Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pixar Resmi Rilis Trailer ‘Toy Story’ Season 5, Tayang Juni

by eko
Mei 8, 2026
in Culture, Film
A A
Home Culture
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Entertainment – Akhirnya kabar itu datang juga. Pixar resmi merilis trailer ‘Toy Story’ Season 5 pada Kamis, 19 Februari 2026. Sekaligus, studio animasi itu mengumumkan jadwal tayang di bioskop pada 19 Juni 2026. Jadi, tandai kalender dari sekarang.

Tujuh tahun berlalu sejak ‘Toy Story 4’ menyentuh emosi penonton. Kini, Woody dan Buzz kembali. Namun kali ini, mereka tidak sekadar menghadapi krisis identitas. Sebaliknya, mereka berhadapan langsung dengan realitas baru: tablet pintar bernama Lilypad.

Dengan kata lain, musuhnya bukan boneka jahat. Bukan alien. Melainkan layar yang menyala 24 jam.

Mainan vs Gadget: Konflik yang Terasa Dekat

Dalam trailer, Woody yang kini tampil botak dan mengenakan ponco langsung mencari Buzz. Mereka lalu menyusun rencana untuk menarik kembali perhatian Bonnie dari tabletnya. Selain itu, Jessie, Forky, Slinky Dog, Hamm, dan Trixie ikut bergabung. Bahkan, pasukan Buzz Lightyear turun tangan demi menghentikan dominasi teknologi.

Di sisi lain, Pixar tetap menjaga rasa nostalgia lewat jajaran pengisi suara lama. Tom Hanks kembali menghidupkan Woody, sementara Tim Allen tetap memberi energi khas pada Buzz. Joan Cusack, Blake Clark, dan Tony Hale pun kembali meramaikan cerita. Sebagai tambahan, Greta Lee dan Conan O’Brien hadir membawa warna baru.

Ini Belum Selesai

Lirik Asli Genjer-Genjer: Lagu yang Dipaksa Memikul Dosa Politik

Film Jangan Buang Ibu: Kesepian di Balik Pengorbanan

Tak hanya itu, Andrew Stanton memimpin proyek ini sebagai sutradara sekaligus penulis. Ia menekankan bahwa film ini tidak menempatkan teknologi sebagai penjahat tunggal. Sebaliknya, ia mengajak penonton merenungkan perubahan zaman.

Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Cermin Sosial

Pertanyaannya sederhana, tetapi menohok: apa fungsi mainan ketika anak-anak lebih memilih swipe daripada berimajinasi?

Memang, tablet menawarkan warna cerah dan hiburan instan. Namun, mainan memberi ruang kosong yang bisa diisi imajinasi. Karena itu, konflik di film ini terasa relevan bagi orang tua dan generasi milenial sekaligus.

Selain itu, keputusan Woody di film sebelumnya memilih kebebasan kini terasa simbolis. Dunia terus bergerak. Anak-anak tumbuh bersama teknologi. Maka, mainan harus beradaptasi atau rela tersingkir.

Meski begitu, Pixar tidak menyalahkan gadget. Studio ini justru mengajak kita berdialog. Bagaimana cara kita menyeimbangkan teknologi dan kehadiran nyata? Bagaimana kita memastikan anak-anak tetap merasakan koneksi, bukan sekadar koneksi Wi-Fi?

Juni Nanti, Siap-Siap Mikir

Pada 19 Juni 2026, layar bioskop akan kembali dipenuhi tawa dan mungkin air mata. Namun lebih dari itu, ‘Toy Story’ Season 5 membawa refleksi ringan tentang perhatian dan distraksi.

Akhirnya, film ini bukan cuma soal mainan melawan tablet. Sebaliknya, ini tentang siapa yang benar-benar hadir saat anak-anak tumbuh.

Jadi, setelah menonton trailernya, kamu tim Woody atau tim algoritma?

Atau justru kamu sadar yang perlu berubah bukan mainannya, melainkan cara kita mendampingi? @eko

Tags: EntertainmentFilm

Kamu Melewatkan Ini

Salridan-gil: Budaya Uji Nyali Baru di Korea

Salridan-gil: Budaya Uji Nyali Baru di Korea

by Naysa
Mei 12, 2026

Salridan-gil memperlihatkan bagaimana rasa takut bisa berubah menjadi budaya uji nyali baru di Korea. Setelah Salmokji: Whispering Water viral, anak...

Kritikus dan Fans Mortal Kombat II Bisa Sebegitu Beda? Film Harus Pintar atau Seru?

Kritikus dan Fans Mortal Kombat II Bisa Sebegitu Beda? Film Harus Pintar atau Seru?

by teguh
Mei 11, 2026

Kalau sebuah film dapat nilai “lumayan” dari kritikus tapi dipuja fans sampai susah move on, siapa yang sebenarnya benar? Pertanyaan...

Mortal Kombat II Dipuji Fans, Dihajar Kritikus: Film Buruk atau Fan yang Jujur?

Mortal Kombat II Dipuji Fans, Dihajar Kritikus: Film Buruk atau Fan yang Jujur?

by teguh
Mei 11, 2026

Kalau satu film seperti Mortal Kombat II bikin kritikus mengeluh tapi fans malah tepuk tangan, siapa yang sebenarnya paling benar...

Next Post
Alex Marquez Menggila di Buriram, Marc Jatuh Bangun Kejar Waktu

Alex Marquez Menggila di Buriram, Marc Jatuh Bangun Kejar Waktu

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id