Selasa, Juni 30, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Patrick Kluivert Out! Akhir Drama di Bangku Panas Timnas Indonesia

by dimas
Oktober 16, 2025
in Reality, Sports
A A
Home Reality
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sport – Sorak kecewa, bukan gol yang terdengar. Stadion seakan jadi ruang sunyi penuh tanda tanya bukan karena peluit panjang, tapi karena keputusan besar, Patrick Kluivert resmi berpisah dengan Timnas Indonesia.

Kisahnya tak berakhir di lapangan. Setelah rentetan hasil pahit di Kualifikasi Piala Dunia 2026, termasuk kekalahan dari Arab Saudi dan Irak, tekanan publik mencapai puncak. Seruan “ganti pelatih!” menggema di jagat maya, dan kini, gema itu jadi kenyataan.

Kamis (16/10/2025),PSSI mengumumkan pemutusan kerja sama dengan Kluivert dan timnya. “Setelah melalui diskusi terbuka dan saling menghormati, kedua pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini,” tulis PSSI dalam rilis resminya.

Bahasa diplomatis dari keputusan yang sejatinya pahit mutual termination yang berbau “pemecatan halus.”

Padahal, Kluivert datang ke Indonesia dengan harapan tinggi dan kontrak panjang dua tahun penuh rencana besar. Ia membawa aura Eropa, strategi cepat, dan keyakinan bahwa Indonesia bisa bersaing di panggung dunia. Tapi mimpi itu kandas lebih cepat dari yang diprediksi.

Ini Belum Selesai

Danantara Libatkan KPK Sebelum Hilirisasi Dimulai, Tata Kelola Jadi Sorotan

Beras Sulit Laku, Mentan Bicara Produksi Melimpah, Pedagang Soroti Daya Beli

Bagi banyak pendukung Garuda, hasil ini bukan sekadar soal kalah atau menang. Ini tentang emosi yang tersangkut di jantung bangsa, tentang kebanggaan yang lagi-lagi diuji oleh kenyataan.

Di ruang konferensi pers terakhirnya, Kluivert dikabarkan tetap tenang. “Saya mencintai semangat pemain Indonesia. Mereka punya energi luar biasa. Tapi, kadang sepak bola memang keras,” ucapnya singkat, menatap kamera seolah tahu ini bukan perpisahan yang manis.

Kini, PSSI menyebut langkah ini sebagai bagian dari “evaluasi menyeluruh terhadap pembinaan sepak bola nasional.” Kalimat yang mungkin akan membuka bab baru — atau sekadar mengganti nama di kursi pelatih, seperti déjà vu yang berulang di dunia sepak bola kita.

Karena pada akhirnya, bukan sekadar skor yang mencatat sejarah, tapi drama dan luka di baliknya.
Kluivert datang membawa nama besar, dan pulang membawa pelajaran, bahwa di Indonesia, sepak bola bukan hanya olahraga tapi juga emosi kolektif, harapan nasional, dan cermin dari mimpi yang belum tuntas. @dimas

Tags: Patrick KluivertPSSISepak Bola Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

PSS Sleman Naik Liga 1: Sultan Bicara, “Naik Kelas Jangan Setengah Hati”

PSS Sleman Naik Liga 1: Sultan Bicara, “Naik Kelas Jangan Setengah Hati”

by teguh
April 30, 2026

Euforia mulai terasa di Yogyakarta. PSS Sleman berada di jalur promosi, dan harapan publik makin membesar. Tapi di tengah optimisme...

Passportgate Jadi Pelajaran: Negara Tak Mau Lagi Pemain Timnas Tersandung Kertas

Passportgate Jadi Pelajaran: Negara Tak Mau Lagi Pemain Timnas Tersandung Kertas

by eko
April 19, 2026

Tabooo.id: Sports - Masalah dokumen pernah menggoyahkan karier pemain diaspora Indonesia di Eropa. Sekarang pemerintah tancap gas. Targetnya jelas: Rancangan...

Next Goal: Program Sekaligus Ujian Serius Sepak Bola Putri Indonesia

Next Goal: Program Sekaligus Ujian Serius Sepak Bola Putri Indonesia

by teguh
April 8, 2026

Tabooo.id: Sports - Sepak bola biasanya bicara soal gol, kemenangan, dan rivalitas. Tapi kali ini, ceritanya beda. PSSI menggandeng Federasi...

Next Post
Ketika Jurnalis Menjadi “Sekaligus” Marketing Iklan

Ketika Jurnalis Menjadi “Sekaligus” Marketing Iklan

Madilog Series

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026
Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Logika: Senjata Pembebasan yang Jarang Dipakai – Madilog Series #3.1

Juni 2, 2026

Marx Series

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026

Fetisisme Komoditas: Saat Barang Terlihat Lebih Penting daripada Manusia – Marx Series #1.2

Mei 25, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id