapa yang benar-benar hadir saat anak-anak tumbuh.
Jadi, setelah menonton trailernya, kamu tim Woody atau tim algoritma?
Atau justru kamu sadar yang perlu berubah bukan mainannya, melainkan cara kita mendampingi? @eko




