Selasa, Oktober 20, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Pembacokan di Solo dan Luka Sosial yang Lebih Dalam

by jeje
April 8, 2026
in Regional
A A
Home Reality Regional
Share on Facebook
Share on Twitter

Tabooo: Regional – Video berdurasi 30 detik itu langsung menyebar luas. Dalam rekaman tersebut, dua pria saling menyerang sambil membawa parang. Mereka tidak menjaga jarak. Mereka juga tidak ragu.

Kejadian itu berlangsung di kawasan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, Selasa (7/4/2026). Awalnya, kedua pria terlihat saling mendekat. Namun, situasi cepat berubah menjadi brutal.

Salah satu pria yang mengenakan kaus putih-hitam akhirnya tersungkur. Setelah itu, pria berpakaian hitam dengan penutup kepala terus membacoknya tanpa jeda.

Akibatnya, korban tidak mampu melawan.

Sementara itu, warga yang berada di sekitar lokasi langsung panik. Sebagian warga berusaha melerai. Di sisi lain, beberapa orang langsung memberikan pertolongan kepada korban.

Ini Belum Selesai

Disdikpora DIY Imbau Siswa Tak Ikut Demo, UMY Izinkan Mahasiswa Turun ke Jalan

Terduga Pembakar Warung Mi Babi Ditangkap, Motif Masih Misteri

Polisi Langsung Bergerak

Setelah kejadian itu viral, pihak kepolisian segera turun tangan. Kasat Reskrim Polresta Solo, AKP Derry Eko Setiawan, memastikan timnya sudah bergerak cepat.

“Kami telah menerima laporan dan saat ini sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut,” ujarnya, mewakili Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono.

Selain itu, polisi juga langsung mendatangi lokasi kejadian. Mereka mengumpulkan data, memeriksa saksi, dan menyusun kronologi.

Namun hingga kini, pelaku masih belum tertangkap.

Di sisi lain, korban berinisial U kini menjalani perawatan medis akibat luka bacok.

Motif: Persoalan Pribadi yang Meledak

Polisi menduga konflik ini berawal dari persoalan pribadi. Meski begitu, penyelidikan masih berlangsung.

“Motif awal diduga karena persoalan pribadi, namun masih kami dalami,” kata AKP Derry.

Namun, di titik ini muncul pertanyaan penting.
Kalau masalahnya personal, kenapa harus diselesaikan dengan kekerasan di ruang publik?

Bukan Sekadar Dua Orang Bertikai

Sekilas, ini terlihat seperti konflik biasa. Tapi sebenarnya, dampaknya jauh lebih luas.

Pertama, kejadian ini langsung menciptakan kepanikan warga.
Kedua, video viral mempercepat penyebaran rasa takut.
Dan yang paling penting, kejadian seperti ini perlahan membentuk pola.

Artinya, kekerasan mulai terlihat sebagai “opsi”.

Dampaknya Buat Kamu

Mungkin kamu tidak berada di lokasi. Namun, kejadian ini tetap relevan.

Karena ruang publik adalah milik bersama. Ketika kekerasan bisa terjadi di siang hari, rasa aman ikut runtuh.

Selain itu, kasus seperti ini juga menunjukkan satu hal: konflik kecil bisa berubah menjadi tragedi besar jika tidak dikendalikan.

Imbauan Polisi dan Pertanyaan Terakhir

Polisi meminta masyarakat tetap tenang dan tidak terpancing emosi.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan menyerahkan penanganan kepada aparat,” ujar AKP Derry.

Saat ini, polisi masih memburu pelaku. Proses hukum pun terus berjalan.

Namun, pertanyaan besarnya tetap sama:
kalau konflik pribadi saja bisa berujung parang, seberapa aman ruang publik kita hari ini? @jeje

Tags: KriminalNasionalPolisiSoloTaboooid

Kamu Melewatkan Ini

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

Dua Tahun Prabowo–Gibran, 9.505 Personel Disiagakan: Hak Aspirasi Tetap Prioritas?

by teguh
Oktober 20, 2026

Polda Metro Jaya bersama TNI menyiapkan ribuan personel untuk mengawal demonstrasi peringatan dua Tahun Prabowo-Gibran dan aktivitas publik di Jakarta....

Terduga Pembakar Warung Mi Babi Ditangkap, Motif Masih Misteri

Terduga Pembakar Warung Mi Babi Ditangkap, Motif Masih Misteri

by eko
Oktober 20, 2026

Pembakaran warung mi babi Sukoharjo memasuki babak baru setelah polisi menangkap AS. Penyidik masih mendalami motif dan kemungkinan pelaku lain....

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

Museum ke Hotel: Budaya Solo atau Pajangan Wisata?

by teguh
Oktober 13, 2026

Museum tak harus menunggu pengunjung datang. Kali ini, koleksi sejarah dan budaya Solo yang biasanya tersimpan di gedung museum justru...

Next Post
Bendera Setengah Tiang di Beirut, Dunia Menunduk untuk Tiga Prajurit TNI

Peluru Tank Israel Tewaskan Prajurit TNI: Salah Sasaran atau Kesengajaan?

Madilog Series

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Logika vs Emosi: Siapa yang Sebenarnya Mengendalikan Kamu? – Madilog Series #3.5

Agustus 24, 2026
Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026

Marx Series

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Mesin dan Industri Modern: Teknologi Membebaskan atau Membuat Pekerja Makin Mudah Diganti?

Agustus 25, 2026

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id