• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
Sabtu, Maret 21, 2026
  • Login
No Result
View All Result
tabooo.id
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Tabooo
  • News
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Life
  • Talk
  • Vibes
No Result
View All Result
tabooo.id
No Result
View All Result
Home Edge

Pembekuan atau Perbaikan? Drama Bea Cukai Berlanjut

Desember 3, 2025
in Edge
A A
Pembekuan atau Perbaikan? Drama Bea Cukai Berlanjut

Djaka Budhi Utama sebut ancaman pembekuan Bea Cukai bentuk koreksi perbaiki kultur kerja. (Foto: CNN Indonesia/Sakti Darma Abhiyoso)

Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Edge – Bayangin ini: kamu lagi antre di bandara, tasmu dibuka, dicek. Semua normal, sampai muncul notifikasi absurd “Pegawai Bea Cukai sedang dibekukan. Silakan tunggu 4 tahun sambil menunggu AI menyelesaikan urusan.”
Ya, kamu nggak salah baca. Drama Bea Cukai lagi panas, dari ancaman pembekuan sampai janji manis “AI bakal bantu cegah pungli.” Serius, ini rasanya kayak reality show, tapi episodenya nyasar ke feed medsos kamu tiap hari. Kadang bikin kita pengen skip, tapi juga nggak bisa berhenti mantengin plot twist-nya.

DJBC Siap Berbenah, Tapi Jangan Panik Dulu

Direktur Jenderal Bea Cukai, Djaka Budhi Utama, angkat bicara. Menurutnya, ancaman Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa soal pembekuan Bea Cukai bukan horor, tapi lebih mirip “koreksi lembut.” Djaka janji mulai dari kultur kerja hingga pelayanan masyarakat bakal diperbaiki, termasuk penggunaan AI untuk mengawasi praktik underinvoicing.

Ia menekankan, langkah-langkah ini untuk menghapus image negatif Bea Cukai yang selama ini seperti teman nongkrong di timeline publik selalu ada, susah dihapus. “Yang masih bandel, kita selesaikan, itu saja,” katanya. Sementara masyarakat diminta dukungan supaya proses perbaikan berjalan lancar.

Ancaman Pembekuan Masih Mengintai

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sudah meminta izin Presiden Prabowo Subianto untuk memperbaiki Bea Cukai selama setahun ke depan. Tapi jangan senyum dulu ancaman pembekuan masih menggantung seperti notifikasi yang nggak bisa di-swipe.

“Kalau gagal, 16 ribu pegawai dirumahkan,” tegasnya.

Sejarah pun mengingatkan, era Soeharto pada 1985, Bea Cukai pernah dibekukan selama 4 tahun dan digantikan perusahaan Swiss, Suisse Generale Surveillance (SGS). Bayangin 16 ribu orang tiba-tiba bye-bye sementara urusan impor-ekspor dicek oleh pihak luar. Drama ini seakan bilang, “Jangan remehkan urusan Bea Cukai, guys.”

RelatedPosts

OTT Episode 9: Serial Korupsi yang Sepertinya Tidak Pernah Tamat

TNI Siaga 1, Publik Bertanya: Ancaman Nyata atau Mode Waspada?

Sinetron Publik dengan Plot Twist Setiap Hari

Jadi begini, teman-teman. Bea Cukai itu kayak sinetron tiap episode ada plot twist, tiap karakter janji-janji tapi bikin kita side-eye. Pegawai pintar, AI siap memantau, tapi image sarang pungli tetap setia nongkrong di feed publik.

Masyarakat cuma bisa bilang “Oke, good luck guys, semoga AI nggak ikut-ikutan pungli juga ya.” Ancaman pembekuan terdengar dramatis, tapi sebenarnya mirip reminder kalender digital “ingat, kalau gak beres, bye-bye 16 ribu orang.” Dan yang menonton? Kita semua. Gratis, tanpa iklan.

AI Bisa, Publik Ikut Nonton

Di dunia nyata, Bea Cukai bisa dibekukan. Di media sosial? Drama ini bisa trending mingguan. Kalau sejarah jadi guru, kita cuma bisa ngelus dada dan bertanya: “Kalau AI ini gagal, siapa yang ngecek AI-nya?” Ironi publik, guys. Tapi tenang, setidaknya kita dapat meme baru tiap minggu, gratis, dan bisa dishare ke grup WA keluarga. @dimas

Tags: AIBea CukaiDrama PublikPembekuanPemerintah IndonesiaPerbaikan PegawaiPungliTimeline Viral
Next Post
Hoaks AI: Hotman Paris “Promosi Judi” yang Tak Pernah Ada

Hoaks AI: Hotman Paris “Promosi Judi” yang Tak Pernah Ada

Recommended

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

Check Fakta: Supermoon Bikin Gempa?

5 bulan ago
Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

Surabaya Siaga Bantu Korban Banjir dan Longsor Sumatera

4 bulan ago

Popular News

  • Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    Malam Takbiran: Antara Euforia Perayaan dan Sunyi Refleksi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Kuta Saat Senja: Ketika Malam Mulai Dibuka untuk Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Lebaran Beda Hari, Antara Ilmu, Ego, dan Toleransi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7.039 Pemudik Gratis Tiba di Tirtonadi, Mayoritas dari DKI Jakarta

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prabowo Sebut Penyiraman Aktivis KontraS Terorisme, Harus Usut Dalangnya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy
  • Sitemap
PT Tabooo Network Indonesia

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • News
  • Entertainment
  • Lifestyle
  • Life
  • Check
  • Deep
  • Edge
  • Talk
  • Vibes

© 2025 Tabooo.id - Bicara Tabu, Itu Tabooo! @TaboooNetwork.