Tabooo.id: Nasional – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum menghentikan langkahnya di Kota Madiun. Pada Kamis (9/4/2026), penyidik langsung menyasar rumah seorang pengusaha yang diduga terhubung dengan kasus Wali Kota nonaktif Madiun, Maidi.
Kenapa ini penting? Karena arah kasus mulai mengarah ke jaringan rekanan, bukan lagi sekadar pejabat. Artinya, peluang munculnya tersangka baru semakin terbuka.
Rumah Faizal Pink Jadi Target
Kali ini, KPK menggeledah rumah Faizal Rachman di Perumahan Madiun Regency, Demangan. Publik mengenalnya sebagai Faizal Pink, pemilik Matahari Pink Inspiration (MPI) Printing.
Faizal masuk dalam radar penyidik sebagai rekanan yang diduga memiliki kaitan dengan Maidi.
Sejak pagi, situasi di lokasi langsung berubah. Empat mobil Toyota Innova terparkir di depan rumah. Petugas KPK pun langsung masuk dan memulai penggeledahan.
Sejumlah anggota kepolisian berjaga ketat di sekitar lokasi. Mereka membatasi akses dan mengendalikan situasi agar tetap tertutup dari publik.
Proses Masih Berjalan
Hingga berita ini tayang, KPK masih menjalankan proses penggeledahan. Penyidik belum menyampaikan keterangan resmi terkait barang bukti yang mereka temukan.
Namun, pola penanganan kasus ini mulai terlihat jelas. KPK tidak hanya membidik pejabat, tetapi juga memburu pihak swasta yang diduga ikut menikmati aliran dana.
Potensi Tersangka Baru Menguat
Sebelumnya, KPK lebih dulu menggeledah sejumlah rumah pejabat dan rekanan lain di Madiun. Semua titik itu mengarah pada satu pola yang sama.
Kasus ini berkaitan dengan dugaan suap, pemerasan, hingga penyalahgunaan dana CSR. Dalam prosesnya, KPK sudah mengamankan uang ratusan juta rupiah sebagai barang bukti.
Dengan pengembangan yang terus berjalan, peluang penambahan tersangka kini semakin nyata.
Jaringan Kekuasaan Mulai Terbuka?
Masalahnya bukan lagi soal siapa yang terlibat. Pertanyaannya, seberapa luas jaringan ini bekerja?
Apakah ini hanya relasi bisnis biasa? Atau justru ada pola sistematis antara kekuasaan dan proyek?
KPK sedang membongkar itu perlahan, tapi pasti.
Lalu, saat lingkaran ini benar-benar terbuka, siapa lagi yang akan ikut terseret? @esp







