Rabu, Mei 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

“Jangan Buang Ibu”: Kisah Haru atau Cermin Realita yang Kita Hindari?

by jeje
Mei 8, 2026
in Culture, Film
A A
Home Culture Film
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Film – Ada fase dalam hidup yang jarang kita pikirkan.
Kita sibuk tumbuh. Kita mengejar banyak hal. Lalu, tanpa sadar, orang tua mulai menua.

Film Jangan Buang Ibu tidak menawarkan cerita baru. Namun justru di situ letak kekuatannya. Cerita ini terasa familiar. Terlalu dekat. Bahkan, mungkin terlalu nyata.

Cerita yang Tidak Asing, Tapi Tetap Menyakitkan

Ristiana menjalani hidup sebagai ibu tunggal. Ia bekerja, berkorban, dan membesarkan anak-anaknya dengan segala keterbatasan.

Lalu waktu bergerak. Anak-anaknya tumbuh. Mereka punya hidup sendiri. Mereka punya dunia sendiri.

Namun, di titik itu, Ristiana justru kehilangan tempatnya.

Ini Belum Selesai

Pesta Babi Papua: Saat Kehormatan, Alam, dan Identitas Bertemu

Mobil Baru Aman? Kenapa Banyak Kendaraan Gagal Uji Tipe?

Ia tidak lagi menjadi pusat. Ia berubah menjadi beban.
Akhirnya, anaknya membawa ia ke panti jompo.

Bukan karena benci. Tapi karena “keadaan”.

Dan di situlah cerita ini terasa menampar.

Ironi yang Kita Anggap Biasa

Kita sering bicara soal cinta keluarga. Kita bilang keluarga itu segalanya.

Tapi di sisi lain, kita juga melihat banyak orang tua hidup sendirian.
Kita melihat panti jompo penuh.
Kita mendengar cerita yang sama, berulang.

Lucunya, kita tidak lagi kaget.

Padahal, seharusnya kita bertanya: kapan ini jadi normal?

Antara Sibuk dan Lupa

Hidup modern memberi banyak pilihan. Kita bisa mengejar karier, mimpi, dan kebebasan.

Namun di saat yang sama, kita mulai kehilangan waktu untuk hal yang paling dekat.

Kita tidak berniat meninggalkan. Tapi kita menunda.
Kita tidak lupa. Tapi kita mengabaikan.

Pelan-pelan, jarak itu terbentuk.

Dan sering kali, kita baru sadar ketika semuanya sudah terlambat.

Film Ini Bukan Sekadar Drama

Film ini tidak hanya ingin membuat kamu menangis. Ia ingin membuat kamu berpikir.

Tentang relasi, tanggung jawab dan rasa bersalah yang sering datang belakangan.

Selain itu, kekuatan film ini tidak hanya di cerita. Deretan pemainnya menghidupkan emosi itu dengan natural.

Namun pada akhirnya, yang paling kuat tetap satu hal: realitanya.

Refleksi: Kita Pulang, Atau Hanya Ingat?

Setiap orang pasti punya rumah.
Tapi tidak semua orang benar-benar pulang.

Film ini seperti pertanyaan yang pelan, tapi mengganggu:

Saat orang tua kita menua nanti, kita akan ada?
Atau kita hanya akan datang sesekali?

Karena pada akhirnya, bukan soal siapa yang salah.
Tapi soal siapa yang memilih untuk tetap tinggal. @jeje

Tags: filmindonesiagenerasimudarefleksihiduptabooo

Kamu Melewatkan Ini

Wartonagoro: Tabooology Bukan untuk Menyenangkan Siapapun

Wartonagoro: Tabooology Bukan untuk Menyenangkan Siapapun

by Tabooo
Mei 18, 2026

Menurut Wartonagoro, manusia modern bukan kekurangan informasi, tetapi kehilangan keberanian untuk berpikir jujur tanpa takut penilaian sosial.

Kartun Anak yang Diam-diam Bicara Soal Gangguan Mental

Lucu di Layar, Lelah di Dalam : Sisi Gelap Kartun Spongebob

by jeje
April 18, 2026

Tabooo.id: Deep - Lampu televisi menyala. Tawa anak-anak pecah.Di layar, spons kuning itu berlari tanpa lelah, tertawa tanpa jeda, dan...

Perfilman Indonesia Tanpa Data: Kreativitas atau Kebutaan Sistem?

Perfilman Indonesia Tanpa Data: Kreativitas atau Kebutaan Sistem?

by jeje
April 12, 2026

Tabooo.id: Deep - Industri film Indonesia hidup di era data. Namun, kita masih bergerak tanpa peta yang jelas. Kita melihat...

Next Post
Ini Bukan Sekadar Update Free Fire, Ini Cara Meta Baru Dipaksa Lahir

Ini Bukan Sekadar Update Free Fire, Ini Cara Meta Baru Dipaksa Lahir

Pilihan Tabooo

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Sebelum Menyalahkan Negara, Pernahkah Kita Berkaca?

Mei 24, 2026

Realita Hari Ini

Kasus Pelecehan, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditangkap

Kasus Pelecehan, Pimpinan Ponpes di Lombok Timur Ditangkap

Februari 21, 2026

Mendagri Tegaskan Wakil Kepala Daerah Ikut Hadir di Rakornas 2026

Februari 2, 2026

MBG Bukan Makan Bergizi Gratis, Ini Versi “Mantap Banget Gila”

April 9, 2026

Ribuan Pemudik Padati Terminal Tirtonadi Solo, Lonjakan Penumpang Capai 50 Persen

Maret 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id