Kamis, Juli 23, 2026
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
  • Global
  • Nasional
  • Regional
  • Deep
  • Edge
  • Check
  • Culture
  • Life
  • Talk
  • Vibes
  • Book Club
  • Madilog Series
  • Tabooo
  • Reality
  • Taboooverse
  • Pattern
  • Figures
No Result
View All Result
Bicara Tabu, Itu Tabooo!
No Result
View All Result

Passportgate Jadi Pelajaran: Negara Tak Mau Lagi Pemain Timnas Tersandung Kertas

by eko
April 19, 2026
in Sports
A A
Home Reality Sports
Share on FacebookShare on Twitter

Tabooo.id: Sports – Masalah dokumen pernah menggoyahkan karier pemain diaspora Indonesia di Eropa. Sekarang pemerintah tancap gas. Targetnya jelas: Rancangan Undang-Undang (RUU) Kewarganegaraan harus rampung pada 2026 agar polemik serupa tidak terulang.

Menteri Hukum Supratman Andi Agtas menyiapkan regulasi baru untuk memberi kepastian hukum bagi pemain naturalisasi, terutama mereka yang berkarier di luar negeri. Kasus yang dikenal sebagai “Passportgate” menjadi alarm keras bahwa sistem lama menyimpan celah serius.

Staf khusus Menteri Hukum, Noor Korompot, menyampaikan bahwa pemerintah kini mempersiapkan revisi undang-undang dan segera membawanya ke DPR.

“Revisi UU Kewarganegaraan tengah dipersiapkan dan akan dibahas di DPR. Insya Allah tahun ini bisa segera ditetapkan,” tulis Noor Korompot melalui akun Instagram @noorkorompotalks.

Ia menilai regulasi baru ini membawa harapan besar bagi pemain berdarah Indonesia yang ingin membela Merah Putih tanpa dibayangi risiko administratif.

“Penjelasan ini tentu harapan baik dan positif bagi pemain berdarah Indonesia yang berminat untuk dinaturalisasi. Sinyal ini sangat penting, mengingat Timnas akan berlaga di level Asia pada 2027 dan menuju prakualifikasi Piala Dunia 2030,” lanjutnya.

Timnas Indonesia akan menghadapi kompetisi level Asia pada 2027 dan mulai menatap prakualifikasi Piala Dunia 2030. Tanpa kepastian hukum, ambisi besar itu bisa tersandung hal administratif, bukan soal teknik di lapangan.

Ini Belum Selesai

Spanyol Taklukkan Argentina, Kembali ke Takhta Sepak Bola Dunia

Final Piala Dunia 2026: La Albiceleste vs La Furia Roja

Drama Dokumen yang Pernah Menghantui

Beberapa pemain diaspora sudah merasakan dampak langsung dari persoalan kewarganegaraan. Nama seperti Justin Hubner, Nathan Tjoe-A-On, Dean James, hingga Tim Geypens pernah menghadapi kendala dokumen yang memengaruhi izin kerja dan status bermain mereka di liga Eropa, termasuk di Belanda.

Masalah ini bukan sekadar urusan kertas. Di level profesional, satu dokumen bermasalah bisa menghilangkan kontrak, memangkas waktu bermain, bahkan merusak masa depan karier.

Karena itu, pemerintah mengoordinasikan penyusunan aturan dengan berbagai kementerian. Langkah ini bertujuan memastikan aturan baru benar-benar menjawab persoalan di lapangan, bukan sekadar rapi di atas kertas.

Solusi untuk Diaspora dan Masa Depan Timnas

RUU ini tidak hanya menyasar pemain yang sudah terkenal. Pemerintah juga ingin melindungi pemain muda Indonesia yang sedang membangun karier di luar negeri.

Pemerintah membuka opsi kewarganegaraan ganda terbatas bagi individu dengan nilai strategis, termasuk di bidang olahraga. Kebijakan ini memberi ruang bagi talenta diaspora untuk tetap berkontribusi bagi Indonesia tanpa kehilangan peluang karier internasional.

Jika DPR mengesahkan regulasi ini sesuai target 2026, dampaknya bisa meluas jauh melampaui urusan administrasi. Timnas Indonesia bisa membangun fondasi hukum yang kuat untuk membentuk skuad kompetitif dalam jangka panjang.

Karena di sepak bola modern, kemenangan tidak hanya lahir dari strategi di lapangan tetapi juga dari kepastian hukum di balik layar.@eko

Tags: kebijakan pemerintahSepak Bola Indonesia

Kamu Melewatkan Ini

Api di Thamrin: 11 Tuntutan Mahasiswa Berujung Benturan

Api di Thamrin: 11 Tuntutan Mahasiswa Berujung Benturan

by dimas
Juni 15, 2026

Aksi mahasiswa di Jalan MH Thamrin memanas setelah pembakaran ban memicu benturan dengan aparat. Di balik kericuhan, 11 tuntutan besar...

Wacana Denda KTP Hilang: Disiplin atau Cara Halus Tarik Uang?

Wacana Denda KTP Hilang: Disiplin atau Cara Halus Tarik Uang?

by eko
April 28, 2026

Skenario itu bukan lagi sekadar kemungkinan. Pemerintah mulai mendorong aturan baru yang mewajibkan warga membayar jika kehilangan Kartu Tanda Penduduk...

DPR Sahkan UU PRT: 22 Tahun Ditahan, Kenapa Baru Sekarang?

DPR Sahkan UU PRT: 22 Tahun Ditahan, Kenapa Baru Sekarang?

by Tabooo
April 21, 2026

DPR Sahkan UU PRT setelah 22 tahun penantian. Negara akhirnya bergerak. Tapi pertanyaannya belum selesai, kenapa harus selama ini? Tabooo.id:...

Next Post
Kenapa 1 Mei Hari Buruh? Karena Hak Kerja Dibayar Nyawa

Kenapa 1 Mei Hari Buruh? Karena Hak Kerja Dibayar Nyawa

Madilog Series

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Logika: Senjata Sederhana Agar Tidak Mudah Ditipu – Madilog Series #3.4

Juli 7, 2026
Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Logika: Hoaks, Algoritma, dan Ilusi Kebenaran – Madilog Series #3.3

Juni 18, 2026
Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Logika: Kenapa Orang Pintar Bisa Tetap Bodoh? – Madilog Series #3.2

Juni 7, 2026

Marx Series

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Working-Day: Kenapa Jam Kerja Selalu Jadi Medan Perang?

Juli 16, 2026

Ketika Marx Membongkar Rahasia Profit – Marx Series #1.5

Juni 20, 2026

Labour Power: Cara Kapital Membeli Waktu dan Tenagamu – Marx Series #1.4

Juni 2, 2026

Uang Menjadi Kapital: Ketika Uang Berubah Jadi Mesin Penghisap – Marx Series #1.3

Mei 29, 2026
Bicara Tabu, Itu Tabooo!

© 2026 Tabooo.id

Explore Tabooo

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Privacy Policy

Stay in the Loop

No Result
View All Result
  • Tabooo.id
  • Reality
  • Taboooverse
    • Deep
    • Edge
    • Check
    • Talk
    • Life
    • Vibes
    • Culture
  • Pattern
  • Figures

© 2026 Tabooo.id