Rabu, Juni 10, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pemerintah Tetapkan Awal Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026

by dimas
Februari 17, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah melalui Kementerian Agama menetapkan awal Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengumumkan keputusan itu dalam konferensi pers sekitar pukul 19.30 WIB. Acara berlangsung di kawasan Hotel Borobudur Jakarta, Selasa (17/2/2026) malam.

Pemerintah mengambil keputusan itu setelah sidang isbat memeriksa laporan pemantauan hilal dari seluruh Indonesia. Tim rukyat mengirimkan data dari berbagai titik pengamatan pada sore hari.

Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan, data astronomi menunjukkan posisi hilal belum memenuhi kriteria.

“Berdasarkan hasil hisab dan laporan rukyat, posisi hilal masih minus 2 derajat dan berada di bawah ufuk. Sudut elongasi juga sangat rendah, antara 0 derajat 56 menit 23 detik hingga 1 derajat 53 menit 36 detik. Secara hisab, data hilal hari ini tidak memenuhi kriteria dan tidak ada laporan hilal terlihat,” ujar Nasaruddin Umar di Jakarta, Selasa, (17/2/2026) malam.

Nararudin menambahkan, dalam sidang isbat menetapkan awal Ramadan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Ini Belum Selesai

DPR Sahkan RUU Polri, Pengawasan dan Netralitas Jadi Taruhan

Chatib Basri Dipanggil ke Istana, Apakah Purbaya Akan Diganti?

“Berdasarkan hasil hisab dan tidak adanya hilal terlihat, menetapkan 1 Ramadan 1447 Hijriah jatuh pada hari Kamis, 19 Februari 2026.” tambahnya.

Hadir Ketua Komisi VIII DPR, Wamenag, dan Ketua MUI

Sejumlah tokoh menghadiri konferensi pers tersebut. Mereka antara lain Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, Wakil Menteri Agama Romo R. Muhammad Syafi’i, dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, Anwar Iskandar.

Kehadiran mereka menunjukkan kerja sama antara pemerintah, DPR, dan ulama. Mereka bersama-sama membahas dan menyepakati awal Ramadan.

Sebelumnya, Kementerian Agama menggelar sidang isbat di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta. Para ahli memaparkan posisi hilal berdasarkan data astronomi. Petugas rukyat juga menyampaikan laporan langsung dari lapangan.

Hilal Masih di Bawah Ufuk

Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa posisi hilal belum memenuhi syarat. Hilal masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam.

Karena itu, pemerintah menggenapkan bulan Syaban menjadi 30 hari. Keputusan ini memastikan umat Islam mulai puasa pada Kamis, 19 Februari 2026.

Keputusan tersebut menjadi pedoman resmi bagi umat Islam di Indonesia.

Ramadan Jadi Momentum Persatuan

Menteri Agama berharap Ramadan membawa dampak positif bagi bangsa.

“Semoga dengan datangnya bulan Ramadan ini menjadi titik persatuan dan kesatuan kita sebagai bangsa Indonesia,” pungkasnya.

Umat Islam akan memulai salat tarawih pada Rabu malam 18 Februari 2026. Mereka kemudian menjalankan puasa pertama pada Kamis 19 Februari 2026.

Pemerintah mengajak masyarakat menyambut Ramadan dengan baik. Umat diharapkan memperbanyak ibadah dan memperkuat kepedulian sosial. Ramadan juga diharapkan mempererat persatuan bangsa. @dimas

Tags: 1447 H2026Breaking NewsHilalIslamKementerian AgamaNasaruddin UmarNasionalPuasaRamadanSidang Isbat

Kamu Melewatkan Ini

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

Birokrasi atau Balas Jasa Politik? Tito Bongkar Praktik Titipan Honorer di Daerah

by teguh
Juni 9, 2026

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian membuka kembali perdebatan lama tentang hubungan politik dan birokrasi daerah. Dalam rapat bersama Komisi II...

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

Buku yang Menulis Indonesia Sebelum Indonesia Lahir

by jeje
Juni 2, 2026

Bagaimana mungkin seseorang menulis tentang Indonesia sebelum Indonesia benar-benar ada? Pertanyaan itu muncul ketika membaca Naar de Republiek Indonesia, karya Tan...

Komunisme, Islam, dan Luka Madiun

Komunisme, Islam, dan Luka Madiun

by Tabooo
Mei 31, 2026

Komunisme, Islam, dan Luka Madiun bukan hanya cerita tentang Musso, Soekarno, Hatta, atau elite politik yang berebut arah revolusi. Tragedi...

Next Post
Jelang Ramadhan, Harga Mulai Naik: Khofifah Genjot Suplai Telur dan MinyaKita

Jelang Ramadhan, Harga Mulai Naik: Khofifah Genjot Suplai Telur dan MinyaKita

Madilog Series

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026
Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Pemberontakan Tidak Selalu Berhenti Sebagai Pemberontakan – Madilog Series #2.5

Mei 27, 2026

Marx Series

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026

Komoditas: Cara Pasar Menyembunyikan Kerja Manusia – Marx Series #1.1

Mei 17, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id