Sabtu, Juni 27, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pemerintah Gelontorkan Rp55 Triliun untuk THR 2026

by dimas
Maret 1, 2026
in Nasional, Reality
A A
Home Reality Nasional
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Nasional – Pemerintah memastikan pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) dan gaji ke-13 tahun 2026 bagi Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI, Polri, hingga pensiunan. Kementerian Keuangan mengalokasikan anggaran besar untuk menjaga daya beli aparatur negara di tengah tekanan ekonomi global yang belum sepenuhnya stabil.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah menyiapkan sekitar Rp55 triliun untuk THR 2026. Ia menargetkan pencairan dimulai pada pekan pertama Ramadan, yang diperkirakan jatuh sekitar 6-15 Maret 2026.

“Pencairan minggu pertama puasa,” ujar Purbaya, Jumat (20/2/2026).

Langkah percepatan ini memberi ruang bagi jutaan pegawai untuk menyiapkan kebutuhan menjelang Idulfitri yang diproyeksikan jatuh pada 20–21 Maret 2026. Pemerintah menargetkan seluruh pembayaran tuntas setidaknya 10 hari sebelum hari raya.

Siapa yang Menerima dan Apa Saja Komponennya?

Pemerintah memasukkan PNS, PPPK, pejabat negara, prajurit TNI, anggota Polri, serta pensiunan sebagai penerima manfaat. Untuk ASN pusat, pemerintah tetap membayarkan tunjangan kinerja secara penuh. Sementara itu, ASN daerah menerima tambahan sesuai kemampuan fiskal masing-masing wilayah.

Ini Belum Selesai

TABOOO Corner Hadir di Winongo, Buka Ruang Membaca Realitas

Spektra Carnival 2026: Saat Madiun Menyalakan Identitasnya

Komponen THR mencakup gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan, tunjangan jabatan atau tunjangan umum, serta tunjangan kinerja atau tambahan penghasilan pegawai. Pensiunan menerima pensiun pokok dan tunjangan terkait melalui PT Taspen atau PT Asabri.

Besaran THR berbeda di setiap golongan. Berdasarkan pola sebelumnya, ASN golongan I berpotensi menerima sekitar Rp2,2 juta hingga Rp2,8 juta. Golongan II bisa memperoleh Rp3 juta hingga Rp4 juta. Golongan III berkisar Rp3,8 juta sampai Rp5,4 juta, sedangkan golongan IV dapat mencapai Rp5,8 juta hingga Rp7,8 juta. Angka final tetap menunggu regulasi resmi.

Gaji ke-13 Cair Saat Tahun Ajaran Baru

Selain THR, pemerintah juga menyiapkan gaji ke-13 yang biasanya cair pada Juni atau Juli. Skema ini mengikuti pola tahun sebelumnya dan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2025.

Gaji ke-13 bertujuan membantu kebutuhan pendidikan anak menjelang tahun ajaran baru. Pemerintah memasukkan komponen yang sama seperti gaji reguler, termasuk tunjangan yang melekat pada jabatan dan masa kerja.

Hingga kini, pemerintah belum mengumumkan tanggal pasti pencairan. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan segera menandatangani aturan teknis sebagai dasar hukum pencairan agar setiap kementerian dan pemerintah daerah dapat memproses pembayaran.

Dampak Ekonomi: Stimulus Konsumsi Domestik

Suntikan dana puluhan triliun rupiah ini berpotensi menggerakkan konsumsi rumah tangga pada kuartal I dan II 2026. Sektor ritel, transportasi, kuliner, hingga pariwisata biasanya menikmati lonjakan permintaan saat THR cair.

Di sisi lain, pemerintah harus menjaga inflasi agar tidak melonjak akibat lonjakan belanja musiman. Kenaikan harga bahan pokok dan tarif transportasi kerap menjadi tantangan setiap Ramadan dan Idulfitri.

Yang paling terdampak positif tentu ASN, TNI, Polri, dan pensiunan yang mengandalkan tambahan pendapatan ini untuk kebutuhan lebaran dan biaya pendidikan. Namun pelaku usaha kecil dan menengah juga ikut merasakan efek rambatan ketika daya beli meningkat.

Di tengah perlambatan global dan tekanan harga energi, belanja aparatur negara masih menjadi salah satu mesin penggerak ekonomi domestik. Pertanyaannya, apakah dana ini akan benar-benar mendorong konsumsi produktif, atau kembali habis untuk belanja sesaat yang tak meninggalkan jejak pertumbuhan jangka panjang? @dimas

Tags: 2026APBNASNBelanjaDaya BeliEkonomi IndonesiaFiskalGajiInflasiKebijakanKementerian KeuanganNasionalPensiunanPNSPolriRamadhanStimulusTNI

Kamu Melewatkan Ini

Orang Kaya Menikmati Separuh Subsidi BBM, Siapa Sebenarnya Dibantu Negara?

Orang Kaya Menikmati Separuh Subsidi BBM, Siapa Sebenarnya Dibantu Negara?

by teguh
Juni 13, 2026

Bagi banyak orang, subsidi BBM terlihat sebagai bentuk kehadiran negara. Selama harga bahan bakar tetap terjangkau, masyarakat merasa pemerintah masih...

Bank Dunia: Orang Kaya Nikmati Mayoritas Subsidi BBM

Bank Dunia: Orang Kaya Nikmati Mayoritas Subsidi BBM

by teguh
Juni 13, 2026

Pemerintah selama bertahun-tahun mengandalkan subsidi bahan bakar minyak (BBM) untuk menjaga daya beli masyarakat. Namun, temuan terbaru Bank Dunia menunjukkan...

Investor Sudah Datang, Tapi Mesin Negara Masih Pemanasan?

Investor Sudah Datang, Tapi Mesin Negara Masih Pemanasan?

by teguh
Juni 12, 2026

"Rakyat tidak membutuhkan narasi kemenangan. Rakyat membutuhkan bukti bahwa negara bekerja." Pernyataan pengamat politik Rocky Gerung itu mungkin terdengar sederhana....

Next Post
Gibran Bagi Angpau ke Barongsai Cilik di Harmoni Imlek Nusantara 2026

Gibran Bagi Angpau ke Barongsai Cilik di Harmoni Imlek Nusantara 2026

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id