Kamis, September 17, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Penindakan Scam di Kamboja, 308 WNI Ajukan Pemulangan ke Indonesia

by dimas
Januari 19, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo.id: Global – Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh mencatat lonjakan tajam laporan Warga Negara Indonesia (WNI) yang meminta dipulangkan ke tanah air. Sebanyak 308 WNI mendatangi KBRI secara langsung dan mengajukan fasilitas deportasi setelah keluar dari jaringan penipuan daring atau online scam di Kamboja.

Duta Besar RI untuk Kamboja, Santo Darmosumarto, menjelaskan bahwa gelombang kepulangan itu terjadi dalam waktu singkat. Pemerintah Kamboja saat ini menggencarkan operasi pemberantasan sindikat penipuan daring. Instruksi langsung Perdana Menteri Hun Manet memaksa banyak jaringan scam membubarkan diri dan meninggalkan para pekerjanya tanpa kejelasan status.

“Dalam dua hari terakhir, 308 WNI datang langsung ke KBRI setelah keluar dari sindikat penipuan daring,” ujar Santo, dikutip dari Antara, Senin (19/1/2026).

Penindakan Aparat Picu Ledakan Laporan

Sepanjang Januari 2026, KBRI Phnom Penh menerima laporan dari sedikitnya 375 WNI yang keluar dari jaringan scam. Sebanyak 243 orang datang hanya dalam dua hari, yaitu pada 16-17 Januari. Sehari setelahnya, 65 WNI kembali melapor dengan latar belakang serupa.

Lonjakan ini menunjukkan pola berulang. Penindakan aparat memang menekan kejahatan, tetapi sekaligus membuka persoalan baru bagi pekerja migran yang terlanjur terjebak di dalamnya.

Ini Belum Selesai

Warung Mi dan Babi Sukoharjo Dibakar, 12 Saksi Diperiksa Polisi

TPNPB Klaim Tembak Sopir di Wamena-Nduga: Jalur Publik Jadi Zona Ancaman

Kondisi Aman, Administrasi Bermasalah

Santo menyatakan sebagian besar WNI berada dalam kondisi aman dan sehat. Namun, hampir seluruhnya menghadapi persoalan administratif. Beberapa masih memegang paspor, sementara yang lain kehilangan dokumen karena disita sindikat. Sebagian WNI juga tercatat berstatus overstay, meski ada yang masih memiliki izin tinggal aktif.

“Masalahnya beragam. Ada yang ingin segera pulang, tetapi ada juga yang masih mencoba mencari pekerjaan lain di Kamboja,” tambahnya.

Pilihan terakhir ini menjadi perhatian serius. Risiko eksploitasi dan jeratan kejahatan lintas negara masih sangat tinggi.

Pemulangan Dipercepat, WNI Diimbau Waspada

KBRI Phnom Penh memastikan penanganan ratusan WNI tersebut mengikuti prosedur standar yang selama ini berlaku. Perwakilan RI terus memperkuat koordinasi dengan otoritas Kamboja dan pemerintah Indonesia guna mempercepat proses pemulangan.

Meski begitu, KBRI tetap mengarahkan para WNI untuk pulang ke Indonesia secara mandiri. Santo juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur tawaran kerja bergaji tinggi dengan syarat minim pengalaman, terlebih jika bersinggungan dengan aktivitas ilegal.

Kasus ini kembali memperlihatkan ironi lama. Janji kerja lintas negara kerap berubah menjadi jebakan. Saat sindikat runtuh, para pekerja justru menanggung dampaknya sendirian, di negeri orang. @dimas

Tags: DigitalkambojaKeamanan NegaraKejahatanmigranOnlinepekerjaPerlindunganScam

Kamu Melewatkan Ini

Buku Masih Dicari, Pasar Sriwedari Mulai Ditinggal

Buku Masih Dicari, Pasar Sriwedari Mulai Ditinggal

by eko
Agustus 18, 2026

Pasar Buku Sriwedari Solo masih mencatat kenaikan penjualan saat tahun ajaran baru. Namun, pembeli kini lebih banyak bertransaksi secara online...

Imigrasi Bendung 8.287 WNI, Mafia TPPO Masih Berkeliaran

Imigrasi Bendung 8.287 WNI, Mafia TPPO Masih Berkeliaran

by dimas
Agustus 4, 2026

Imigrasi menggagalkan keberangkatan 8.287 WNI yang diduga berisiko menjadi korban TPPO. Namun, sindikat perdagangan orang masih terus merekrut korban dengan...

Timnas Indonesia Hadapi Kamboja Malam Ini, Tiga Poin Jadi Harga Mati

Timnas Indonesia Hadapi Kamboja Malam Ini, Tiga Poin Jadi Harga Mati

by teguh
Juli 27, 2026

Timnas Indonesia menghadapi laga yang tidak boleh gagal. Senin (27/07/2026) pukul 20.30 WIB, skuad Garuda akan menjamu Kamboja pada laga...

Next Post
Brimob Polda Aceh: Majelis KKEP Pecat Bripda Rio dengan Sanksi PTDH

Brimob Polda Aceh: Majelis KKEP Pecat Bripda Rio dengan Sanksi PTDH

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id